Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Onderafdeling Majene

Onderafdeling Majene adalah salah satu onderafdeling yang dibentuk dalam Afdeling Mandar pada tahun 1912 selama masa pemerintahan Hindia Belanda. Pemerintahan di Onderafdeling Majene dipimpin oleh seorang kontrolir dengan ibu kota di Majene. Wilayah Onderafdeling Majene terletak di garis pantai bagian barat Pulau Sulawesi yang merupakan wilayah beberapa kerajaan dalam Persekutuan Pitu Baqbana Binanga.

Wikipedia article
Diperbarui 22 Juni 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Onderafdeling Majene adalah salah satu onderafdeling yang dibentuk dalam Afdeling Mandar pada tahun 1912 selama masa pemerintahan Hindia Belanda.[1][2] Pemerintahan di Onderafdeling Majene dipimpin oleh seorang kontrolir dengan ibu kota di Majene.[3][4] Wilayah Onderafdeling Majene terletak di garis pantai bagian barat Pulau Sulawesi yang merupakan wilayah beberapa kerajaan dalam Persekutuan Pitu Baqbana Binanga.[5]

Selama masa Hindia Belanda, wilayah pesisir Onderafdeling Majene menjadi lokasi pemungutan pajak dan kerja paksa yang mengakibatkan kemiskinan terutama di Distrik Ulu Mandak.[6] Pada masa kemerdekaan Indonesia, Onderafdeling Majene diubah statusnya menjadi kabupaten dengan nama Kabupaten Majene.[7]

Pembentukan pemerintahan

Onderafdeling Majene merupakan bagian dari pemerintahan Afdeling Mandar yang dipimpin oleh seorang asisten residen sebagai kepala pemerintahannya. Asisten residen mulai memerintah di Afdeling Mandar dan cabang pemerintahannya termasuk Onderafdeling Majene sejak diterbitkannya Surat Keputusan Nomor 52 Tahun 1912. Surat keputusan ini menyatakan bahwa asisten residen di Afdeling Mandar mulai memerintah sejak tanggal 1 Januari 1912.[2] Ibu kota pemerintahan Onderafdeling Majene di Majene.[4] Jabatan dalam pemerintahan di Onderafdeling Majene diberikan kepada kontrolir.[3]

Wilayah

Wilayah Onderafdeling Majene terletak di garis pantai bagian barat Pulau Sulawesi yang merupakan bagian dari Kabupaten Polewali Mandar. Onderafdeling Majene dibentuk dari beberapa wilayah kerajaan yang tergabung dalam Persekutuan Pitu Baqbana Binanga yaitu Kerajaan Sendana, Kerajaan Banggae dan Kerajaan Pamboang.[5] Pada pemisahan pemerintahan yang dilakukan oleh Pemerintah Afdeling Mandar, wilayah Onderafdeling Majene tetap dipertahankan seperti pada awal pembentukannya.[8]

Perkembangan

Masa Hindia Belanda

Dalam wilayah Onderafdeling Majene, penduduk diberi penyuluhan pertanian dan dibolehkan untuk belajar di sekolah. Namun penduduk juga diwabijkan untuk membayar pajak dan melakukan kerja paksa kepada pemerintah. Salah satu distrik di Onderafdeling Majene yang mengalami pengecualian atas kebijakan tersebut ialah Distrik Ulu Mandak. Penyebabnya ialah wilayahnya yang jauh dari pantai dan penduduknya beragama Islam.[9] Di sisi lain, kontrolir selaku pejabat dalam pemerintahan Onderafdeling Majene lebih memperhatikan urusan pemerintahan di sepanjang jalan raya yang terletak di kawasan pesisir Onderafdeling Majene.[3] Karena itu, kondisi kemiskinan dialami oleh penduduk Distrik Ulu Mandak selama menjadi bagian dari Onderafdeling Majene.[6]

Masa kemerdekaan Indonesia

Pada masa kemerdekaan Indonesia, Onderafdeling Majene diubah statusnya menjadi kabupaten dengan nama Kabupaten Majene. Pengubahan ini merupakan bagian dari penghapusan penggunaan onderafdeling dalam istilah pemerintahan Indonesia. Pada awal pembentukannya, Kabupaten Majene masuk dalam wilayah Provinsi Sulawesi Selatan sebelum terbentuknya Provinsi Sulawesi Barat sebagai pemekaran dari Provinsi Sulawesi Selatan.[7]

Referensi

Catatan kaki

  1. ↑ Amir 2016, hlm. 5.
  2. 1 2 Amir 2016, hlm. 67.
  3. 1 2 3 Amir 2016, hlm. 105.
  4. 1 2 Rijal, dkk. 2019, hlm. 39.
  5. 1 2 Rijal, dkk. 2019, hlm. 56.
  6. 1 2 Amir 2016, hlm. 104.
  7. 1 2 Kaunang, I. R. B., Haliadi, dan Rabani, L. O. (2016). Bangun, Jabatin (ed.). Jaringan Maritim Indonesia: Sejarah Toponim Kota Pantai di Sulawesi (PDF). Jakarta: Direktorat Sejarah, Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. hlm. 380. ISBN 976-602-1289-43-3. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  8. ↑ Amir 2016, hlm. 69.
  9. ↑ Amir 2016, hlm. 103-104.

Daftar pustaka

  • Amir, Muhammad (2016). Muhtamar, Syafruddin (ed.). Penataan Mandar dalam Masa Kolonial Belanda 1905 - 1942 (PDF). Makassar: Arus Timur. ISBN 978-602-6350-00-8. Pemeliharaan CS1: Ref menduplikasi bawaan (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  • Rijal, dkk. (2019). Machmury, Andri (ed.). Potensi Sejarah dan Budaya Mandar dalam Perspektif Pariwisata (PDF). Makassar: Politeknik Pariwisata Makassar. ISBN 978-602-51991-6-5. Pemeliharaan CS1: Ref menduplikasi bawaan (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Pembentukan pemerintahan
  2. Wilayah
  3. Perkembangan
  4. Masa Hindia Belanda
  5. Masa kemerdekaan Indonesia
  6. Referensi
  7. Catatan kaki
  8. Daftar pustaka

Artikel Terkait

Sulawesi Barat

provinsi di Pulau Sulawesi, Indonesia

Onderafdeling Mamasa

penerbitan Undang-Undang Republik Indoneia Nomor 29 Tahun 1959. Onderafdeling Majene Onderafdeling Mamuju Abduh, M., dkk. (1985). Kartadramadja, M. S., dkk.

Kerajaan Banggae

suku Mandar yang berkuasa pada abad ke-16 Masehi di bekas wilayah Onderafdeling Majene. Pada abad ke-16 Masehi, Kerajaan Banggae bergabung dalam Persekutuan

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026