Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Lumba-lumba moncong-putih

Lumba-lumba moncong-putih adalah spesies lumba-lumba yang ditemukan di perairan dingin dan beriklim sedang di Samudra Atlantik Utara. Spesies ini termasuk dalam famili Delphinidae dan dikenal karena moncongnya yang relatif pendek dan berwarna pucat atau putih keabu-abuan.

Wikipedia article
Diperbarui 26 Maret 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Lumba-lumba moncong-putih

Lumba-lumba moncong putih
Ukuran bila dibandingkan dengan manusia rata-rata
Status konservasi

Risiko Rendah  (IUCN 3.1)[1]
CITES Apendiks II (CITES)[2]
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Mammalia
Ordo: Artiodactyla
Infraordo: Cetacea
Famili: Delphinidae
Genus: Lagenorhynchus
Spesies:
L. albirostris
Nama binomial
Lagenorhynchus albirostris
(Gray, 1846)
  Sebaran spesies

Lumba-lumba moncong-putih (Lagenorhynchus albirostris) adalah spesies lumba-lumba yang ditemukan di perairan dingin dan beriklim sedang di Samudra Atlantik Utara. Spesies ini termasuk dalam famili Delphinidae dan dikenal karena moncongnya yang relatif pendek dan berwarna pucat atau putih keabu-abuan.

Deskripsi

Lumba-lumba ini memiliki tubuh kokoh dengan panjang sekitar 2,5–3 meter dan berat 180–350 kg. Warna tubuhnya didominasi abu-abu tua di bagian punggung, sisi yang lebih terang, dan perut putih. Salah satu ciri khasnya adalah moncong berwarna pucat dan garis-garis terang di sisi tubuhnya.[3]

Persebaran dan habitat

Lumba-lumba moncong-putih ditemukan di Atlantik Utara, khususnya di perairan pesisir dan lepas pantai Islandia, Skandinavia, Britania Raya, Kanada, dan timur laut Amerika Serikat. Mereka lebih menyukai perairan dingin antara 0–15°C, terutama di atas landas benua.[4]

Perilaku

Spesies ini sangat sosial dan sering ditemukan dalam kelompok yang terdiri atas 5–50 individu. Mereka sering berenang bersama kapal, melompat di permukaan air, dan kadang terlihat bersama lumba-lumba spesies lain. Komunikasi dilakukan melalui berbagai vokalisasi dan klik ekolokasi.

Makanan

Lumba-lumba ini memakan berbagai jenis ikan seperti herring, cod, whiting, dan juga cumi-cumi serta krustasea. Mereka berburu secara kooperatif dan sering mengejar mangsa ke permukaan atau daerah dangkal.

Reproduksi

Musim kawin terjadi antara musim semi dan awal musim panas. Masa kehamilan berlangsung sekitar 11 bulan. Anak yang baru lahir memiliki panjang sekitar 1,1 meter dan disusui hingga beberapa bulan sebelum mulai belajar berburu.

Ancaman dan konservasi

Meskipun diklasifikasikan sebagai Risiko Rendah (Least Concern) oleh IUCN, lumba-lumba ini menghadapi ancaman dari:

  • Tangkapan sampingan dalam jaring ikan
  • Polusi akustik dan kimia di lautan
  • Perubahan suhu laut akibat perubahan iklim

Tidak ada perburuan komersial besar terhadap spesies ini, tetapi mereka tetap menjadi subjek perhatian dalam program konservasi laut.[5]

Lihat pula

  • Lagenorhynchus
  • Delphinidae
  • Cetacea
  • Lumba-lumba moncong-putih pasifik

Referensi

  1. ↑ Kiszka, J.; Braulik, G. (2018). "Lagenorhynchus albirostris". 2018: e.T11142A50361346. doi:10.2305/IUCN.UK.2018-2.RLTS.T11142A50361346.en. ;
  2. ↑ "Appendices | CITES". cites.org. Diakses tanggal 14 Januari 2022.
  3. ↑ Jefferson, Thomas A. (2015). Marine Mammals of the World. Academic Press. ISBN 978-0-12-409542-7.
  4. ↑ "White-beaked Dolphin". NOAA Fisheries. Diakses tanggal 26 Juni 2025.
  5. ↑

Pranala luar

  • Lagenorhynchus albirostris di IUCN Red List
  • Informasi NOAA tentang lumba-lumba moncong-putih
  • Entry di World Register of Marine Species (WoRMS)
  • l
  • b
  • s
Ordo Cetacea yang masih hidup
  • Kerajaan Animalia
  • Filum Chordata
  • Kelas Mammalia
  • Infrakelas Eutheria
  • Superordo Laurasiatheria
Subordo Mysticeti (Paus balin)
Balaenidae
Balaena
  • Paus kepala busur (B. mysticetus)
Eubalaena
  • Paus sikat selatan (E. australis)
  • Paus sikat Atlantik Utara (E. glacialis)
  • Paus sikat Pasifik Utara (E. japonica)
Balaenopteridae
Balaenoptera
  • Paus tombak (B. acutorostrata)
  • Paus minke antarktika (B. bonaerensis)
  • Paus sei (B. borealis)
  • Paus bryde (B. brydei)
  • Paus bryde kerdil (B. edeni)
  • Paus biru (B. musculus)
  • Paus omura (B. omurai)
  • Paus sirip (B. physalus)
Megaptera
  • Paus bungkuk (M. novaeangliae)
Eschrichtiidae
Eschrichtius
  • Paus kelabu (E. robustus)
  • Paus akishima (E. akishimaensis)
Neobalaenidae
Caperea
  • Paus sikat kerdil (C. marginata)
Subordo Odontoceti (Paus bergigi)
Delphinidae
Cephalorhynchus
  • Lumba-lumba commerson (C. commersonii)
  • Lumba-lumba chili (C. eutropia)
  • Lumba-lumba heaviside (C. heavisidii)
  • Lumba-lumba hector (C. hectori)
Delphinus
  • Lumba-lumba moncong panjang (D. capensis)
  • Lumba-lumba moncong pendek (D. delphis)
Feresa
  • Paus pemangsa kerdil (F. attenuata)
Globicephala
  • Paus-pilot sirip-pendek (G. macrorhynchus)
  • Paus-pilot sirip-panjang (G. melas)
Grampus
  • Lumba-lumba risso (G. griseus)
Lagenodelphis
  • Lumba-lumba fraser (L. hosei)
Lagenorhynchus
  • Lumba-lumba sisi-putih atlantik (L. acutus)
  • Lumba-lumba moncong-putih (L. albirostris)
  • Lumba-lumba peale (L. australis)
  • Lumba-lumba jam pasir (L. cruciger)
  • Lumba-lumba sisi-putih pasifik (L. obliquidens)
  • Lumba-lumba gelap (L. obscurus)
Lissodelphis
  • Lumba-lumba paus botak utaran (L. borealis)
  • Lumba-lumba paus botak selatan (L. peronii)
Orcaella
  • Pesut mahakam (O. brevirostris)
  • Pesut australia (O. heinsohni)
Orcinus
  • Paus pembunuh (O. orca)
Peponocephala
  • Paus kepala melon (P. electra)
Pseudorca
  • Paus pemangsa palsu (P. crassidens)
Sotalia
  • Tucuxi (S. fluviatilis)
  • Lumba-lumba guyana (S. guianensis)
Sousa
  • Lumba-lumba bungkuk indo-pasifik (S. chinensis)
  • Lumba-lumba bungkuk hindia (S. plumbea)
  • Lumba-lumba bungkuk atlantik (S. teuszii)
  • Lumba-lumba bungkuk australia (S. sahulensis)
Stenella
  • Lumba-lumba totol pantropis (S. attenuata)
  • Lumba-lumba klimeni (S. clymene)
  • Lumba-lumba belang (S. coeruleoalba)
  • Lumba-lumba totol atlantik (S. frontalis)
  • Lumba-lumba pemintal (S. longirostris)
Steno
  • Lumba-lumba bergigi kasar (S. bredanensis)
Tursiops
  • Lumba-lumba hidung botol indopasifik (T. aduncus)
  • Lumba-lumba hidung botol australia (T. australis)
  • Lumba-lumba hidung botol atlantik (T. truncatus)
Monodontidae
Delphinapterus
  • Paus beluga (D. leucas)
Monodon
  • Paus tanduk (M. monoceros)
Phocoenidae
Neophocaena
  • Gondal indo-pasifik (N. phocaeniodes)
  • Gondal nirsirip yangtze (N. asiaorientalis)
  • Gondal nirsirip asia timur (Neophocaena sunameri)
Phocoena
  • Gondal kacamata (P. dioptrica)
  • Gondal pelabuhan (P. phocoena)
  • Vaquita (P. sinus)
  • Gondal burmeister (P. spinipinnis)
Phocoenoides
  • Gondal dall (P. dalli)
Physeteridae
Physeter
  • Paus sperma (P. macrocephalus)
Kogiidae
Kogia
  • Paus nayan (K. breviceps)
  • Paus sperma kerdil (K. simus)
Iniidae
Inia
  • Lumba-lumba sungai araguaia (I. araguaiaensis)
  • Lumba-lumba sungai amazon (I. geoffrensis)
Lipotidae
Lipotes
  • Baiji (L. vexillifer)
Platanistidae
Platanista
  • Lumba-lumba sungai gangga (P. gangetica)
  • Lumba-lumba sungai indus (P. minor)
Pontoporiidae
Pontoporia
  • Lumba-lumba la plata (P. blainvillei)
Ziphiidae
(Hyperoodontidae)
Berardius
  • Paus brparuh arnoux (B. arnuxii)
  • Paus berparuh baird (B. bairdii)
Hyperoodon
  • Paus hidung-botol utara (H. ampullatus)
  • Paus hidung-botol selatan (H. planifrons)
Indopacetus
  • Paus hidung-botol tropis (I. pacificus)
Mesoplodon
  • Paus berparuh sowerby (M. bidens)
  • Paus berparuh andrews (M. bowdoini)
  • Paus berparuh hubbs (M. carlhubbsi)
  • Paus berparuh blainville (M. densirostris)
  • Paus berparuh gervais (M. europaeus)
  • Paus berparuh bergigi-kipas (M. ginkgodens)
  • Paus berparuh gray (M. grayi)
  • Paus berparuh hector (M. hectori)
  • Paus gigi-berangus (M. layardii)
  • Paus berparuh sejati (M. mirus)
  • Paus berparuh perrin (M. perrini)
  • Paus berparuh kerdil (M. peruvianus)
  • Paus berparuh stejneger (M. stejnegeri)
  • Paus bergigi-sekop (M. traversii)
Tasmacetus
  • Paus berparuh shepherd (T. sheperdi)
Ziphius
  • Paus berparuh cuvier (Z. cavirostris)
Pengidentifikasi takson
Lagenorhynchus albirostris
  • Wikidata: Q217147
  • Wikispecies: Lagenorhynchus albirostris
  • ADW: Lagenorhynchus_albirostris
  • BOLD: 29233
  • CoL: 3RWS7
  • CMS: lagenorhynchus-albirostris
  • EoL: 46559265
  • EUNIS: 8373
  • GBIF: 5220081
  • iNaturalist: 41505
  • IRMNG: 11342386
  • ITIS: 180442
  • IUCN: 11142
  • MDD: 1006417
  • MSW: 14300061
  • NatureServe: 2.104624
  • NBN: NHMSYS0000080196
  • NCBI: 27610
  • NOAA: white-beaked-dolphin
  • Observation.org: 435
  • OBIS: 137101
  • Open Tree of Life: 825969
  • Paleobiology Database: 63809
  • SeaLifeBase: 69383
  • Species+: 3918
  • WoRMS: 137101

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Deskripsi
  2. Persebaran dan habitat
  3. Perilaku
  4. Makanan
  5. Reproduksi
  6. Ancaman dan konservasi
  7. Lihat pula
  8. Referensi
  9. Pranala luar

Artikel Terkait

Lumba-lumba

mamalia laut yang berkerabat dekat dengan paus

Lumba-lumba samudra

Lumba-lumba samudra atau Delphinidae adalah sebuah famili lumba-lumba yang tersebar luas dan hidup di laut. Hingga sekarang, telah dikenal hampir 40 spesies

Lumba-lumba sungai

Lumba-lumba sungai adalah kategori nontaksonomis yang mencakup beberapa spesies lumba-lumba yang hidup di perairan tawar dan muara. Mereka tersebar di

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026