Museum Holokaus Yunani, bernama resmi Museum Peringatan & Pusat Pendidikan Holokaus Yunani tentang Hak Asasi Manusia, adalah sebuah museum yang direncanakan tentang Holokaus di Thessaloniki, Yunani.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Μουσείο Ολοκαυτώματος Ελλάδος | |
| Berkas:Holocaust Museum of Greece logo.png | |
Koordinat: 40°38′38″N 22°55′5″E / 40.64389°N 22.91806°E / 40.64389; 22.91806Lihat peta diperbesar Koordinat: 40°38′38″N 22°55′5″E / 40.64389°N 22.91806°E / 40.64389; 22.91806Lihat peta diperkecil | |
| Lokasi | Thessaloniki, Yunani |
|---|---|
| Koordinat | 40°38′38″N 22°55′05″E / 40.644°N 22.918°E / 40.644; 22.918 |
| Jenis | Museum Holokausbr>Museum hak asasi manusia |
| Arsitek | |
| Situs web | Situs web resmi |
Museum Holokaus Yunani (Yunani: Μουσείο Ολοκαυτώματος Ελλάδος, romanized: Mouseío Olokaftómatos Elládoscode: el is deprecated ), bernama resmi Museum Peringatan & Pusat Pendidikan Holokaus Yunani tentang Hak Asasi Manusia, adalah sebuah museum yang direncanakan tentang Holokaus di Thessaloniki, Yunani.[1]
Pada 1942, pasukan Jerman mulai mengimplementasikan Hukum Nuremberg di kota tersebut dan memerintahkan laki-laki Yahudi untuk mendaftar di Lapangan Eleftherias, tempat mereka disiksa secara terbuka dan direndahkan sebelum dipaksa menjadi buruh.[2][3] Sebuah Ghetto Yahudi didirikan di dekat stasiun kereta api.[4] Pada 1943, 56.000 Yahudi di kota tersebut dideportasi, dengan memakai 19 kereta api Holokaus, ke kamp-kamp konsentrasi Auschwitz dan Bergen-Belsen, tempat 43.000 – 49.000 dari mereka dibantai.[5][6][7] Perjalanan kereta dari Thessaloniki ke kamp-kamp konsentrasi tersebut menjadi perjalanan terpanjang dari seluruh kereta Holokaus, dan Yahudi harus membeli sebuah tiket.[8][9]
Antara abad ke-15 dan awal abad ke-20, Thessaloniki menjadi satu-satunya kota di di Eropa tempat Yahudi menjadi mayoritas populasi.[10] Namun, hanya 2.000 Yahudi yang kembali setelah perang dan kurang dari 1.000 orang yang bertahan sampai saat ini.[6][7] Secara keseluruhan, 80.000 Yahudi Yunani, atau 85% dari totak populasi Yahudi, dibantai dalam Holokaus.[11]