Bobo adalah majalah anak-anak bulanan Belanda yang diterbitkan oleh Blink Uitgevers. Terdiri dari komik dan cerita, majalah ini dinamai berdasarkan tokoh utamanya, Bobo, seekor kelinci antropomorfik biru berusia sembilan tahun. Majalah ini telah terbit sejak tahun 1968 dan awalnya diterjemahkan dari majalah Bobo Bunny berbahasa Inggris, yang diterbitkan dari tahun 1969 hingga 1973.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Editor in Chief | David Togatorop |
|---|---|
| Kategori | Majalah anak-anak |
| Frekuensi | Mingguan, tiap Kamis |
| Pendiri | Tineke Latumeten Adi Subrata Jakob Oetama PK Ojong |
| Terbitan pertama | Januari 1968 (1968-01) (Belanda) April 14, 1973 (1973-04-14) (Indonesia) |
| Terbitan terakhir | Desember 21, 2022 (2022-12-21) (Bobo Junior) |
| Perusahaan | Blink Uitgevers (Belanda) Kompas Gramedia (Grid Network) (Indonesia) |
| Negara | Belanda Indonesia |
| Bahasa | Belanda Indonesia |
| Situs web | www bobo |
| Kategori | Majalah anak-anak prasekolah |
|---|---|
| Frekuensi | Dwimingguan, tiap Rabu |
| Terbitan pertama | April 9, 2002 (2002-04-09) |
| Terbitan terakhir | Desember 22, 2022 (2022-12-22) |
| Perusahaan | Kompas Gramedia (Grid Network) |
| Negara | Indonesia |
| Bahasa | Indonesia |
Bobo adalah majalah anak-anak bulanan Belanda yang diterbitkan oleh Blink Uitgevers. Terdiri dari komik dan cerita, majalah ini dinamai berdasarkan tokoh utamanya, Bobo, seekor kelinci antropomorfik biru berusia sembilan tahun. Majalah ini telah terbit sejak tahun 1968 dan awalnya diterjemahkan dari majalah Bobo Bunny berbahasa Inggris,[butuh rujukan] yang diterbitkan dari tahun 1969 hingga 1973.[1][2]
Setiap edisi dikhususkan untuk satu subjek. Tujuan majalah ini adalah untuk mendidik anak-anak berusia empat dan lima tahun dengan cara yang menyenangkan, dan oleh karena itu sebagian besar didistribusikan selama dua tahun pertama sekolah dasar.[3]
Sejak tahun 2010, Bobo telah berkembang menjadi merek lintas media. Bobo memiliki aplikasi sendiri, serial televisi pendidikan yang dibuat oleh Studio 100 (dimulai pada tahun 2011), program pelatihan daring untuk digunakan pada papan tulis digital dan papan pintar di kelas, dan lini merchandise lengkap.[3][4]
Sebelumnya, Bobo juga pernah hadir di Inggris dengan nama Bobo Bunny. Sedangkan di Afrika Selatan, Bobo pernah hadir dalam terbitan bahasa Belanda dengan nama Bollie. Keduanya terbit sekitar tahun 1970-an, tetapi sayangnya keduanya berhenti terbit pada awal 1980-an.
Di Indonesia, Bobo terbit sejak 14 April 1973.[5] Terdapat 2 versi Majalah Bobo, yakni Bobo dan Bobo Junior. Bobo ditujukan untuk anak usia SD yang terbit seminggu sekali setiap hari Kamis, sedangkan Bobo Junior difokuskan untuk anak prasekolah hingga TK (terbit dari 9 April 2002 hingga 21 Desember 2022) merupakan adaptasi langsung dari Belanda yang terbit 2 minggu sekali setiap hari Rabu. Kedua versi majalah ini diterbitkan oleh Kelompok Kompas Gramedia.
Slogan Majalah Bobo adalah "Teman Bermain dan Belajar", karena memberi pendidikan melalui bacaan yang menarik bagi anak-anak sekaligus mengandung unsur permainan. Seekor kelinci bewarna biru dengan sweater merah bertuliskan huruf "B" dan celana biru tua adalah maskot Majalah Bobo hingga saat ini. Bersama Krabbel, kakak perempuannya (diadaptasi menjadi Coreng, dalam versi Indonesia, Coreng merupakan adik Bobo), dan juga sahabatnya Tjerk (diadaptasi menjadi Doni dalam versi Indonesia) merupakan tokoh yang diadopsi dari majalah aslinya. Hanya saja, Tjerk dalam versi asli merupakan seekor kelinci biasa dengan rambut kribo, sangat berbeda jauh dengan Doni dalam versi Indonesia yang merupakan suatu bentuk stereotipe terhadap ras kulit hitam. Sebab itu Doni digambarkan sebagai kelinci berkulit cokelat tua dengan bibir yang lebar.
Majalah Bobo yang terbit seminggu sekali, secara reguler membantu pembacanya belajar dengan menyediakan artikel berisi soal-soal pelajaran SD dari kelas satu sampai kelas enam. Pelajaran yang dimuat antara lain adalah Matematika, IPA, IPS, B.Indonesia, B.Inggris, dan PPKn, sedangkan majalah Bobo Junior lebih ditujukan untuk anak prasekolah (kisaran usia 3-7 tahun).
Majalah Bobo telah diterbitkan di Belanda sejak tahun 1968. Awalnya merupakan terjemahan dari versi bahasa Inggris, tetapi sejak tahun 1975 majalah ini juga memiliki staf redaksi sendiri. Annie M.G. Schmidt, Fiep Westendorp, Francine Oomen, dan Hans de Beer menulis dan mengilustrasikan untuk majalah Bobo. Hetty Heyting juga terkait dengan majalah ini selama bertahun-tahun, terutama pada tahun 1970-an. Setelah VNU dan penerbit Malmberg, majalah ini diterbitkan oleh Blink Uitgevers sejak tahun 2009.
Majalah Bobo terbit pertama kali pada tanggal 14 April 1973.[5] Cikal bakal majalah ini adalah halaman anak-anak di Harian Kompas. Atas prakarsa PK Ojong bersama Jakob Oetama, pendiri Kompas, halaman anak-anak ini dikembangkan menjadi majalah anak-anak. Bekerja sama dengan Majalah Bobo Belanda, pengasuh halaman anak-anak Kompas kemudian membuat Majalah Bobo Indonesia.
Pada mulanya Majalah Bobo terdiri dari 16 halaman kertas koran. Majalah Bobo adalah majalah anak-anak pertama yang berwarna di Indonesia. Sebagian isinya berasal dari bahan-bahan di Majalah Bobo Belanda yang diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia. Sebagiannya lagi meneruskan rubrik dari halaman anak-anak Kompas. Adi Subrata dan Tineke Latumeten lah yang pertama-tama mengasuh majalah anak-anak ini.
Mulai tahun 1990-an, majalah Bocil terbit,[6] majalah ini diterbitkan untuk anak-anak usia 4-6 tahun. Iterasi ini kemudian berubah nama menjadi Mombi dan karakternya berubah menjadi beruang. Bersamaan dengan itu, mulai 9 April 2002, Majalah Bobo Junior terbit dengan menggunakan tokoh asli Bobo Belanda.[7]
Kini, isi Majalah Bobo seluruhnya dibuat dan dikerjakan oleh staf redaksi Bobo Indonesia. Isi dan penampilannya pun semakin bervariasi, hanya nama dan karakter tokohnya yang tetap.
Pada 21 Desember 2022, Majalah Bobo Junior menghentikan penerbitannya setelah 20 tahun.[8][9][10] Akan tetapi, Bobo Junior tetap terbit seperti biasa di Belanda, yakni setiap sebulan sekali.
Kini, majalah ini berkembang dengan mengadakan acara-acara dan pelatihan, seperti:
Dan terkadang, Majalah Bobo juga ikut bagian dalam acara-acara tahunan, seperti Pekan Raya Jakarta.
Kemudian, pada tahun 2000-an, Majalah Bobo juga membuat situs resmi di pacific.net.id, tapi atas permintaan dari pihak Majalah Bobo, situs ini ditutup pada 30 Oktober 2010. Lalu, Bobo kembali membuat situs resmi yang baru di situs Kidnesia, partner Majalah Bobo.
Pada tahun 2012, situs Bobo Online ini diresmikan. Pada tahun 2016, situs ini telah ditutup dan digantikan dengan situs Kidnesia yang baru.
Pada 14 April 2017, Bobo membuat situs web baru, namanya Bobo.id. Situs ini mengusung tema Bobo Universe, dimana para pembaca setia bisa melihat informasi terbaru mengenai Oki dan Nirmala, juga Bona dan Friends. Selain fokus pada penerbitan majalah, Bobo.id[11] juga membuat konten dalam bentuk video, dan blog. Saat ini, mereka menyediakan pemesanan untuk merchandise edisi spesial.
Dari awal terbit hingga kini, Majalah Bobo masih menampilkan cerita-cerita bergambar, yang sangat digemari oleh anak-anak, seperti Cergam Bobo, Ceritera dari Negeri Dongeng, Bona Gajah Kecil Berbelalai Panjang, dan Paman Kikuk, Husin dan Asta.
Berikut adalah nama-nama rubrik yang ada di dalam Majalah Bobo: