Gloria Patri atau Kemuliaan kepada Bapa adalah salah satu doksologi atau madah singkat kepada Allah yang sering digunakan di dalam berbagai liturgi Kristiani. Ayat Kemuliaan ini dikenal juga sebagai "Doksologi Kecil", berbeda dengan Madah Kemuliaan yang adalah "Doksologi Besar". Pembedaan kedua doksologi tersebut telah ada sejak abad ke-4, dengan lahirnya Pengakuan Iman Nicea.
Artikel ini berisi tentang Doksologi Kecil. Untuk Doksologi Besar, lihat Gloria in excelsis Deo.
Gloria Patri atau Kemuliaan kepada Bapa adalah salah satu doksologi atau madah singkat kepada Allah yang sering digunakan di dalam berbagai liturgiKristiani. Ayat Kemuliaan ini dikenal juga sebagai "Doksologi Kecil", berbeda dengan Madah Kemuliaan yang adalah "Doksologi Besar". Pembedaan kedua doksologi tersebut telah ada sejak abad ke-4, dengan lahirnya Pengakuan Iman Nicea.[1]
Ayat Kemuliaan ini lazim diucapkan pada bagian akhir berbagai doa atau berada dalam suatu rangkaian doa (baik doa resmi seperti Doa Rosario, maupun doa spontan). Selain itu juga didaraskan pada akhir setiap bait Mazmur atau pada bagian akhir setiap madah dalam Ibadat Harian (Doa Ofisi atau Horarium jika dalam Ritus Latin).[2]
↑(Inggris) Adrian Fortescue (1909). "The Catholic Encyclopedia Vol. 5 - Doxology". New York: Robert Appleton Company (retrieved from New Advent). Diarsipkan dari asli tanggal 2011-12-19. Diakses tanggal 2015-03-17.
↑Ernest Mariyanto (2004). Kamus Liturgi Sederhana (Edisi 2008, Cetakan ke-5). Kanisius. hlm.48-49. ISBN979-497-524-9. Diarsipkan dari asli tanggal 2015-04-02. Diakses tanggal 2015-03-17.