Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

BerandaWikiMasjid Chaqchan
Artikel Wikipedia

Masjid Chaqchan

Masjid Chaqchan adalah masjid yang berada di Khaplu Baltistan. Masjid ini dibangun oleh Mir Sayyid Ali Hamadani atau dengan gelar Shah Syed Muhammad Nurbakhsh Qahistani seorang mubaligh sufi pada tahun 1370.

masjid di Pakistan
Diperbarui 14 November 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Masjid Chaqchan
Masjid Chaqchan
Masjid Chaqchan
Wikipedia | Kode sumber | Tata penggunaan
Koordinat: 35°9′21.82″N 76°19′50.10″E / 35.1560611°N 76.3305833°E / 35.1560611; 76.3305833Lihat peta diperbesar
Wikipedia | Kode sumber | Tata penggunaan
Koordinat: 35°9′21.82″N 76°19′50.10″E / 35.1560611°N 76.3305833°E / 35.1560611; 76.3305833Lihat peta diperkecil
Agama
AfiliasiIslam
Lokasi
LokasiKhaplu, Pakistan
Arsitektur
TipeMasjid

Masjid Chaqchan (bahasa Urdu: مسجد چقچنcode: ur is deprecated ; berarti Masjid Ajaib) adalah masjid yang berada di Khaplu Baltistan.[1] Masjid ini dibangun oleh Mir Sayyid Ali Hamadani atau dengan gelar Shah Syed Muhammad Nurbakhsh Qahistani seorang mubaligh sufi pada tahun 1370.[2]

Masjid ini dipercaya sebagai salah satu masjid yang sudah eksis sejak awal peradaban Islam di kawasan Khaplu. Pemerintah utama Pakistan juga tercantum dimasukkannya Masjid Chaqchan sebagai Situs Warisan Pakistan

Masjid Chaqchan ini sempat mengalami kerusakan karena termakan usia karena sebagian besar bahan bangunan ini berbahan kayu. Kayu pilihan yang kemudian diukir dengan ukiran khas Tibet. Untuk mencegah ambruk dan hilangnya salah satu warisan budaya dunia, lembaga Aga Khan melakukan restorasi total dan berhasil mengembalikan bentuknya kepada bentuk aslinya.

Arsitektur

Sekilas bangunan masjid ini tak mirip sebuah masjid. Bangunan kayu yang pondasi nya berupa susunan batu alam dan semen ini memang kental dengan sentuhan seni tradisional Tibet. Bentuk bangunan hingga ornament di atap bangunan benar benar identik dengan bangunan bangunan peribadatan Buddha di Tibet.

Hal ini karena wilayah Khaplu 700 tahun lalu sebelum kedatangan Islam merupakan wilayah beragama Buddha, sama seperti di kawasan Tibet yang memiliki kedekatan geografis penduduknya mayoritas Buddha, di wilayah wilayah Kashmir baik yang masuk ke dalam wilayah China, India dan Pakistan, mayoritas penduduknya beragama Islam.[3]

Masjid Chaqchan di Khaplu ini penuh dengan ukiran kayu khas Tibet yang menghias hampir keseluruhan fasad bangunan. Ekterior maupun interior bangunan. Ukiran dengan pola geometris dan floral warna warni dapat ditemui di dinding bagian luar dan dalam masjid. Ventilasi bangunan menggunakan jalinan kayu juga berpola geometris. Masjid Chaqchan ini terdiri dari dua lantai yang dipakai di musim yang berbeda. Lantai dasar masjid digunakan semasa musim dingin sedangkan lantai atas di gunakan semasa musim panas.

Empat tiang kayu berukir menopang struktur atap bangunan ini. ukiran geometris warna warni juga memenuhi keseluruhan plafon masjid ini. tetapi tak ditemui ukiran di jendela dan pintu masjid ini. mihrab masjid ini begitu kecil hanya berupa sebuah ceruk yang dipenuhi dengan hiasan ornamen geometris. Tampilan sederhana sebuah mimbar disebelah mihrab, mimbar yang juga dari kayu, Satu anak tangga ditinggikan dari permukaan lantai, satu tingkatan lagi untuk tempat duduk khatib dan sebuah mimbar yang sederhana.

Referensi

  1. ↑ Messianic Hopes and Mystical Visions: The Nåurbakhshåiya Between Medieval.
  2. ↑ baltistan in history.
  3. ↑ "Chaqchan Mosque (Ghanche)".

Pranala luar

Wikimedia Commons memiliki media mengenai Chaqchan Mosque.
  • Masjid di Baltistan

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Arsitektur
  2. Referensi
  3. Pranala luar

Artikel Terkait

Pakistan

negara di Asia Selatan

Masjid di Pakistan

Masjid di Pakistan adalah masjid-masjid yang didirikan di Pakistan sebagai tempat ibadah bagi muslim. Gaya arsitektur pada masjid-masjid di Pakistan pada

Daftar masjid terbesar di dunia

artikel daftar Wikimedia

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026