Marie-Eugénie de Jésus, nama lahir Anne-Eugénie Milleret de Brou, adalah seorang biarawati Katolik Roma Prancis dan pendiri Relijius dari Kenaikan. Kehidupannya tak terdorong menuju keyakinan pada masa kecilnya sampai penerimaan Komunis Pertama-nya yang tampak mengubahnya menjadi orang saleh dan cerdik. Ia tampaknya mengalami pertobatan mendadak usai mendengar kotbah yang membuatnya mendirikan ordo yang didedikasikan untuk pendidikan kaum papa.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Santa Marie-Eugénie de Jésus | |
|---|---|
Foto pada sekitar tahun 1880. | |
| Relijius | |
| Lahir | Anne-Eugénie Milleret de Brou (1817-08-25)25 Agustus 1817 Metz, Moselle, Kerajaan Prancis |
| Meninggal | 10 Maret 1898(1898-03-10) (umur 80) Auteuil, Paris, Île-de-France, Republik Ketiga Prancis |
| Dihormati di | Gereja Katolik Roma |
| Beatifikasi | 9 Februari 1975, Lapangan Santo Petrus, Kota Vatikan oleh Paus Paulus VI |
| Kanonisasi | 3 Juni 2007, Lapangan Santo Petrus, Kota Vatikan oleh Paus Benediktus XVI |
| Pesta | 10 Maret |
| Atribut | Busana keagamaan |
| Pelindung |
|
Marie-Eugénie de Jésus (25 Agustus 1817 – 10 Maret 1898), nama lahir Anne-Eugénie Milleret de Brou, adalah seorang biarawati Katolik Roma Prancis dan pendiri Relijius dari Kenaikan.[2] Kehidupannya tak terdorong menuju keyakinan pada masa kecilnya sampai penerimaan Komunis Pertama-nya yang tampak mengubahnya menjadi orang saleh dan cerdik. Ia tampaknya mengalami pertobatan mendadak usai mendengar kotbah yang membuatnya mendirikan ordo yang didedikasikan untuk pendidikan kaum papa.[3]
Beaktifikasinya diadakan di bawah naungan Paus Paulus VI pada 1975 sementara kanonisasinya kemudian diadakan pada 3 Juni 2007 di bawah naungan Paus Benediktus XVI.[3]