Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Oeang Republik Indonesia

Oeang Republik Indonesia atau ORI adalah mata uang pertama yang dimiliki Republik Indonesia setelah merdeka. Pemerintah memandang perlu untuk mengeluarkan uang sendiri yang tidak hanya berfungsi sebagai alat pembayaran yang sah tetapi juga sebagai lambang utama negara merdeka.

Alat pembayaran pasca kemerdekaan
Diperbarui 6 Februari 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Oeang Republik Indonesia
"ORI" beralih ke halaman ini. Untuk Obligasi Ritel Indonesia, lihat Obligasi Negara Ritel.
Oeang Republik Indonesia (ORI) Emisi I (depan/belakang)

Oeang Republik Indonesia atau ORI adalah mata uang pertama yang dimiliki Republik Indonesia setelah merdeka. Pemerintah memandang perlu untuk mengeluarkan uang sendiri yang tidak hanya berfungsi sebagai alat pembayaran yang sah tetapi juga sebagai lambang utama negara merdeka.

ORI Resmi beredar pada 30 Oktober 1946.[1] ORI tampil dalam bentuk uang kertas bernominal satu sen dengan gambar muka keris terhunus dan gambar belakang teks UUD 1945. ORI ditandatangani Menteri Keuangan saat itu A.A. Maramis. Pada hari itu juga dinyatakan bahwa uang Jepang dan uang Javasche Bank tidak berlaku lagi. ORI pertama dicetak oleh Percetakan Canisius dengan desain sederhana dengan dua warna dan memakai pengaman serat halus.

Presiden Soekarno menjadi tokoh yang paling sering tampil dalam desain uang kertas ORI dan uang kertas Seri ORI II yang terbit di Yogyakarta pada 1 Januari 1947, Seri ORI III di Yogyakarta pada 26 Juli 1947, Seri ORI Baru di Yogyakarta pada 17 Agustus 1949, dan Seri Republik Indonesia Serikat (RIS) di Jakarta pada 1 Januari 1950.

Meski masa peredaran ORI cukup singkat, tetapi ORI telah diterima di seluruh wilayah Republik Indonesia dan ikut menggelorakan semangat perlawanan terhadap penjajah. Pada Mei 1946, saat suasana di Jakarta genting, maka Pemerintah RI memutuskan untuk melanjutkan pencetakan ORI di daerah pedalaman, seperti di Yogyakarta, Surakarta, Malang.

Namun peredaran ORI tersebut sangat terbatas dan tidak mencakup seluruh wilayah Republik Indonesia. Di Sumatra yang beredar adalah mata uang Jepang. Pada 8 April 1947 Gubernur Provinsi Sumatra mengeluarkan rupiah URIPS-Uang Republik Indonesia Provinsi Sumatra.

Lihat pula

  • Rupiah

Referensi

  1. ↑ Bank Indonesia: Oeang Republik Indonesia (ORI) Emisi I Diarsipkan 2008-12-08 di Wayback Machine., diakses 30 Oktober 2013.

Pranala luar

  • (Indonesia) Koleksi Museum Bank Indonesia: Uang Kertas Diarsipkan 2009-03-14 di Wayback Machine.
  • (Indonesia) Koleksi Museum Bank Indonesia: Uang Logam[pranala nonaktif permanen]
  • (Indonesia) info seri ORI I
  • (Indonesia) info seri ORI II
  • (Indonesia) info seri ORI III
  • (Indonesia) info seri ORI IV
  • (Indonesia) info seri ORI Baru
  • l
  • b
  • s
Bank Indonesia
Dewan Gubernur
  • Gubernur (daftar)
  • Deputi Gubernur Senior (daftar)
  • Deputi Gubernur (daftar)
Logo Bank Indonesia
Kantor Perwakilan
Provinsi
  • Aceh
  • Sumatra Utara
  • Kepulauan Riau
  • Jambi
  • Riau
  • Sumatra Barat
  • Kepulauan Bangka Belitung
  • Lampung
  • Bengkulu
  • Sumatra Selatan
  • Banten
  • Daerah Khusus Ibukota Jakarta
  • Jawa Barat
  • Jawa Tengah
  • Daerah Istimewa Yogyakarta
  • Jawa Timur
  • Bali
  • Nusa Tenggara Barat
  • Nusa Tenggara Timur
  • Kalimantan Barat
  • Kalimantan Tengah
  • Kalimantan Selatan
  • Kalimantan Timur
  • Kalimantan Utara
  • Sulawesi Selatan
  • Sulawesi Barat
  • Sulawesi Tenggara
  • Sulawesi Tengah
  • Gorontalo
  • Sulawesi Utara
  • Maluku
  • Maluku Utara
  • Papua
  • Papua Barat
Cabang
  • Cirebon
  • Lhokseumawe
  • Pematang Siantar
  • Sibolga
  • Malang
  • Kediri
  • Jember
  • Solo
  • Purwokerto
  • Tegal
  • Tasikmalaya
  • Balikpapan
Luar Negeri
  • Beijing
  • Tokyo
  • Singapore
  • New York
  • London
Bangunan &
Cagar Budaya
  • Bank Jawa (De Javasche Bank)
  • Museum Bank Indonesia
  • Museum Bank Indonesia Surabaya
  • Gedung Cagar Budaya dan Memorabilia Bank Indonesia
  • Gedung BI Nusantara
  • Gedung BI Yogyakarta
  • Gedung BI Malang
  • Gedung BI Padang
  • Gedung BI Aceh
Uang & Mata Uang
  • Gulden Hindia Belanda
  • Oeang Republik Indonesia
  • Rupiah
  • Uang kertas rupiah
  • Uang koin rupiah


Ikon rintisan

Artikel bertopik ekonomi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Lihat pula
  2. Referensi
  3. Pranala luar

Artikel Terkait

Gunting Syafruddin

ke atas digunting menjadi dua. Guntingan kiri tetap berlaku sebagai alat pembayaran yang sah dengan nilai setengah dari nilai semula sampai tanggal 9 Agustus

Daftar bank di Indonesia

artikel daftar Wikimedia

Indonesia

negara di Asia Tenggara dan Oseania

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026