Paus sikat atlantik utara adalah paus balin, salah satu dari tiga spesies yang sebelumnya diklasifikasikan sebagai paus sikat yang masuk ke dalam genus Eubalaena. Sekitar 300 paus sikat atlantik utara kini hidup di Samudra Atlantik Utara. Karena sifatnya yang jinak, perilaku makan mereka di dekat permukaan, dan kecenderungan mereka untuk menetap di dekat pesisir, begitu juga kadar blubber mereka yang tinggi, paus sikat dahulu menjadi target yang bagus bagi pemburu paus. Kini, spesies ini menjadi salah satu dari beberapa jenis paus paling terancam di dunia.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Paus sikat atlantik utara | |
|---|---|
| Paus Sikat Atlantik Utara. | |
| Klasifikasi ilmiah | |
| Kerajaan: | Animalia |
| Filum: | Chordata |
| Kelas: | Mammalia |
| Ordo: | Artiodactyla |
| Infraordo: | Cetacea |
| Famili: | Balaenidae |
| Genus: | Eubalaena |
| Spesies: | E. glacialis |
| Nama binomial | |
| Eubalaena glacialis Müller, 1776 | |
| Peta habitat. | |
Paus sikat atlantik utara (Eubalaena glacialis) adalah paus balin, salah satu dari tiga spesies yang sebelumnya diklasifikasikan sebagai paus sikat yang masuk ke dalam genus Eubalaena. Sekitar 300 paus sikat atlantik utara kini hidup di Samudra Atlantik Utara. Karena sifatnya yang jinak, perilaku makan mereka di dekat permukaan, dan kecenderungan mereka untuk menetap di dekat pesisir, begitu juga kadar blubber mereka yang tinggi (yang membuat mereka mengambang bila terbunuh, serta menghasilkan banyak sekali minyak paus), paus sikat dahulu menjadi target yang bagus bagi pemburu paus. Kini, spesies ini menjadi salah satu dari beberapa jenis paus paling terancam di dunia.[2]
The western North Atlantic population numbered at least 361 individuals in 2005 and at least 396 in 2010 (Waring et al. 2012).