Pelabuhan Kendari atau Pelabuhan Bungkutoko adalah sebuah pelabuhan yang terletak di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara. Pelabuhan Kendari merupakan sarana akses laut yang sangat penting untuk angkutan kapal peti kemas dan juga diperuntukkan untuk kapal penumpang.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
Pelabuhan Kendari atau Pelabuhan Bungkutoko[butuh rujukan] adalah sebuah pelabuhan yang terletak di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara. Pelabuhan Kendari merupakan sarana akses laut yang sangat penting untuk angkutan kapal peti kemas dan juga diperuntukkan untuk kapal penumpang.
Pelabuhan ini dibangun sejak 2009, dan selesai serta mulai beroperasi pada 2015.[butuh rujukan] Lokasinya persis di mulut Teluk Kendari yang menjadi tempat pertemuan antara arus keluar masuk air laut dari Laut Banda.[butuh rujukan]
Pembangunan Pelabuhan Kendari sendiri sebenarnya sudah direncakan sejak lama dan telah diputuskan oleh Presiden Republik Indonesia melalui Keputusan Presiden Nomor 168 Tahun 1998 tentang Kawasan Pengembangan Ekonomi Terpadu, Buton, Kolaka dan Kendari. Pembangunan Pelabuhan Bungkutoko juga merupakan pengembangan dari Pelabuhan Nusantara Kendari yang terkendala pembangunannya karena keterbatasan lahan dan karena adanya pendangkalan perairan kolam, alur pelayaran yang sempit, serta rencana pemerintah daerah untuk membangun jembatan di atas alur pelayaran dengan tinggi bebas yang terbatas.[butuh rujukan]
Pelabuhan Kendari merupakan pelabuhan pengumpul yang memiliki kapasitas untuk kapal kargo sebesar 6.000 DWT. Selain itu, pelabuhan Bungkutoko juga dapat menampung kapal penumpang dengan ukuran 6.022 GT (Pelni) dengan kedalaman Faceline dermaga seluas 8 M LWS. Sementara kapasitas kapal Jetliner atau kapal penumpang dapat menampung hingga 600 penumpang dalam sekali jalan yang dapat melayani penumpang dari Kendari ke Wanci setiap 3 hingga 4 kali seminggu.[1]