Kidung Zakharia merupakan suatu kantata yang diambil dari Injil Lukas 1:68-79. Kidung ini dikenal dalam bahasa Latin: Benedictuscode: la is deprecated dan berisikan ucapan syukur Zakaria atas kelahiran puteranya Yohanes Pembaptis. Dalam Gereja Katolik Roma, Kidung Zakharia dinyanyikan atau didaraskan saat doa atau Ibadat Pagi (Lauds); dan dipercaya bahwa Santo Benediktus yang pertama kali memasukkannya dalam Ibadat Pagi.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia


Kidung Zakharia merupakan suatu kantata (himne atau kidung dari teks Kitab Suci selain Mazmur) yang diambil dari Injil Lukas 1:68-79. Kidung ini dikenal dalam bahasa Latin: Benedictuscode: la is deprecated (yang adalah kata pertama dari kidung ini) dan berisikan ucapan syukur Zakaria atas kelahiran puteranya Yohanes Pembaptis.[1] Dalam Gereja Katolik Roma, Kidung Zakharia dinyanyikan atau didaraskan saat doa atau Ibadat Pagi (Lauds); dan dipercaya bahwa Santo Benediktus yang pertama kali memasukkannya dalam Ibadat Pagi.[1][2]
Benedictus sesuai yang tertulis dalam Nova Vulgata:[3]
Kidung Zakharia sesuai yang tertulis dalam Puji Syukur no. 17:[4]