Marie Jules César Lelorgne de Savigny adalah seorang ahli zoologi dan naturalis Prancis yang bertugas dalam ekspedisi Mesir Kaisar Napoleon pada tahun 1798. Ia menerbitkan deskripsi dari berbagai taksa dan termasuk orang pertama yang mengusulkan bahwa alat mulut serangga berasal dari kaki beruas milik artropoda yang tersegmentasi.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Marie Jules César Savigny | |
|---|---|
| Lahir | (1777-04-05)5 April 1777 Provins, Prancis |
| Meninggal | 5 Oktober 1851(1851-10-05) (umur 74) Gally, Saint-Cyr-l'École, Prancis |
| Karier ilmiah | |
| Bidang | |
| Institusi | Muséum national d'histoire naturelle |
Marie Jules César Lelorgne de Savigny (Prancis: [maʁi ʒyl sezaʁ ləlɔʁɲ də saviɲi]; 5 April 1777 – 5 Oktober 1851) adalah seorang ahli zoologi dan naturalis Prancis yang bertugas dalam ekspedisi Mesir Kaisar Napoleon pada tahun 1798. Ia menerbitkan deskripsi dari berbagai taksa dan termasuk orang pertama yang mengusulkan bahwa alat mulut serangga berasal dari kaki beruas milik artropoda yang tersegmentasi.
Savigny lahir di Provins dari pasangan Jean-Jacques Lelorgne de Savigny dan Françoise Josèphe de Barbaud. Ia menempuh pendidikan di Collège des Oratoriens dalam bahasa klasik dengan tujuan menjadi imam, namun ia juga mempelajari sedikit botani dan penggunaan mikroskop. Ia kemudian belajar dengan apoteker lokal ketika ia lulus ujian untuk belajar di Paris di École de Santé (sekolah kesehatan) pada tahun 1793. Ia juga menghadiri kuliah di Muséum d'Histoire Naturelle di mana ia menarik perhatian Lamarck. Georges Cuvier menyarankan agar ia bergabung dalam sebuah ekspedisi. Pada tahun 1798, ia melakukan perjalanan ke Mesir di bawah sponsor Kaisar Napoleon sebagai bagian dari ekspedisi ilmiah Prancis ke negara tersebut dan kembali pada tahun 1802. Ia kemudian berkontribusi pada publikasi temuan ekspedisi tersebut sejak tahun 1809 (Description de l'Égypte; diterbitkan lebih lengkap pada tahun 1822). Ia menulis tentang fauna di Laut Mediterania dan Laut Merah.[1]
Pada usia 16 tahun, Savigny melakukan perjalanan dari rumahnya di Provins, di departemen Seine-et-Marne, ke Paris untuk menyelesaikan studinya. Karena sangat tertarik pada botani, ia menghadiri kuliah di Muséum national d'histoire naturelle bersama Jean-Baptiste Lamarck dan Georges Cuvier. Cuvier menyarankan kepada Napoleon agar Savigny yang berusia 21 tahun mengikutinya sebagai zoologis ke Mesir. Savigny menjadi bertanggung jawab untuk mempelajari invertebrata, sementara Étienne Geoffroy Saint-Hilaire menangani vertebrata. Setelah kembali ke Paris pada tahun 1802, Savigny mulai mengerjakan koleksi besar dari Mesir, menghasilkan sejumlah manuskrip dan pelat cetak. Pada tahun 1805, ia menerbitkan Histoire naturelle et mythologique de l'ibis (Sejarah alam dan mitologi ibis).[2]
Sebagai seorang botanis, ia mendeskripsikan genus Bruguiera (Savigny dalam Lam. 1798) [3] dan berbagai tanaman termasuk alga.[4]

Pada tahun 1817, penglihatan Savigny mulai memburuk, dan ia menderita gangguan saraf sehingga harus berhenti bekerja selama beberapa tahun. Antara tahun 1816 dan 1820, ia menerbitkan karya penting Mémoires sur les animaux sans vertèbres ("Disertasi tentang hewan invertebrata"). Ia telah memeriksa bunga dan bagian-bagiannya sebagai seorang botanis dan menerapkan pendekatan yang sama pada detail serangga. Ia membandingkan alat mulut lepidoptera, krustasea, dan artropoda (seperti belangkas) dan mencetuskan teori (Theorie de la bouche) bahwa terdapat homologi di antara mereka. Ia mengusulkan pada tahun 1816 bahwa terdapat sebuah rencana umum (common plan). Ide ini memengaruhi tokoh lain termasuk Geoffroy Saint-Hilaire. Setelah ia kembali bekerja pada tahun 1822, penglihatannya terus memburuk, dan pada tahun 1824 ia menjadi hampir buta, disertai "halusinasi optik" yang mengerikan. Victor Audouin menawarkan untuk menyelesaikan pekerjaan Savigny, tetapi Savigny menolak untuk menyerahkan karya seni aslinya. Savigny terpilih sebagai anggota Akademi Sains pada 30 Juli 1821. Dari tahun 1824 hingga kematiannya, ia menjalani kehidupan yang menyendiri di Versailles.[5]
Taksa yang dinamai untuk menghormati Savigny meliputi: