Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Malam Jumat Kliwon (film 1986)

Malam Jumat Kliwon adalah film Indonesia yang dirilis pada tahun 1987. Film ini disutradarai oleh Sisworo Gautama Putra dan dibintangi oleh Suzanna dan Alan Nuari.

film Indonesia tahun 1986
Diperbarui 26 Februari 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Untuk film tahun 2007 dengan judul yang sama, lihat Malam Jumat Kliwon (film 2007).
Malam Jumat Kliwon
SutradaraSisworo Gautama Putra
ProduserRam Soraya
SkenarioNaryono Prayitno
CeritaS. Gatra
Pemeran
  • Suzzanna
  • Alan Nuari
  • Rukman Herman
  • Soendjoto Adibroto
  • Doddy Sukma
  • Yorita Murni
  • Bokir
  • Karsiman Gada
  • Johny Matakena
  • Dorman Borisman
  • Ali Albar
SinematograferThomas Susanto
PenyuntingMuryadi
DistributorSoraya Intercine Films
Tanggal rilis
  • 1987 (1987)
Durasi88 menit
NegaraIndonesia

Malam Jumat Kliwon adalah film Indonesia yang dirilis pada tahun 1987. Film ini disutradarai oleh Sisworo Gautama Putra dan dibintangi oleh Suzanna dan Alan Nuari.

Sinopsis

Film dimulai dengan seorang wanita bernama Ayu Minati (Suzzanna) di suatu rumah yang sedang hamil tua. Ia disantet. Lalu, tiba-tiba perutnya bergejolak dan bayinya berpindah ke belakang perut. Di belakang perut itulah, bulatan tempat bayinya menggembung hebat dan meletus. Mengeluarkan darah dan seorang bayi dari sana.

Beberapa tahun kemudian Gadis Cantik bernama Ayu Trisnaningrat (Suzanna) adalah seorang novelis misteri. Ia merasa bahwa di tengah penulisan novel terbarunya ini, ia tidak dapat berkonsentrasi penuh seperti biasanya. Setelah mengutarakan hal itu kepada kekasihnya Anton (Alan Nuari), Anton mengajak Ayu untuk menulis novelnya di luar kota. Iseng untuk mencari jalan baru untuk referensi menulis novel, mereka malah terhenti di jalur buntu yang berdekatan dengan sungai. Karena masih terhanyut perasaan senang, mereka melanjutkan perjalanan dengan jalan kaki dan menemukan sebuah rumah yang cukup besar. Ayu berkata kepada Anton bahwa ia seperti pernah mengenal rumah itu. Mereka berduapun masuk saat mengetahui bahwa pintunya tidak terkunci. Rumah itu sudah seperti tidak ada penghuninya, tetapi masih tetap bersih, kecuali satu kamar, kamar itu adalah kamar yang ada di awal film. Ayu mulai menyadari ada yang aneh di rumah itu, tetapi merasa rumah itu sudah “Cukup terasa nyaman” dirinya. Ayu ingin menulis disana. Kemudian mereka berangkat kembali ke mobil dan memutar hingga sampai ke sebuah rumah dekat rumah besar itu. Mereka tiba-tiba bertemu dengan seseorang bernama Pak Tomo (Rukman Herman) yang merawat Raden Mas Ngabei Arya Tejo (Doddy Sukma), seorang yang sudah sepuh usianya, yang kelihatannya adalah pemilik rumah. Saat Ayu dan Anton bertandang ke rumah, Raden merasa ketakutan saat melihat Ayu. Beberapa hari kemudian, Ayu telah diizinkan. Ia akan tinggal menulis sendiri dirumah itu hanya bersama pembantu rumah, yaitu bernama Pak Ardan (Soendjoto Adibroto). Setelah diantar Anton, Ayu pun mulai menulis proyeknya.

Ditengah penulisannya, ia kerap diganggu hal-hal yang menakutkan. Hal itu membuatnya menanyakan apa yang sebenarnya terjadi di rumah itu dengan Pak Ardan yang bersikap tidak bersahabat. Tiba-tiba Pak Ardan berniat memerkosa dan hendak membunuh Ayu. Ayu kontan kaget dan berlari hingga keatas, disana, Pak Ardan dikejar Sundel Bolong berwujud seperti Ayu Tresna hingga tenggelam di sungai. Hal itu membuat Ayu semakin ketakutan, sekaligus penasaran. Saat perbincangan singkat dengan Pak Ardan dulu, Pak Ardan pernah menyebut nama seseorang yaitu Karsiman (Karsiman Gada). Orang itu ditemui Ayu akhirnya disebuah pertenakan ayam. Karsiman, saat ditanyai oleh Ayu juga bertindak sangat kasar hingga mengejar Ayu dengan mobil. Ayu yang saat itu mengendarai motor, nyaris ditabrak oleh Karsiman, sebelum Sundel Bolong menghadang mobil Karsiman dan membuat Karsiman kecelakaan. Ayu menghampiri mobil Karsiman, Karsiman bangkit dan pada saat ia terluka di kepala, ia masih ingin membunuh Ayu. Ayu dikejar hingga disebuah pabrik batu bata. Di mana akhirnya saat Ayu nyaris dibunuh oleh sekop, pada saat Sundel Bolong melayangkan sekop itu ke dada Karsiman.

Pak Tomo pergi ke rumah saat pagi hari, memberikan berita ditemukannya mayat Pak Ardan dan Karsiman, dan Ayu akan menjadi saksi. Pak Tomo menduga itu semua dilakukan oleh arwah Minati, kakak ipar Pak Tomo yang ternyata adalah adik Raden, Minati tewas karena melahirkan dari punggung yang ada di awal film. Ayu memberikan keterangan bahwa pembunuhan itu benar, dan Ayu berkata bahwa ia dan Minati sangat mirip, apalagi Ayu sejak kecil dititipkan di panti asuhan. Anton ditelepon dan dipanggil ke rumah Raden untuk diceritakan tentang hal itu oleh Raden. Raden menceritakan bahwa saat pada Malam Jumat Kliwon adalah malam petaka sekaligus kelahiran dari Ayu, selir Raden yang bernama Roro Ayu Punirah (Yorita Murni) secara rahasia bekerjasama dengan seorang dukun teluh (Johny Matakena) serta Ardan dan Karsiman, menyantet Minati karena mereka benci dengannya dan ingin menguasai harta milik Raden. Raden mengetahui hal itu di mana membunuh dukun dan selirnya menggunakan senjata senapan miliknya, setelah itu mayat mereka digeret dan dijeburkan kedalam sungai. Kemudian, Ardan dan Karsiman yang tahu hal itu memaksa Raden untuk menyerahkan sepertiga dari kekayaannya untuk mereka berdua, agar pembunuhan itu tidak diketahui pihak berwajib. Raden kemudian sekarat setelah bercerita. Di sisi Ayu, ia diceritakan hal yang sama oleh Minati yang kemudian menghilang ketika selesai berpelukan dengan anaknya. Ayu lalu bertemu dengan Raden, kali ini Raden bisa senang bisa berjumpa dengan putrinya tersebut dan akhirnya meninggal dunia. Dan itu bisa disimpulkan bahwa Minati adalah Sundel Bolong yang meninggal saat melahirkan, sedangkan Ayu adalah anaknya Minati.

Film berakhir dengan Ayu melukis potret dirinya bersama Raden dan Minati, didampingi oleh Anton yang ternyata sudah memperistri Ayu. Mereka memulai hidup berbahagia mereka dirumah Raden dan Minati, rumah kelahiran Ayu. Sejak saat itu, Sundel Bolong sudah tidak pernah menampakkan diri.

Pemeran

  • Suzzanna sebagai Ayu Trisnaningrat/Roro Ayu Minati
  • Alan Nuary sebagai Anton
  • Doddy Sukma sebagai Raden Mas Ngabei Aryo Tejo
  • Rukman Herman sebagai Pak Tomo
  • Yorita Murni sebagai Roro Ayu Punirah
  • Soendjoto Adibroto sebagai Pak Ardan
  • Karsiman Gada sebagai Pak Karsiman
  • Dorman Borisman sebagai Dorman
  • Bokir sebagai Bokir
  • Johny Matakena sebagai Dukun Teluh
  • Ali Albar sebagai Psikiater pribadi Ayu

Pranala luar

  • Ulasan di Pusat Dokumentasi Seni Bidang Film[pranala nonaktif permanen]
  • l
  • b
  • s
Soraya Intercine Films
Film
  • Budak Nafsu – Fatima
  • Telaga Angker
  • Usia dalam Gejolak
  • Permainan Tabu
  • Ratu Sakti Calon Arang
  • Sembilan Wali (Wali Sanga)
  • Untuk Sebuah Nama
  • Bangunnya Nyi Roro Kidul
  • Permainan yang Nakal
  • Petualangan Cinta Nyi Blorong
  • Atas Boleh Bawah Boleh
  • Malam Jumat Kliwon
  • Ranjang Setan
  • Akibat Terlalu Bebas
  • Samson dan Delilah
  • Makin Lama Makin Asyik
  • Depan Bisa Belakang Bisa
  • Saya Suka Kamu Punya
  • Santet
  • Malam Satu Suro
  • Akibat Terlalu Genit
  • Pembalasan Ratu Pantai Selatan
  • Ratu Buaya Putih
  • Malu Malu Mau
  • Wanita Harimau
  • Godain Kita Dong
  • Sabar Dulu Dong...
  • Pusaka Penyebar Maut
  • Lupa Aturan Main
  • Mana Bisa Tahan
  • Perjanjian di Malam Keramat
  • Sudah Pasti Tahan
  • Misteri Janda Kembang
  • Bisa Naik Bisa Turun
  • Skandal Iblis
  • Bercinta dengan Maut
  • Masuk Kena Keluar Kena
  • Salah Masuk
  • Kembalinya Si Janda Kembang
  • Misteri Permainan Terlarang
  • Bagi-Bagi Dong
  • Misteri di Malam Pengantin
  • Bebas Aturan Main
  • Si Manis Jembatan Ancol
  • Godaan Cinta
  • Pencet Sana Pencet Sini
  • Pergaulan Metropolis
  • Wanita Dalam Gairah
  • Saya Duluan Dong
  • Pergaulan Metropolis II
  • Permainan Erotik
  • Kenikmatan Terlarang
  • Skandal Erotis
  • Sentuhan Tabu
  • Puncak Kenikmatan
  • Permainan Malam
  • Gejolak Seksual
  • Gadis yang Ternoda
  • Eiffel... I'm in Love
  • Eiffel I'm in Love Extended
  • Apa Artinya Cinta?
  • Chika
  • 5 cm
  • Moga Bunda Disayang Allah
  • Tenggelamnya Kapal van der Wijck
  • Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck Extended
  • Supernova: Ksatria, Putri & Bintang Jatuh
  • Single
  • The Guys
  • Eiffel, I'm in Love 2
  • Antologi Rasa
  • Single 2
  • Suzzanna: Bernapas dalam Kubur
  • Jeritan Malam
  • Suzzanna: Malam Jumat Kliwon
  • Catatan Harian Menantu Sinting
  • Racun Sangga: Santet Pemisah Rumah Tangga
  • Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa
Televisi
  • Mendadak Kawin
  • Mody Juragan Kost
  • Itukan Cinta
  • Lola & Liliput
  • Cinta Tia Maria
  • Warkop DKI
  • Warkop DKI 2
  • Warkop Millenium
  • Warkop Millenium 2
  • Kesetiaan
  • Incen
  • Akulah Arjuna
  • Cinta Anak Kampus
  • Pacar Khayalan
  • Sepatu Kaca
  • Cinema Valentine
  • Pura-Pura Buta
  • Hantu Jatuh Cinta
  • Pembantu Milyarder
  • Mister Bego
  • Selma dan Ular Siluman
  • Cewek Ok Cowok Ok
  • Aladin dan Jin Botol
  • Putri Salju
  • Bukan Sulap Bukan Sihir
  • Hareem
  • Inayah
  • Ku T'lah Jatuh Cinta
  • Muslimah
  • Muallaf
  • Ta'aruf
  • Chanda
  • Selingkuh
  • Jiran
  • Baghdad
  • Putri Duyung
  • UFO
  • Terdampar
  • Superboy
  • Pejantan Cantik
  • Marisa
  • Supergirl
  • Perempuan Pembawa Berkah
  • Si Tito dan Nayla
  • Putri Duyung Reborn
  • Little Mom
Acara realitas
  • Curhat Bersama Anjasmara
  • Pengakuan
  • l
  • b
  • s
Film yang disutradarai Sisworo Gautama
Awal karier
  • Tudjuh Prajurit (1962)
  • Djakarta by Pass (1963)
  • Ekspedisi Terakhir (1964)
  • Buruh Pelabuhan (1965)
  • Honey, Money and Djakarta Fair (1970)
  • Di Udjung Badik (1971)
  • Angkara Murka (1972)
1970-an
  • Dendam si Anak Haram (1972)
  • Lima Jahanam (1972)
  • Marabunta (1973)
  • Manusia Terakhir (1973)
  • Rajawali Sakti (1976)
  • Cinta Kasih Mama (1976)
  • Papa (1977)
  • Dua Pendekar Pembelah Langit (1977)
  • Primitif (1978)
1980-an
  • Aladin dan Lampu Wasiat (1980)
  • Pengabdi Setan (1980)
  • Jaka Sembung Sang Penakluk (1981)
  • Srigala (1981)
  • Sundel Bolong (1981)
  • Nyi Blorong (1982)
  • Nyi Ageng Ratu Pemikat (1983)
  • Perkawinan Nyi Blorong (1983)
  • Usia dalam Gejolak (1984)
  • Telaga Angker (1984)
  • Bangunnya Nyi Roro Kidul (1984)
  • Ratu Sakti Calon Arang (1984)
  • Malam Jumat Kliwon (1986)
  • Petualangan Cinta Nyi Blorong (1986)
  • Malam Satu Suro (1988)
  • Malu-malu Mau (1988)
1990-an
  • Titisan Dewi Ular (1990)
  • Perjanjian di Malam Keramat (1991)
  • Kembalinya si Janda Kembang (1992)
  • Ajian Ratu Laut Kidul (1992)
  • l
  • b
  • s
Seri Ratu Horor Indonesia
Suzzanna
Film
  • Beranak dalam Kubur (1971)
  • Napsu Gila (1973)
  • Sundelbolong (1981)
  • Ratu Ilmu Hitam (1981)
  • Nyi Blorong (1982)
  • Perkawinan Nyi Blorong (1983)
  • Telaga Angker (1984)
  • Bangunnya Nyi Roro Kidul (1985)
  • Malam Jumat Kliwon (1986)
  • Petualangan Cinta Nyi Blorong (1986)
  • Santet: Ilmu Pelebur Nyawa (1988)
  • Ratu Buaya Putih (1988)
  • Malam Satu Suro (1988)
  • Santet 2: Wanita Harimau (1989)
  • Titisan Dewi Ular (1990)
  • Perjanjian di Malam Keramat (1991)
  • Ajian Ratu Laut Kidul (1992)
  • Hantu Ambulance (2008)
Karakter
  • Katemi
  • Sundel Bolong

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Sinopsis
  2. Pemeran
  3. Pranala luar

Artikel Terkait

Daftar film Indonesia tahun 2026

artikel daftar Wikimedia

Daftar film Indonesia tahun 2025

artikel daftar Wikimedia

Daftar film Indonesia tahun 2024

artikel daftar Wikimedia

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026