Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Machmoed Han

Sultan Machmoed Han adalah sultan keenam (ke-6) dari Kesultanan Pasir, yang mulai menjabat sebagai sultan pada tanggal 4 November 1857 menggantikan Sultan Ibrahim Chaliel-Oeddien yang kemungkinannya meninggal tahun 1857 atau tahun sebelumnya.

Wikipedia article
Diperbarui 24 Maret 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Sultan Machmoed Han (dikenal sebagai Sultan Boejoeng, Sultan Mahmud Khan, atau Sultan Machmoed Ilhan) adalah sultan keenam (ke-6) dari Kesultanan Pasir, yang mulai menjabat sebagai sultan pada tanggal 4 November 1857 menggantikan Sultan Ibrahim Chaliel-Oeddien yang kemungkinannya meninggal tahun 1857 atau tahun sebelumnya.[1][2][3]

Biografi

Sultan Machmoed Han adalah putra dari Sultan Sulaiman (sultan ke-2) dan cucu dari Ratoe Agoeng. Sultan Machmoed Han mempunyai anak yaitu Adji Rinda dan Pangeran Soeria (kelak menjadi sultan bergelar Sultan Mohamad Ali Adil Chalifatoel Moeminin).[2]

Interaksi dengan Belanda

Dalam masa pemerintahannya, terjadi peristiwa penting dan besar yang dimulai pada tanggal 28 April 1859 yaitu permulaan meletusnya Perang Banjar-Barito, antara koalisi Pangeran Hidayatullah II & Pangeran Antassari dengan koalisi Sultan Tamjidillah II & pemerintah Hindia Belanda. Terkait dengan perang ini, Sultan Machmoed Han tercatat pernah menulis surat ditujukan kepada Sultan Kutai pada saat itu, Sultan Mohamad Adil Chalifatoel Moeminin.[4] [5]

Selain itu, Sultan Machmoed Han juga menulis surat ditujukan kepada Sultan Tamjidillah II.

  • Surat Sultan Machmoed Han ditujukan kepada Sultan Tamjidillah II. Sumber: Munich Digitization Center (MDZ).
    Surat Sultan Machmoed Han ditujukan kepada Sultan Tamjidillah II. Sumber: Munich Digitization Center (MDZ).
rs (Sultan van Pasir) in the East Indian Archipelago (June 20, 1862)

Pada tanggal 20 Juni 1862, terjadi kesepakatan kontrak politik antara Sultan Machmoed Han dengan Gustave Marie Verspijck (menjabat sebagai resident zuider- en Oosterafdeling van Borneo mulai tahun 1859-1863) sebagai wakil dari pemerintah Hindia Belanda, terdiri dari 35 pasal dan disahkan tgl 28 November 1862, yang kemudian diubah lagi pada tanggal 23 Februari 1863, pejabat Kesultanan Pasir yang ikut menandatangani kontrak politik ini antara lain: Pangeran Mangkoe, Pangeran Soeria Narbah, Mantri Wasir Wa Adam Mohammad Saleh, dan Syahbandar Pasir Mohamad Tahir Maradja. [6]

Kematian

Pada tanggal 8 Februari 1866, Sultan Machmoed Han meninggal dunia.[7] [8]

Lihat Pula

  1. Onderafdeeling Pasir.
  2. Linimasa Paser pra-kemerdekaan.
  3. Sultan Adam van Pasir.
Machmoed Han
Lahir: N/A Meninggal: 1866
Gelar
Didahului oleh:
Sultan Ibrahim Chaliel-Oeddien
Sultan Machmoed Han
1857 ‒ 1866
Diteruskan oleh:
Sultan Sepoeh Adil Chalifatoel Moeminin


Galeri

Salah Satu versi Silsilah Kesultanan Pasir (termuat dalam karya S.W. Reeman (Militiare Memorie Betreffende de onderafdeling Pasir, 1927). Sumber: nationaalarchief.nl
Seal stamp (tjap) Sultan Van Passir, Sultan Machmoed Han (Akuisisi. Donasi, 1871-05-01). (taken from: Wereldmuseum)
Stempel Sultan Pasir, Transkripsi stempel: Sultan Pasir. No. Invent. RV-128-23) 271. (Akuisisi. Donasi, 1871-05-01). (taken from: Wereldmuseum)




Referensi

  1. ↑ Nusselein 1905, hlm. 566.
  2. 1 2 Reeman 1927, hlm. 81.
  3. ↑ Almanak 1859, hlm. 138.
  4. ↑ Van Rees 1865, hlm. 324-326.
  5. ↑ Almanak 1862, hlm. 152.
  6. ↑ Tweede Kamer, Zitting 1864 – 1865 1865, XXI. 25..
  7. ↑ zitting 1877-1878 1878.
  8. ↑ Meyners 1886, hlm. 330-331.

Daftar Pustaka

  1. Almanak En Naamregister van Nederlandsch Indie, Voor Het Jar: 1859 (dalam bahasa Belanda). Batavia (Jakarta): Ter Lands Drukkerij.
  2. Almanak En Naamregister van Nederlandsch Indie, Voor Het Jar: 1862 (dalam bahasa Belanda). Batavia (Jakarta): Ter Lands Drukkerij.
  3. Gedrukte stukken der Tweede Kamer, zitting 1864-1865. Netherlands. Staten-Generaal. Tweede Kamer. 1865. (Overeenkomsten, Contracten enz. met Inlandsche Indische Vorsten, XXI.25 - kontrak politik antara pemerintah Hindia Belanda dengan Kerajaan Pasir (Sultan Machmoed Ilhan).
  4. Gedrukte stukken der Tweede Kamer, zitting 1877-1878. Netherlands. Staten-Generaal. Tweede Kamer. 1878. (Overeenkomsten met inlandsche vorsten in den Oost-Indischen Archipel) (PDF) (dalam bahasa Belanda). 1878.
  5. Meyners, H. G. J. L. (1886). Bidragen Tot De Kennis Der Geschiedenis Van Het Bandjermasinsche Rijk 1863-1866 (dalam bahasa Belanda). Leiden: E. J. Brill. Pemeliharaan CS1: Ref menduplikasi bawaan (link)
  6. Nusselein, A.H.P.J (1905). Bijdragen tot de Taal-, Land- en Volkenkunde van Nederlandsch-Indië, Deel 58, 1905. (Beschrijving van het Landschap Pasir) (dalam bahasa Belanda). 's Gravenhage (The Hague): Martinus Nijhoff. Pemeliharaan CS1: Ref menduplikasi bawaan (link)
  7. Reeman, S.W (1927). Militiare Memorie Betreffende de Onderafdeling Pasir (dalam bahasa Belanda). Collection of Afd. Cult En Phys. Anthropologie van het Kon. Instituut Voor De Tropen. Pemeliharaan CS1: Ref menduplikasi bawaan (link)
  8. Van Rees, Willem Adriaan (1865). De Bandjermasinsche Krijg van 1859 - 1863 (dalam bahasa Belanda). Arnhem: D. A. Thieme. Pemeliharaan CS1: Ref menduplikasi bawaan (link)

Bacaan Lanjutan

  1. 1861. Middelburgsche Courant, 17 Januari. (Surat Kabar).
  2. 1861. Nieuw Amsterdamsch Handels- En Effectenblad, 27 Februari. (Surat Kabar).
  3. 1862. Utrechtsche Provinciale en Stads-Courant, 19 Agustus. (Surat Kabar).
  4. 1862. Java Bode, 09 Agustus. (Surat Kabar).
  5. 1862. Middelburgsche Courant, 28 Agustus. (Surat Kabar).
  6. 1862. Nieuwedieper Courant, 31 Agustus. (Surat Kabar).
  7. 1866. De Gids. Dertigste Jaargang (De Gids Vol. 30 1866, Groningen, March 1866).
  8. Tweede Kamer, Staten-Generaal (1865). Bijlagen Van Het Verslag De Handelingen, XXI.27 (PDF) (dalam bahasa Inggris). ;

Pranala luar

  1. Situs Web Delpher.
  2. Situs Blog Paser & The Rest of Borneo.

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Biografi
  2. Interaksi dengan Belanda
  3. Kematian
  4. Lihat Pula
  5. Galeri
  6. Referensi
  7. Daftar Pustaka
  8. Bacaan Lanjutan
  9. Pranala luar

Artikel Terkait

Mohamad Sepoeh

diangkat menjadi sultan ketujuh (ke-7) Kesultanan Pasir menggantikan Sultan Machmoed Han (sultan keenam) dengan gelar Sultan Sepoeh Adil Chalifatoel Moeminin

Lini masa Paser pra-kemerdekaan

Sultan Machmoed Han menjadi sultan ke-6 dari Kesultanan Pasir. Tahun 1862 - Letnan Laut Kelas 1 Jhr. A Meijer berhasil membawa Sultan Machmoed Ilhan (nama

Ibrahim Chaliel-Oeddien

Chaliel-Oeddien Lahir: N/A Meninggal: 1857 Gelar Didahului oleh: Sultan Adam van Pasir Sultan Mohamed Anom 1847 ‒ 1857 Diteruskan oleh: Sultan Machmoed Han

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026