Artikel Wikipedia

Museum Subkoss Garuda Sriwijaya

Museum Subkoss Garuda Sriwijaya merupakan museum khusus yang didirikan sebagai pusat informasi mengenai sejarah Kota Lubuk Linggau pada masa revolusi fisik 1945–1949. Pada masa tersebut, Lubuk Linggau merupakan pusat komando Tentara Nasional Indonesia tertinggi di Sumatera bagian Selatan. Sebelum mendirikan Museum SUBKOSS (Sub Komandemen Sumatera Selatan, terlebih dahulu mendirikan Monumen Perjuangan SUBKOSS dimulai tahun 1986 atas prakarsa dari Gubernur Sumatera Selatan, yaitu Sainan Sagiman, dan monumen ini kemudian diresmikan pada 13 Februari 1987. Selanjutnya Museum Subkoss Garuda Sriwijaya diresmikan pada tanggal 15 Januari 1988 oleh Menteri Kesejahteraan Rakyat RI, yaitu Alamsyah Ratuprawiranegara.

museum di Indonesia
Museum Subkoss Garuda Sriwijaya
Infotaula de geografia políticaMuseum Subkoss Garuda Sriwijaya
museum Suntingan nilai di Wikidata

Tempat
Koordinat: 3°17′44.52″S 102°51′37.98″E / 3.2957000°S 102.8605500°E / -3.2957000; 102.8605500 
Negara berdaulatIndonesia
Provinsi di IndonesiaSumatera Selatan Suntingan nilai di Wikidata
NegaraIndonesia Suntingan nilai di Wikidata
Geografi
Luas wilayah1.700 Suntingan nilai di Wikidata[convert: unit tak dikenal]&lt;</span>span class<span typeof=\"mw:Entity\" id=\"mwBg\">=</span><span typeof=\"mw:Entity\" id=\"mwBw\">\"</span>peni"}]]}'/>
Sejarah
Pembuatan1988 Suntingan nilai di Wikidata
Informasi tambahan
Kode pos31614 Suntingan nilai di Wikidata
Zona waktu
Instagram: museumsubkoss_official88 Modifica els identificadors a Wikidata
Monumen Perjuangan Subkoss Garuda Sriwijaya yang bersebelahan dengan Museum Subkoss Garuda Sriwijaya

Museum Subkoss Garuda Sriwijaya merupakan museum khusus yang didirikan sebagai pusat informasi mengenai sejarah Kota Lubuk Linggau pada masa revolusi fisik 1945–1949. Pada masa tersebut, Lubuk Linggau merupakan pusat komando Tentara Nasional Indonesia tertinggi di Sumatera bagian Selatan. Sebelum mendirikan Museum SUBKOSS (Sub Komandemen Sumatera Selatan, terlebih dahulu mendirikan Monumen Perjuangan SUBKOSS dimulai tahun 1986 atas prakarsa dari Gubernur Sumatera Selatan, yaitu Sainan Sagiman, dan monumen ini kemudian diresmikan pada 13 Februari 1987. Selanjutnya Museum Subkoss Garuda Sriwijaya diresmikan pada tanggal 15 Januari 1988 oleh Menteri Kesejahteraan Rakyat RI, yaitu Alamsyah Ratuprawiranegara.[1]

Lokasi

Museum Subkoss Garuda Sriwijaya beralamat di Jalan Subkoos No. 1-2, Bandung Kanan, Lubuk Linggau Barat II, Kota Lubuk Linggau, Sumatera Selatan.[2] Titik koordinatnya yaitu 317’44.0” Lintang Selatan hingga 102°51’38.7” Bujur Timur.[1]

Pengelolaan

Gedung museum ini merupakan bekas rumah dinas Bupati Musi Rawas. Museum Subkoss Garuda Sriwijaya berada dalam kepemilikan pemerintah Provinsi Sumatera Selatan. Pengelolaannya diserahkan kepada UPTD Museum Negeri Sumatera Selatan, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sumatera Selatan.[1]

Koleksi

Museum ini memamerkan jenis koleksi benda bersejarah dan arkeologi.[1] Terdapat kurang lebih 184 koleksi barang-barang bersejarah yang pernah dipakai atau digunakan oleh para pejuang pada pertempuran untuk mempertahankan Kemerdekaan Republik Indonesia dari kaum penjajah. Beberapa barang-barang juga yang dimiliki oleh museum ini antara lain: Lokomotif Kereta Api, Mobil Jeep STD, Tombak, Senjata Api, dll.[3]

Lokomotif

Lokomotif Peninggalan Belanda di Jantung Kota Lubuk Linggau. Lokomotif kereta tersebut dulunya difungsikan sebagai alat transportasi. Mulai dari untuk menarik gerbong penumpang maupun sebagai sarana mengangkut hasil bumi dengan batubara. Setelah Indonesia merdeka, kata Berlian, lokomotif kereta tersebut keberadaannya masih tetap dipakai oleh pihak PT PJKA. Lalu pada tahun 1984, lokomotif sudah tidak dipakai lagi. Lokomotif tersebut lalu disimpan dalam hangar atau tempat penyimpanan. Setelah itu pada tahu 1988 lokomotif itu dipindahkan ke Museum Subkoss di Lubuk Linggau.[4]

Akses

Lokasi museum dapat dicapai melalui tiga rute perjalanan. Rute pertama dari dari Bandar Udara Silampari dengan jarak tempuh sejauh 8,6 kilometer. Rute kedua dari Stasiun Lubuk Linggau sejauh 850 meter. Sedangkan rute ketiga dari Terminal Tipe C Wates dengan jarak tempuh sejauh 6,5 kilometer.[1]

Jadwal

Jam buka: Selasa - Jum'at pukul 08:00 - 16.30; Sabtu - Minggu pukul 08:00 - 14.00; Senin & Hari Libur tutup.[5]

Referensi

  1. 1 2 3 4 5 Rusmiyati, dkk. (2018). Katalog Museum Indonesia Jilid I (PDF). Jakarta: Direktorat Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman. hlm. 134. ISBN 978-979-8250-66-8. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  2. "DAFTAR MUSEUM KEBUDAYAAN PER KEC. Lubuk Linggau Barat II". Pusdatin Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Diakses tanggal 31 Mei 2025. ;
  3. "Detail Destination | GIWANG SUMSEL". giwang.sumselprov.go.id. Diakses tanggal 2025-05-24.
  4. rmolnetwork. "Portal Berita Politik Terkini Palembang - RMOLSUMSEL.ID". RMOLSUMSEL. Diakses tanggal 2025-05-24.
  5. "Instagram". www.instagram.com. Diarsipkan dari asli tanggal 24-05-2025. Diakses tanggal 2025-05-24.

Pranala luar

Bagikan artikel ini

Share: