Nursholeh adalah wakil wali kota Tegal periode 2014–2019, mendampingi Siti Masitha Soeparno. Sebelumnya, dia adalah anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Tegal dari Fraksi Partai Golkar. Namanya pernah tercatat sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golkar Kota Tegal. Sejak Siti Masitha ditahan oleh KPK karena diduga melakukan tindak pidana korupsi, Nursholeh ditetapkan sebagai Plt. Wali Kota Tegal.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Artikel ini memiliki beberapa masalah. Tolong bantu memperbaikinya atau diskusikan masalah-masalah ini di halaman pembicaraannya. (Pelajari bagaimana dan kapan saat yang tepat untuk menghapus templat pesan ini)
|
Artikel ini perlu dikembangkan agar dapat memenuhi kriteria sebagai entri Wikipedia. Bantulah untuk mengembangkan artikel ini. Jika tidak dikembangkan, artikel ini akan dihapus. |
M. Nursholeh | |
|---|---|
| Wali Kota Tegal | |
| Masa jabatan 24 September 2018 – 23 Maret 2019 | |
| Presiden | Joko Widodo |
| Gubernur | Ganjar Pranowo |
| [[Wakil Wali Kota Tegal|Wakil]] | lowong |
| Pelaksana Tugas Wali Kota Tegal | |
| Masa jabatan 31 Agustus 2017 – 23 September 2018 | |
| Presiden | Joko Widodo |
| Gubernur | Ganjar Pranowo |
| Wakil Wali Kota Tegal | |
| Masa jabatan 23 Maret 2014 – 30 Agustus 2017 | |
| Presiden | Susilo Bambang Yudhoyono Joko Widodo |
| Gubernur | Ganjar Pranowo |
| Informasi pribadi | |
| Lahir | (1957-08-22)22 Agustus 1957 Kota Tegal, Indonesia |
| Meninggal | 23 Agustus 2020(2020-08-23) (umur 63) Kota Tegal |
| Kebangsaan | Indonesia |
| Partai politik | Golongan Karya |
Nursholeh (22 Agustus 1957 – 23 Agustus 2020)[1] adalah wakil wali kota Tegal periode 2014–2019, mendampingi Siti Masitha Soeparno. Sebelumnya, dia adalah anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Tegal dari Fraksi Partai Golkar. Namanya pernah tercatat sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golkar Kota Tegal.[2] Sejak Siti Masitha ditahan oleh KPK karena diduga melakukan tindak pidana korupsi, Nursholeh ditetapkan sebagai Plt. Wali Kota Tegal.
Nursholeh lahir di Tegal, Jawa Tengah, 22 Agustus 1957. Menyelesaikan pendidikan dasar sampai sarjana di tanah kelahirannya. Kemudian dia melanjutkan pendidikan magister manajemen pendidikan di Jakarta. Nursholeh merupakan kader Partai Golkar yang diajukan sebagai calon wakil wali kota Tegal, mendampingi Siti Masitha Soeparno dalam Pemilukada Kota Tegal tahun 2013. Dalam perhitungan akhir, pasangan ini akhirnya memenangi kompetisi dengan mengungguli perolehan suara di atas wali kota petahana Ikmal Jaya yang berpasangan dengan Eddy Suripno. Sebelum menjabat di lingkungan pemerintah, Nursholeh merupakan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Tegal dari Fraksi Partai Golkar. Dia juga sekaligus menjabat sebagai Ketua DPD II Partai Golkar Kota Tegal dari 2009 sampai dengan 2015. Selain berkecimpung di dunia politik, Nursholeh menekuni profesi antara lain sebagai konsultan perencana, surveyor, dan direktur perusahaan.
| Jabatan politik | ||
|---|---|---|
| Didahului oleh: Siti Masitha Soeparno |
Wali kota Tegal 2018–2019 |
Diteruskan oleh: Dedy Yon Supriyono |
| Didahului oleh: Siti Masitha Soeparno |
Plt. Wali kota Tegal 2017–2018 |
Diteruskan oleh: Nursholeh |
| Didahului oleh: Maufur |
Wakil Wali kota Tegal 2014–2017 |
Diteruskan oleh: — |