Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Pasifikasi Libya

Pasifikasi Libya adalah konflik panjang yang melibatkan militer Kerajaan Penjajah Italia melawan Pejuang Islam yang dipimpin oleh tarikat Senussi di Libya dari tahun 1923 hingga 1932. Perjuangan Islam ini berakhir setelah pemimpin tarikat Senussi, Omar Mukhtar, ditangkap dan dihukum gantung.

konflik yang panjang melibatkan kerajaan italia melawan pemberontak pada tahun 1923 hingga 1932
Diperbarui 16 Desember 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Pasifikasi Libya
Pasifikasi Libya
Bagian dari Periode antar perang

Pemimpin pejuang Senussi Omar Mukhtar (pria berpakaian tradisional dengan rantai di lengan kirinya) setelah penangkapannya oleh angkatan bersenjata Italia pada tahun 1931. Mukhtar dieksekusi dengan cara digantung di depan umum tak lama kemudian.
Tanggal26 Januari 1923 – 24 Januari 1932 (8 tahun, 11 bulan, 4 minggu dan 1 hari)
LokasiTripolitania Italia, Cyrenaica Italia
Hasil Kemenangan Italia
Pihak terlibat
 Italia Orde Senussi
Tokoh dan pemimpin
Kerajaan Italia (1861–1946) Benito Mussolini
  • Kerajaan Italia (1861–1946) Pietro Badoglio
  • Kerajaan Italia (1861–1946) Rodolfo Graziani
Omar Mukhtar Dihukum mati
Yusuf Burahil ⚔
Korban
2.582 korban di Tripolitania[1] 40.000–70.000 kematian (kebanyakan warga sipil)[2]

Pasifikasi Libya (juga dikenal dengan nama Genosida Libya[2][3][4] atau Perang Italia-Senussi Kedua)[5] adalah konflik panjang yang melibatkan militer Kerajaan Penjajah Italia melawan Pejuang Islam yang dipimpin oleh tarikat Senussi di Libya dari tahun 1923 hingga 1932.[6][7] Perjuangan Islam ini berakhir setelah pemimpin tarikat Senussi, Omar Mukhtar, ditangkap dan dihukum gantung.[8]

Upaya pasifikasi ("pendamaian") Libya mengakibatkan kematian penduduk asli Cyrenaica dalam jumlah yang besar. Sejarah mencatat bahwa seperempat penduduk Cyrenaica (yang berjumlah 225.000 pada masa itu) tewas akibat konflik ini.[2] Penjajah Italia juga melakukan kejahatan perang selama konflik ini, seperti penggunaan senjata kimia, penghukuman mati lawan yang menyerah, dan pembantaian rakyat.[9] Pemerintah Penjajah Italia juga melancarkan pembersihan etnis dengan mengusir 100.000 orang Bedouin di Cyrenaica (sekitar setengah penduduk Cyrenaica) agar wilayah mereka dapat dijadikan wilayah permukiman para penjajah Italia.[10][11]

Pada tahun 2008, pemerintah penjajah Italia dan Libya menandatangani perjanjian yang menyatakan bahwa Penjajah Italia akan mengganti rugi kerugian pada masa kolonial. Pemimpin Libya Muammar Gaddafi menghadiri upacara penandatanganan perjanjian dengan mengenakan foto Omar Mukhtar yang sedang dirantai oleh aparat sang Penjajah Italia. Perdana Menteri Italia Silvio Berlusconi lalu menyatakan: "dalam dokumen bersejarah ini, Penjajah Italia meminta maaf karena telah membunuh, menghancurkan dan menindas rakyat Libya pada masa penjajahan."[12]

Catatan kaki

  1. ↑ Gooch, John (2020). Mussolini’s War: Fascist Italy from Triumph to Collapse, 1935–1943. Pegasus Books. hlm. 2. ISBN 9781643135496. ... 2,582 Italians dead, wounded and missing
  2. 1 2 3 Mann, Michael (2006). The Dark Side of Democracy: Explaining Ethnic Cleansing. Cambridge University Press. hlm. 309. ISBN 9780521538541.
  3. ↑ Ahmida, Ali Abdullatif (23 March 2011). Making of Modern Libya, The: State Formation, Colonization, and Resistance, Second Edition (dalam bahasa Inggris). SUNY Press. hlm. 146. ISBN 9781438428932.
  4. ↑ Totten, Samuel; Bartrop, Paul Robert (2008). Dictionary of Genocide: A-L. ABC-CLIO. hlm. 259. ISBN 9780313346422.
  5. ↑ Cooper, Tom; Grandolini, Albert (19 January 2015). Libyan Air Wars: Part 1: 1973-1985. Helion and Company. hlm. 5. ISBN 9781910777510.
  6. ↑ Nina Consuelo Epton, Oasis Kingdom: The Libyan Story (New York: Roy Publishers, 1953), hlm. 126.
  7. ↑ Stewart, C. C. (1986). "Islam". The Cambridge History of Africa, Volume 7: c. 1905 – c. 1940 (PDF). Cambridge, United Kingdom: Cambridge University Press. hlm. 196.
  8. ↑ Detailed description of some fights (in Italian)
  9. ↑
  10. ↑
  11. ↑ Bloxham, Donald; Moses, A. Dirk (2010). The Oxford Handbook of Genocide Studies. Oxford, England: Oxford University Press. hlm. 358.
  12. ↑ Oxford Business Group (2008). The Report: Libya 2008. hlm. 17.
Ikon rintisan

Artikel bertopik sejarah ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Catatan kaki

Artikel Terkait

Konflik Aceh–Belanda

Konflik Aceh–Belanda merupakan rangkaian konflik yang sangat panjang dan kompleks antara Kesultanan Aceh dengan kolonial Belanda, mencakup berbagai peperangan

Benito Mussolini

pemimpin Partai Fasis Nasional Italia

Perang Aceh

artikel daftar Wikimedia

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026