Pemantau Hak Asasi Manusia Suriah atau Syrian Observatory for Human Rights, didirikan pada Mei 2006, adalah sebuah kantor informasi asal Britania Raya yang menyatakan bertujuan mendokumentasikan dugaan pelanggaran hak asasi manusia di Suriah; khususnya dalam Perang Saudara Suriah sejak tahun 2011. Organisasi ini sejak awal pemberontakan sering dikutip oleh media berita Barat, seperti Voice of America, Reuters, BBC, CNN, Deutschlandfunk (DLF), dan National Public Radio, mengenai jumlah kematian setiap hari dari semua pihak dalam konflik tersebut dan warga sipil yang tewas dalam serangan udara di Suriah. SOHR telah dilaporkan sebagai "pro-oposisi" dan anti-Assad.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

![]() Logo Pemantau Hak Asasi Manusia Suriah | |
| Tanggal pendirian | Mei 2006 (2006-05) |
|---|---|
| Pendiri | Osama Suleiman (Rami Abdulrahman) |
| Status | Nirlaba |
| Jenis | NGO |
| Fokus | Hak asasi manusia aktivisme |
| Lokasi | |
Bahasa resmi | Arab, Inggris |
| Pemilik | Osama Suleiman (Rami Abdulrahman) |
Jumlah Staf | Satu orang (Osama Suleiman)[1][2] |
| Situs web | www |
Pemantau Hak Asasi Manusia Suriah atau Syrian Observatory for Human Rights (juga dikenal sebagai SOHR; bahasa Arab: المرصد السوري لحقوق الإنسانcode: ar is deprecated ), didirikan pada Mei 2006, adalah sebuah kantor informasi asal Britania Raya yang menyatakan bertujuan mendokumentasikan dugaan pelanggaran hak asasi manusia di Suriah; khususnya dalam Perang Saudara Suriah sejak tahun 2011. Organisasi ini sejak awal pemberontakan sering dikutip oleh media berita Barat, seperti Voice of America, Reuters, BBC, CNN, Deutschlandfunk (DLF), dan National Public Radio, mengenai jumlah kematian setiap hari dari semua pihak dalam konflik tersebut[3][4] dan warga sipil yang tewas dalam serangan udara di Suriah.[5] SOHR telah dilaporkan sebagai "pro-oposisi"[6][7][8][9] dan anti-Assad.[10][11]