Pelabuhan Malahayati adalah sebuah pelabuhan yang terletak di Kabupaten Aceh Besar, provinsi Aceh. Pelabuhan Malahayati ini pada era 90an merupakan salah satu akses penyeberangan ke Sabang dan ke Belawan. Kapal yang mengangkut penumpang ke Belawan juga relatif banyak, namun seiring dengan berkembangnya dunia transportasi, maka perlahan-lahan para pengguna moda laut yang menuju ke Medan pun banyak beralih ke moda transportasi darat. Pelabuhan Malahayati ini resmi menjadi pelabuhan peti kemas sejak tanggal 05 Agustus 2016 dengan rata-rata per bulan sekitar 1000 box kontainer, dan diharapkan menjadi terminal peti kemas tersibuk ketiga yang dikelola oleh PT Pelindo I, setelah Belawan (Medan) dan Perawang (Riau).
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia



Pelabuhan Malahayati adalah sebuah pelabuhan yang terletak di Kabupaten Aceh Besar, provinsi Aceh. Pelabuhan Malahayati ini pada era 90an merupakan salah satu akses penyeberangan ke Sabang dan ke Belawan. Kapal yang mengangkut penumpang ke Belawan juga relatif banyak, namun seiring dengan berkembangnya dunia transportasi, maka perlahan-lahan para pengguna moda laut yang menuju ke Medan pun banyak beralih ke moda transportasi darat. Pelabuhan Malahayati ini resmi menjadi pelabuhan peti kemas sejak tanggal 05 Agustus 2016 dengan rata-rata per bulan sekitar 1000 box kontainer, dan diharapkan menjadi terminal peti kemas tersibuk ketiga yang dikelola oleh PT Pelindo I, setelah Belawan (Medan) dan Perawang (Riau).[1]