Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Makam Penguasa Dinasti Joseon

Makam Penguasa Dinasti Joseon adalah komplek makam raja-raja, ratu serta keturunan yang pernah mendapat gelar raja atau ratu Dinasti Joseon, Korea. Makam-makam ini mulai dibuat sejak tahun 1408 sampai 1966.

Wikipedia article
Diperbarui 19 Januari 2022

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Makam Penguasa Dinasti Joseon
Makam Penguasa Dinasti Joseon
Nama Korea
Hangul
조선왕릉code: ko is deprecated
Hanja
朝鮮王陵code: ko is deprecated
Alih AksaraJoseon wangneung
McCune–ReischauerChosŏn wangnŭng

Makam Penguasa Dinasti Joseon adalah komplek makam raja-raja, ratu serta keturunan yang pernah mendapat gelar raja atau ratu Dinasti Joseon, Korea.[1] Makam-makam ini mulai dibuat sejak tahun 1408 sampai 1966.

Pemilihan situs dan tata cara makam dilaksanakan secara hati-hati sesuai dengan tradisi Konfusianisme dan Fengshui. Dari ibu kota, Hanyang, makam-makam ini berjarak antara 4 sampai 40 km, menghadap ke selatan dan dikelilingi perbukitan.

Karena nilai sejarahnya yang tinggi, 40 pusara dalam komplek Makam Penguasa Dinasti Joseon ini dilestarikan sebagai bagian dari Situs Warisan Dunia UNESCO pada tahun 2009.[2] Makam raja yang diturunkan dari tahta, seperti Yeonsangun dan Gwanghaegun yang juga berada dalam komplek ini, tidak termasuk dalam daftar UNESCO.

Sejarah

Tata cara membangun makam untuk raja-raja Korea dipengaruhi oleh tradisi Konfusianisme Tiongkok. Tradisi ini mulai dilaksanakan pada zaman Tiga Kerajaan (57 SM - 935 M). Selanjutnya, sistem pemakaman zaman Silla Bersatu diwariskan ke periode Dinasti Goryeo (918-1392) dan Dinasti Joseon (1392-1910). Berbeda dengan makam penguasa Tiongkok yang menghiasi bagian dalam makam dengan patung-patung, di Korea, patung-patung penjaga disusun di luar makam. Joseon yang menganut paham Konfusianisme mengembangkan tradisi pemakamannya tersendiri.

Rancangan

Lokasi makam dipilih di daerah perbukitan yang menerima sinar matahari secara langsung.

Komplek makam terdiri dari 3 bagian:

  • Gerbang (hongsalmun), adalah pintu masuk berwarna merah.
  • Bangunan upacara: tempat untuk persiapan upacara. Terletak lebih rendah daripada makam, tetapi dari depan berfungsi untuk menyembunyikan makam dari pandangan.
  • Makam, struktur terpenting yang terdiri dari gundukan tanah tinggi yang dikelilingi 3 sisi pagar yang rendah. Sisi makam yang bulat dihiasi 12 batu yang diukir melambangkan 12 cabang bumi.

Berada di 40 lokasi, makam-makam ini terdiri dari:

  • neung=kategori makam raja sebanyak 42 buah.
  • won=kategori makam untuk putra mahkota, orang tua raja (yang tidak naik tahta jadi raja) sebanyak 13 buah.
  • myo=makam yang kelasnya paling bawah, sebanyak 64 buah.
  • 119 buah makam anggota keluarga lain.

Referensi

  1. ↑ UNESCO World Heritage Series: Part 10 - Royal Tombs of the Joseon Dynasty, asisociety. Akses: 06-01-2022.
  2. ↑ Royal Tombs of the Joseon Dynasty, UNESCO. Akses: 06-01-2022.
  • l
  • b
  • s
Situs Warisan Dunia di Korea Selatan
Situs Warisan Dunia
Istana Changdeok · Situs Dolmen Gochang, Hwasun dan Ganghwa · Kota Bersejarah Gyeongju · Kuil Haeinsa Janggyeong Panjeon dan Tripitaka Koreana · Benteng Hwaseong · Pulau Vulkanik dan Pipa Lahar Jeju · Kuil Jongmyo · Makam Penguasa Dinasti Joseon · Seokguram dan Bulguksa  · Kampung Rakyat Yangdong · Kampung Rakyat Hahoe
Flag of South Korea
Flag of South Korea
Kandidat/Nominasi
Situs Tungku Gangjingun · Cagar Alam Gunung Seorak · Makam Raja Muryeong · Benteng Samnyeon Sanseong · Situs fosil dinosaurus di pesisir selatan Korea Selatan · Situs Petroglif Daegokcheon · Situs Bersejarah Gongju dan Buyeo · Situs Bersejarah Iksan · Namhansanseong · Dataran Lumpur Pantai Barat
  • l
  • b
  • s
Dinasti Joseon
  • Daftar raja Joseon
  • Wangsa Yi
  • Klan Jeonju Yi
Sejarah
  • Ekspedisi Tsushima
  • Invasi Jepang ke Korea (1592-1598)
  • Invasi Manchu ke Korea (Pertama, Kedua)
  • Traktat Ganghwa
  • Insiden Imo
  • Kudeta Gapsin
  • Revolusi Petani Donghak
  • Reformasi Gabo
  • Insiden Eulmi [ko]
  • Kekaisaran Korea Raya
Politik
  • Faksi politik dalam Dinasti Joseon
  • Pembersihan sastrawan Korea
Pemerintahan
  • Dewan Negara Joseon
  • Enam Kementerian Joseon
  • Tiga kantor Joseon
  • Dewan Pertahanan Perbatasan Joseon
  • Inspektur kerajaan rahasia
Masyarakat
  • Sebutan dan gelar
  • Neo-Konfusianisme
  • Yangban
  • Seonbi
  • Jungin
  • Sangmin
  • Cheonmin
  • Gisaeng
Budaya
  • Pendidikan di Dinasti Joseon
  • Lima Istana Agung
  • Hanbok
  • Hangeul
  • Buncheong
  • Keramik putih Joseon
  • Upacara teh Korea
  • Taman Korea
  • Sungkyunkwan
  • Chaekgeori
  • Minhwa
Warisan kebudayaan
  • Istana Changdeok
  • Jongmyo
  • Namhansanseong
  • Makam Penguasa Dinasti Joseon
  • Desa Hahoe dan Yangdong
  • Babad Dinasti Joseon
  • Hunminjeongeum
  • Ilseongnok
  • Nanjung Ilgi
  • Seungjeongwon Ilgi
  • Uigwe
Lihat pula
  • Tentara Joseon
  • Angkatan Laut Joseon
  • Misi khusus Korea ke Amerika Serikat 1883
  • Misi Joseon ke Tiongkok
  • Misi Joseon ke Jepang
Ikon rintisan

Artikel bertopik Korea ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Sejarah
  2. Rancangan
  3. Referensi

Artikel Terkait

Taejo dari Joseon

Pendiri Kerajaan Joseon

Munjong dari Joseon

is deprecated ; 李珦code: ko is deprecated ), adalah raja kelima dari Dinasti Joseon di Korea. Sebagai putra tertua dari Sejong yang Agung dan Ratu Soheon

Hyojong dari Joseon

merupakan raja ke-17 Dinasti Joseon, Korea dari tahun 1649 sampai dengan tahun 1659. Ia dikenal baik dengan rencananya berekspedisi ke Dinasti Qing, Tiongkok

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026