Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Ma Ning

Ma Ning adalah seorang wasit sepak bola asal Tiongkok. Ia merupakan wasit berlisensi FIFA sejak 2011. Ma juga merupakan salah satu dosen pada Institut Olahraga Nanjing.

Wasit sepak bola Tiongkok
Diperbarui 20 Januari 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Ma Ning
Dalam artikel ini, nama keluarganya adalah Ma.
Ma Ning
Ma Ning pada November 2022
Lahir 20 Juni 1979 (umur 46)
Fuxin, Liaoning, Tiongkok
Pekerjaan lain Dosen
Domestik
Tahun Liga Peranan
2010– Tiongkok Liga Super Tiongkok Wasit
Internasional
Tahun Liga Peranan
2011– Lisensi FIFA Wasit
Ma Ning
Hanzi sederhana: 马宁code: zh is deprecated
Hanzi tradisional: 馬寧code: zh is deprecated
Alih aksara
Mandarin
- Hanyu Pinyin: Mǎ Níng

Ma Ning (lahir 14 Juni 1979) adalah seorang wasit sepak bola asal Tiongkok. Ia merupakan wasit berlisensi FIFA sejak 2011.[1][2] Ma juga merupakan salah satu dosen pada Institut Olahraga Nanjing.

Pada 19 Mei 2022, Ma dipilih sebagai salah satu dari 36 wasit yang bertugas pada Piala Dunia FIFA 2022, menjadikannya wasit asal Tiongkok kedua yang bertugas pada kompetisi tersebut setelah Lu Jun pada 2002.[3]

Pada 8 Februari 2024, Ma dipilih untuk memimpin pertandingan Final Piala Asia AFC 2023 antara Yordania dan Qatar di Doha pada 10 Februari 2024.[4]

Kontroversi

Performa dan integritas Ma dipertanyakan oleh komunitas sepak bola Indonesia dan para pemain, menyusul beberapa keputusan yang bias dan kontroversial saat memimpin pertandingan sebagai wasit utama pada babak keempat lanjutan Kualifikasi Piala Dunia FIFA 2026 zona Asia, antara Irak dan Indonesia pada 11 Oktober 2025, di Stadion Kota Olahraga Raja Abdullah. Pertandingan berakhir dengan kemenangan Irak 1-0, mengeliminasi Indonesia dari kualifikasi dan mengakhiri perjalanan dua tahun mereka menuju kompetisi sepak bola tertinggi tingkat internasional.

Kontroversi dimulai di babak kedua, pada menit ke-67, ketika pemain Irak Zaid Tahseen diberikan kartu kuning setelah melakukan pelanggaran terhadap Ole Romeny, yang sedang menembus lini pertahanan Irak, menggunakan peluang itu untuk mencetak gol. Banyak pihak yang percaya bahwa ini seharusnya diberikan kartu merah karena menghalangi peluang mencetak gol yang jelas (DOGSO). Para pemain Indonesia langsung melakukan protes, meminta Ma untuk memeriksa VAR (Video Assistant Referee), tetapi ia menolak dan melanjutkan permainan setelah memberikan kartu dan memberi hadiah tendangan bebas untuk Indonesia.[5]

Sekitar menit ke-77, pemain Irak Zidane Iqbal mencetak gol ke gawang Indonesia, mengubah skor menjadi 1-0. Beberapa saat kemudian, Kevin Diks terlihat memenangkan bola lebih dulu sementara Merchas Doski gagal melakukan sapuan dan menendang Diks. Namun, Ma memutuskan bahwa Diks yang melakukan pelanggaran, memberikan tendangan bebas untuk Irak.[5] Saat pertandingan memasuki menit ke-85, Romeny melakukan pelanggaran karena gagal melakukan sapuan dan menendang Tahseen. Frustrasi meningkat dan diperparah oleh taktik mengulur waktu yang dilakukan Irak, saat mereka melindungi keunggulan 1-0 mereka. Situasi semakin memanas, memicu insiden di mana suporter Indonesia melempar botol air ke lapangan, dengan kapten Jay Idzes bertindak sebagai penengah, berusaha menenangkan situasi. Romeny diberikan kartu kuning atas tindakannya.[6] Pertandingan sempat terhenti sementara menyusul insiden tersebut, sebelum dilanjutkan kembali.

Pada waktu tambahan menit ke-9 (90+9'), Tahseen melakukan pelanggaran kedua yang melibatkan Diks di dalam kotak penalti, mengakibatkan dirinya harus menelan kartu kuning keduanya dan pengusirannya dari lapangan, mengurangi Irak menjadi sepuluh pemain. Namun, Ma tidak memberikan penalti untuk Indonesia, memutuskan bahwa pelanggaran terjadi di luar kotak penalti. Sekali lagi, Ma menolak untuk berkonsultasi dengan VAR meskipun ada protes keras dari para pemain Indonesia. Permainan berlanjut dan skor 1-0 bertahan hingga peluit akhir.[5][6][7]

Setelah pertandingan berakhir, protes dan konfrontasi dari pihak Indonesia terus meletus. Gelandang Thom Haye, yang sangat keras memprotes Ma atas keputusan-keputusannya yang bias dan kontroversial, dan pemain cadangan Shayne Pattynama, dalam sebuah dialog, diduga terlibat dalam perselisihan dan keributan dengan pelatih kepala Irak, Graham Arnold, diberikan kartu merah atas perilaku mereka. Ofisial tim dan manajer Indonesia, Sumardji, kemudian dengan marah mendorong Ma dari belakang saat memberikan kartu merah kepada Pattynama, juga langsung menerima kartu merah karena melakukan kekerasan terhadap ofisial pertandingan, sehingga total tiga kartu merah diberikan kepada tim Indonesia. Pasca-pertandingan, para ofisial pertandingan, termasuk Ma, dikawal menuju pintu keluar lapangan dengan aman.[6][8][9]

Referensi

  1. ↑ "Football Officials - Referees" (dalam bahasa Inggris). FIFA. Diarsipkan dari asli tanggal 6 Juli 2007. Diakses tanggal 15 Oktober 2024.
  2. ↑ "FIFA – 2023 Refereeing International Lists" (PDF) (dalam bahasa Inggris). FIFA. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 12 Januari 2024. Diakses tanggal 15 Oktober 2024.
  3. ↑ "FIFA公布世界杯裁判名单:马宁率3名中国裁判入选". Sina Sports (dalam bahasa Tionghoa). 19 Mei 2022. Diakses tanggal 4 September 2022.
  4. ↑ "AFC Asian Cup Qatar 2023 Match Officials - Final 10 February" (PDF). the-AFC.com (dalam bahasa Inggris). Konfederasi Sepak Bola Asia. Diakses tanggal 8 Februari 2024.
  5. 1 2 3 Kurniawan, Hery (October 12, 2025). "Beragam Keputusan Wasit Ma Ning yang Membuat Timnas Indonesia Geram dan Dirugikan saat Melawan Irak". Bola.com. Diakses tanggal October 13, 2025.
  6. 1 2 3 Luong, Hieu (October 11, 2025). "Indonesia receive three red cards as team official pushes referee after losing to Iraq in World Cup qualifiers". VnExpress International. Diakses tanggal October 13, 2025.
  7. ↑ Rachman, Rivan Nasri (October 12, 2025). "Penyebab Wasit Ma Ning Tak Hadiahi Timnas Indonesia Penalti meski Beri Bek Irak Zaid Tahseen Kartu Merah". Okezone: Bola. Diakses tanggal October 13, 2025. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  8. ↑ Arifin, Asad (October 12, 2025). "Kronologi Kekacauan Usai Laga Timnas Indonesia vs Irak: Wasit Ma Ning Beri Kartu Merah untuk Shayne Pattynama, Thom Haye, dan Sumardji". Liputan6. Diakses tanggal October 13, 2025.
  9. ↑ Nafriana, Angelia (October 13, 2025). "Kontroversi Wasit China Ma Ning yang Dianggap Merugikan Timnas Indonesia Sampai Mendunia, Media Vietnam sampai Bilang Begini". TVOne. Diakses tanggal October 13, 2025.

Pranala luar

  • Profil dan Statistik pada situs web Soccerway
  • (Inggris) Statistik pada situs web WorldReferee
  • (Inggris) Statistik pada situs web WorldFootball
  • l
  • b
  • s
Wasit Final Piala Asia AFC
  • 1956
  • 1960
  • 1964
  • 1968
  • 1972: Kathiravale (Malaysia)
  • 1976: Dubach (Swiss)
  • 1980: Hardjowasito (Indonesia)
  • 1984: Takada (Jepang)
  • 1988: Vautrot (Prancis)
  • 1992: Al Sharif (Suriah)
  • 1996: Nazri Abdullah (Malaysia)
  • 2000: Bujsaim (Uni Emirat Arab)
  • 2004: Mane (Kuwait)
  • 2007: Shield (Australia)
  • 2011: Irmatov (Uzbekistan)
  • 2015: Faghani (Iran)
  • 2019: Irmatov (Uzbekistan)
  • 2023: Ma Ning (Tiongkok)
  • l
  • b
  • s
Wasit dan Asisten wasit video pada Piala Dunia FIFA 2022
AFC
Wasit
  • Abdulrahman Al-Jassim
  • Chris Beath
  • Alireza Faghani
  • Ma Ning
  • Mohammed Abdulla Hassan Mohamed
  • Yoshimi Yamashita
Asisten wasit video
  • Abdulla Al Marri
  • Muhammad Taqi
  • Shaun Evans
CAF
Wasit
  • Bakary Gassama
  • Mustapha Ghorbal
  • Victor Gomes
  • Salima Mukansanga
  • Maguette N'Diaye
  • Janny Sikazwe
Asisten wasit video
  • Rédouane Jiyed
  • Adil Zourak
CONCACAF
Wasit
  • Iván Barton
  • Ismail Elfath
  • Mario Escobar
  • Said Martínez
  • César Arturo Ramos
Asisten wasit video
  • Drew Fischer
  • Fernando Guerrero
  • Armando Villarreal
CONMEBOL
Wasit
  • Raphael Claus
  • Andrés Matonte
  • Kevin Ortega
  • Fernando Rapallini
  • Wilton Sampaio
  • Facundo Tello
  • Jesús Valenzuela
Asisten wasit video
  • Julio Bascuñán
  • Nicolás Gallo
  • Leodán González
  • Juan Soto
  • Mauro Vigliano
OFC
Wasit
  • Matthew Conger
UEFA
Wasit
  • Stéphanie Frappart
  • István Kovács
  • Danny Makkelie
  • Szymon Marciniak
  • Antonio Mateu Lahoz
  • Michael Oliver
  • Daniele Orsato
  • Daniel Siebert
  • Anthony Taylor
  • Clément Turpin
  • Slavko Vinčić
Asisten wasit video
  • Jérôme Brisard
  • Bastian Dankert
  • Ricardo de Burgos Bengoetxea
  • Marco Fritz
  • Alejandro Hernández Hernández
  • Massimiliano Irrati
  • Tomasz Kwiatkowski
  • Juan Martínez Munuera
  • Benoît Millot
  • Paolo Valeri
  • Pol van Boekel
  • l
  • b
  • s
Wasit dan Asisten wasit video pada Piala Asia AFC 2023
  • Ahmad Al-Ali (KUW)
  • Omar Al-Ali (UAE)
  • Yusuke Araki (JPN)
  • Mooud Bonyadifard (IRN)
  • Shaun Evans (AUS)
  • Alireza Faghani (AUS)
  • Salman Falahi (QAT)
  • Fu Ming (CHN)
  • Sadullo Gulmurodi (TJK)
  • Hanna Hattab (SYR)
  • Mohammed Al-Hoish (KSA)
  • Jumpei Iida (JPN)
  • Kate Jacewicz (AUS)
  • Abdullah Jamali (KUW)
  • Abdulrahman Al-Jassim (QAT)
  • Ahmed Al-Kaf (OMA)
  • Kim Hee-gon (KOR)
  • Kim Jong-hyeok (KOR)
  • Hiroyuki Kimura (JPN)
  • Ko Hyung-jin (KOR)
  • Ma Ning (CHN)
  • Adham Makhadmeh (JOR)
  • Abdullah Al-Marri (QAT)
  • Khamis Al-Marri (QAT)
  • Mohammed Abdulla Hassan Mohamed (UAE)
  • Nazmi Nasaruddin (MAS)
  • Adel Al-Naqbi (UAE)
  • Sivakorn Pu-udom (THA)
  • Ahrol Risqullaev (UZB)
  • Mohanad Qasim Sarray (IRQ)
  • Ilgiz Tantashev (UZB)
  • Muhammad Taqi (SGP)
  • Khalid Al-Turais (KSA)
  • Yoshimi Yamashita (JPN)
  • l
  • b
  • s
Wasit dan Asisten wasit video pada Piala Dunia Antarklub FIFA 2025
AFC
Wasit
  • Omar Al Ali
  • Alireza Faghani
  • Salman Falahi
  • Ma Ning
  • Ilgiz Tantashev
Asisten wasit video
  • Khamis Al-Marri
  • Shaun Evans
  • Fu Ming
  • Mohammed Obaid Khadim
CAF
Wasit
  • Dahane Beida
  • Mustapha Ghorbal
  • Mutaz Ibrahim
  • Jean-Jacques Ndala
  • Issa Sy
Asisten wasit video
  • Hamza El-Fariq
  • Mahmoud Ashour
CONCACAF
Wasit
  • Iván Barton
  • Drew Fischer
  • Saíd Martínez
  • Tori Penso
  • César Arturo Ramos
Asisten wasit video
  • Tatiana Guzmán
  • Érick Miranda
  • Guillermo Pacheco
  • Armando Villarreal
CONMEBOL
Wasit
  • Ramon Abatti
  • Juan Gabriel Benítez
  • Yael Falcón Pérez
  • Cristián Garay
  • Wilton Sampaio
  • Facundo Tello
  • Jesús Valenzuela
Asisten wasit video
  • Nicolás Gallo
  • Leodán González
  • Juan Lara
  • Hernán Carlos Mastrángelo
  • Juan Soto
OFC
Wasit
  • Campbell-Kirk Kawana-Waugh
UEFA
Wasit
  • Espen Eskås
  • István Kovács
  • François Letexier
  • Danny Makkelie
  • Szymon Marciniak
  • Glenn Nyberg
  • Michael Oliver
  • Anthony Taylor
  • Clément Turpin
  • Slavko Vinčić
  • Felix Zwayer
Asisten wasit video
  • Ivan Bebek
  • Jérôme Brisard
  • Bastian Dankert
  • Carlos del Cerro Grande
  • Marco Di Bello
  • Rob Dieperink
  • Alejandro Hernández Hernández
  • Tomasz Kwiatkowski
  • Bram Van Driessche
Ikon rintisan

Artikel bertopik wasit sepak bola ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Kontroversi
  2. Referensi
  3. Pranala luar

Artikel Terkait

Sepak bola

olahraga lapangan beregu dengan tujuan memasukkan bola ke gawang lawan

Tim nasional sepak bola U-17 Indonesia

Tim nasional sepak bola putra yang berisikan para pemain di bawah usia 17 tahun

Piala Asia Futsal AFC 2026

Kejuaraan futsal internasional

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026