Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Orang Sunda di Singapura

Orang Sunda di Singapura adalah kelompok kecil dari suku Sunda dalam kelompok orang Indonesia perantauan yang diklasifikasikan sebagai bangsa/ras Melayu menurut sensus penduduk oleh Pemerintah Republik Singapura. Wilayah asli mereka berasal dari bagian barat Pulau Jawa di Indonesia yang saat ini meliputi Jawa Barat, Banten, Jakarta, dan sebagian kecil Jawa Tengah.

Wikipedia article
Diperbarui 13 November 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Orang Sunda di Singapura
Orang Sunda di Singapura
Urang Sunda di Singapura
Keluarga besar orang Sunda dalam komunitas budaya "Sunda Padjajaran" di Singapura, 2022.
Jumlah populasi
500–600 (2003)[1]
Daerah dengan populasi signifikan
Singapura
Bahasa
Melayu dan Inggris (terutama)
Sunda dan Indonesia (sebagian)
Agama
Islam (hampir seluruhnya)[1]
Kelompok etnik terkait
Orang Indonesia perantauan

Orang Sunda di Singapura adalah kelompok kecil dari suku Sunda dalam kelompok orang Indonesia perantauan yang diklasifikasikan sebagai bangsa/ras Melayu menurut sensus penduduk oleh Pemerintah Republik Singapura. Wilayah asli mereka berasal dari bagian barat Pulau Jawa di Indonesia yang saat ini meliputi Jawa Barat, Banten, Jakarta, dan sebagian kecil Jawa Tengah (Brebes dan Cilacap).

Populasi

Pada awal abad ke-21, masyarakat Singapura yang masih mempunyai keturunan Sunda tidak begitu banyak di sana. Mereka juga bukan merupakan keturunan pertama, dalam artian mereka telah mengalami banyak percampuran dengan kelompok etnis lainnya, terutama masyarakat arus utama Melayu. Di Singapura, mereka diklasifikasikan dalam kategori sebagai bangsa/ras Melayu. Perlu diketahui bahwa di Singapura secara konstitusional mengakui empat bangsa/ras yang berbeda, yakni Tionghoa, Melayu, India, dan Eurasia.[1]

Menurut seorang keturunan Sunda di Singapura, Zachry Hasard (40), diperkirakan bahwa jumlah orang Sunda atau keturunannya berjumlah sekitar 500 hingga 600 orang saja pada tahun 2003. Itupun kebanyakan dari mereka sudah tidak lagi murni keturunan Sunda. Dari jumlah tersebut, sebagian besar berasal dari kawasan Priangan Timur yang meliputi Garut, Tasikmalaya, Kuningan, dan Majalengka. Nenek moyang mereka pertama kali tiba di Singapura, sebagian besar berprofesi sebagai pedagang. Hal tersebut dikarenakan masyarakat Sunda dari kawasan Priangan Timur memang dikenal sebagai pedagang yang ulet.[1]

Sementara dari kawasan Priangan Barat, seperti Bandung, Cianjur, Sukabumi, Bogor, serta juga dari Banten, sebagian besar berprofesi sebagai ambtenar (pegawai pemerintahan). Meskipun begitu, tentu saja tidak bisa dihiraukan bahwa sebagian besar penduduk kawasan Priangan pada awal abad ke-20 berprofesi sebagai petani juga. Saat ini, profesi mereka tidak jauh berbeda dengan penduduk Singapura pada umumnya. Di antaranya berprofesi sebagai karyawan swasta, pegawai pemerintahan, peniaga, dan berbagai profesi lainnya.[1]

Bahasa dan budaya

Pada saat ini, tidak banyak di antara keturunan Sunda yang mampu bertutur menggunakan bahasa Sunda atau setidaknya memahaminya. Meskipun demikian, kesadaran dan ketertarikan bahasa dan budaya leluhurnya oleh keturunan Sunda, bisa dikatakan cukup positif. Hal ini bisa dilihat dari aktifnya para keturunan Sunda tersebut dalam kelompok kesenian gamelan Sunda dan pencak silat yang dinamai "Sunda Padjadjaran".[2] Dalam melestarikan budaya warisan leluhurnya, kebanyakan dari mereka yang merupakan keturunan ketiga suku Sunda di Singapura ini, cukup serius berlatih dan dalam beberapa jangka waktu tertentu juga mendatangkan pelatih yang didatangkan langsung dari Jawa Barat, Indonesia. Hal tersebut dimaksudkan agar memberikan ciri khas Sunda yang lebih kental, Karena bisa dikatakan, komunitas keturunan Sunda di Singapura, saat ini telah menjadi Melayu, baik dalam segi bahasa maupun seni dan kebudayaannya.[1]

Kelompok gamelan "Sunda Padjadjaran" di Singapura didirikan pada tahun 1948, dirintis oleh orang tua dari Zachry Hasard. Perkembangannya memang sempat mengalami masa sulit, tetapi akhirnya kembali aktif dan kepengurusannya tertata lagi sejak akhir tahun 1980an. Pada saat ini, selain berlatih untuk lingkup acara keturunan Sunda saja, kelompok gamelan "Sunda Padjadjaran" ini sering juga tampil dalam berbagai acara khusus, terutama dalam acara pernikahan, kemudian juga tampil dalam acara-acara yang disponsori oleh pemerintah maupun pihak swasta.[1]

Agama

Seperti kelompok etnis lainnya yang diklasifikasikan sebagai bangsa/ras Melayu oleh Pemerintah Republik Singapura, sebagian besar atau hampir seluruh masyarakat keturunan Sunda di Singapura menganut agama Islam. Dalam teks naskah Raden Demang Panji Nagara yang terdapat dalam Katalogus Van Ronkel, dikisahkan bahwa seorang bangsawan Sunda keturunan Sumedang Larang di Sumedang pergi untuk melakukan ibadah haji di Mekah bersama dengan 24 pengikutnya. Mereka berangkat pada 14 Agustus 1852 dari Sumedang menuju ke Cirebon melalui desa Tomo. Dari Pelabuhan Cirebon, rombongan tersebut akhirnya berlabuh di Singapura melalui Muntok di Bangka dan Riau. Dari Singapura yang saat itu merupakan koloni Inggris, mereka kemudian melanjutkan perjalanan dengan sebuah kapal Arab yang mengangkut sekitar 250 jamaah haji.[3]

Lihat juga

  • Suku Sunda
  • Orang Indonesia perantauan

Referensi

  1. 1 2 3 4 5 6 7 Ulun, Adhyatnika G. (23 Oktober 2009). "Orang Sunda di Singapura". adhyatnikageusanulun.com. West Bandung Regency English Teachers Forum. Diakses tanggal 20 Januari 2025.
  2. ↑ "Sunda Pajajaran Singapura | Facebook". m.facebook.com. Facebook. Diakses tanggal 20 Januari 2025.
  3. ↑ Johari, Hendi (1 November 2020). "Ketika Orang Sunda Mulai Berhaji". historia.id. Historia. Diakses tanggal 20 Januari 2025.

Pranala luar

  • Komunitas Orang Sunda di Singapore di Facebook
  • l
  • b
  • s
Indonesia Orang Indonesia dan Melayu di perantauan
Afrika
  • Mesir
  • Afrika Selatan
National emblem of Indonesia
Amerika
  • Kanada
  • Suriname
  • Amerika Serikat
Asia
  • Hong Kong
  • Jepang
  • Filipina
  • Arab Saudi
  • Singapura
  • Korea Selatan
  • Sri Lanka
  • Taiwan
  • Uni Emirat Arab
Eropa
  • Belanda
  • Britania Raya
Oseania
  • Australia
    • Kepulauan Cocos (Keeling)
  • Kaledonia Baru
  • Selandia Baru
Lainnya
  • Aceh perantauan
  • Jawa perantauan
  • Minangkabau perantauan

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Populasi
  2. Bahasa dan budaya
  3. Agama
  4. Lihat juga
  5. Referensi
  6. Pranala luar

Artikel Terkait

Suku Sunda

kelompok etnik yang berasal dari pulau Jawa bagian barat, di Indonesia

Sunda Kelapa

pelabuhan di Indonesia

Daerah Khusus Ibukota Jakarta

ibu kota Indonesia dan provinsi di Pulau Jawa, Indonesia

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026