Museum Srimulat adalah museum yang berisi barang-barang tentang grup lawak Srimulat yang eksis ditahun 1950-1989. Srimulat merupakan grup lawak Indonesia legendaris yang didirikan Teguh Slamet Rahardjo di Surakarta, Jawa Tengah. Museum ini merupakan Museum Srimulat pertama di Indonesia.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Artikel ini tidak memiliki pranala ke artikel lain. (Mei 2025) |
Artikel ini sebatang kara, artinya tidak ada artikel lain yang memiliki pranala balik ke halaman ini. Bantulah menambah pranala ke artikel ini dari artikel yang berhubungan. (Mei 2025) |

Museum Srimulat adalah museum yang berisi barang-barang tentang grup lawak Srimulat yang eksis ditahun 1950-1989. Srimulat merupakan grup lawak Indonesia legendaris yang didirikan Teguh Slamet Rahardjo di Surakarta, Jawa Tengah. Museum ini merupakan Museum Srimulat pertama di Indonesia.[1]
Lokasinya berada di Jalan Mardian, Desa Bumiaji, Kota Batu. Pemilihan Kota Batu sebagai lokasi Museum Srimulat tidak lepas dari daya tariknya sebagai destinasi wisata. Luas total area museum mencapai empat hektar dengan menggunakan tanah desa untuk memberikan manfaat bagi warga sekitar.[2]
Terdapat beragam koleksi mendalam tentang perjalanan panjang Srimulat dalam seni pertunjukan yang bisa dilihat pengunjung. . Terpampang foto dan patung para anggota Srimulat ( Gepeng, Gogon, Betet, Tessy, Bendot, Asmuni, Mamiek Prakoso, Nunung, Tarzan) beserta penjelasan dari tokoh - tokoh legenda komedi Indonesia. Properti yang pernah digunakan saat shooting film Warkop DKI (Dono,Kasino, Indro) juga ditampilkan di dalam museum. Selain ada kostum dan properti saat tampil, di dalam museum juga dipajang alat untuk shooting, motor, kaset lagu, cincin akik milik Tessy, kaset drama, hingga pistol milik Gepeng saat tersandung kasus senjata api ilegal tahun 1983 silam. museum ini buka setiap hari mulai pukul 10.00 WIB-16.00 WIB. Untuk harga tiket masuk seharga Rp 25.000.