Neroli adalah minyak esensial atau minyak atsiri yang berasal dari bagian bunga tanaman jeruk pahit. Neroli atau minyak neroli terkenal dengan efek terapeutik yang mendatangkan sensasi nyaman dan menenangkan pikiran. Neroli banyak digunakan sebagai salah satu bahan minyak wangi dengan jenis eau de cologne, dan menjadi salah satu minyak wangi yang langka karena dibutuhkan 1.000 kg bunga untuk mendapatkan 1 kg minyak neroli. Neroli memiliki aroma bunga dan jeruk yang lembut,
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
Neroli adalah minyak esensial (essential oil) atau minyak atsiri yang berasal dari bagian bunga tanaman jeruk pahit (Citrus aurantium L.). Neroli atau minyak neroli terkenal dengan efek terapeutik yang mendatangkan sensasi nyaman dan menenangkan pikiran.[1] Neroli banyak digunakan sebagai salah satu bahan minyak wangi dengan jenis eau de cologne, dan menjadi salah satu minyak wangi yang langka karena dibutuhkan 1.000 kg bunga untuk mendapatkan 1 kg minyak neroli.[2] Neroli memiliki aroma bunga dan jeruk yang lembut,
Penamaan neroli sudah ada sejak abad ke-16. Berdasarkan catatan sejarah, terdapat beberapa cerita mengenai asal-usul penamaan neroli. Putri Anne-Marie de Tremiolle, istri pangeran Flavio Orsini dari Kastil Nerola yang berada di dekat Roma, Italy, merasa terpesona oleh aroma pepohonan yang tumbuh di dekat kastil. Putri Anne mengambil ekstrak bunga dan meminta pembuat parfum dari Prancis untuk membuatkan parfum dari ekstrak bunga tersebut. Putri Anne menambahkan parfumnya pada bak mandi dan digunakan juga pada sarung tangannya. Para bangsawan senang dengan aroma tersebut dan mulai mengikuti penggunaan parfum Putri Anne.[3] Catatan lain mengungkapkan, nama umum neroli berasal dari bahasa Sansekerta nagarana atau naranj dalam bahasa Arab.[4]
Minyak neroli memiliki sifat terapeutik seperti efek menenangkan, tonik, sitofilaksis, afrodisiak, antidepresan, dan tindakan antispasmodik. Yang terpenting, minyak neroli dapat digunakan sebagai ansiolitik.[5] Kandunga linalool pada neroli mencapai 37,5-74%. Linalool berfungsi sebagai pewangi alami sekaligus memberikan efek psikoaktif yang dapat menenangkan saraf, mengurangi stress dan menenangkan.
Neroli mengandung zat yang dapat berpotensi sebagai anti jamur dan anti bakteri yang terdapat pada zat limonena (27%) dan (E)-nerolidol (17.5%). [2] Kandungan α-terpineol (14%) dilaporkan dapat menghambat perkembangbiakan bakteri dan jamur termasuk pada bakteri E. Coli.
Secara umum, minyak neroli asli digunakan sebagai aromaterapi atau minyak essensial. Minyak neroli dapat digunakan pada alat uap khusus minyak essensial (diffuser), dan aromanya bisa dihirup untuk relaksasi. Minyak neroli juga dapat dicampurkan dengan minyak pelarut (carrier oil) sehingga dapat dioleskan pada kulit. Minyak neroli asli semiliki harga tinggi, sehingga banyak yang membuat duplikasi aromanyadari bahan sintetis untuk keperluan pembuatan parfum dan sabun.[6]