OZON adalah album pertama dari seorang komposer dan produser asal Indonesia, James F. Sundah, yang dirilis pada tahun 1989 di bawah label Team Records dan diproduksi oleh label miliknya sendiri, JFS Production.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
| OZON | ||||
|---|---|---|---|---|
| Album studio karya James F. Sundah | ||||
| Dirilis | 1989 | |||
| Direkam | 1988–1989 | |||
| Studio |
| |||
| Genre | ||||
| Label |
| |||
| Produser | James F. Sundah | |||
| Kronologi James F. Sundah | ||||
| ||||
OZON adalah album pertama dari seorang komposer dan produser asal Indonesia, James F. Sundah, yang dirilis pada tahun 1989 di bawah label Team Records dan diproduksi oleh label miliknya sendiri, JFS Production.[1]
Maraknya kerusakan alam dan penipisan ozon pada saat itu membuat James ingin menyuarakan aspirasinya melalui sebuah album.[a] Namun, tidak ada produser yang berani menggarap albumnya karena topik tersebut dianggap terlalu 'berat' dan tidak laris di pasaran. James yang tidak menemukan jalan keluar akhirnya mencoba untuk memproduksi albumnya sendiri dan menyanyikannya sendiri. Ketika album tersebut didistribusikan oleh Team Records, James membuat singel jenaka berjudul "Sakukurata" setelah pihak produser menginginkan tambahan lagu yang tidak terlalu bertopik berat dan bisa laris di pasaran.[2]
| No. | Judul | Lirik | Vokal | Durasi |
|---|---|---|---|---|
| 1. | "Sakukurata" | James F. S. | James F. Sundah, Jala-Jala | - |
| 2. | "Ada Di Matamu" | James F. S. | Adolf Wemay | - |
| 3. | "Stop-Stop" | James F. S. | Jala-Jala | - |
| 4. | "Suara Kanak-Kanak" | Chrisye, James F. S. | Ricky Poetiray | - |
| 5. | "Kita" | Erwin Badudu, James F. S. | Raymond Pattirane | - |
| No. | Judul | Lirik | Vokal | Durasi |
|---|---|---|---|---|
| 6. | "Ozon" | James F. S. | James F. Sundah | - |
| 7. | "Satu Asa" | Rezky Ichwan, James F. S. | Keyko Napitupulu, Ari Malibu | - |
| 8. | "Negeri Harapan" | January Christy | Carry Poetiray | - |
| 9. | "Impian" | January C., James F. S. | Sadhana Devi | - |
| 10. | "Warna Kehidupan" | Vina Panduwinata | Lina Marlina, James F. Sundah | - |