Nahum 3 adalah bagian terakhir dari Kitab Nahum dalam Alkitab Ibrani dan Perjanjian Lama di Alkitab Kristen. Kitab yang memuat nubuat yang disampaikan nabi Nahum ini termasuk dalam kumpulan kitab nabi-nabi kecil.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
| Nahum 3 | |
|---|---|
Denah sederhana kota kuno Niniwe, menggambarkan tembok kota dan gerbang-gerbangnya. Digambar oleh Fredarch. | |
| Kitab | Kitab Nahum |
| Kategori | Nevi'im |
| Bagian Alkitab Kristen | Perjanjian Lama |
| Urutan dalam Kitab Kristen | 34 |
Nahum 3 (disingkat Nah 3) adalah bagian terakhir dari Kitab Nahum dalam Alkitab Ibrani dan Perjanjian Lama di Alkitab Kristen. Kitab yang memuat nubuat yang disampaikan nabi Nahum ini termasuk dalam kumpulan kitab nabi-nabi kecil.[1][2]
Niniwe disebut "kota penumpah darah" karena secara kejam mereka membantai banyak tawanan mereka.[5]
Orang Asyur bukan saja amat kejam, mereka juga sangat dursila.
Jikalau Niniwe mengira mereka tidak bisa dikalahkan, mereka perlu ingat bagaimana Allah telah merobohkan kota-kota besar yang lain, seperti Tebe dari Mesir, yang ditaklukkan oleh pasukan Asyur pada tahun 663 SM.[5]