Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Litium (pengobatan)

Litium, (Lithium) atau dikenal juga dengan nama garam litium, adalah senyawa yang digunakan dalam pengobatan psikiatris. Senyawa litium bisa digunakan untuk mengatasi gangguan bipolar dan juga membantu pasien dengan gangguan depresi mayor yang tidak ada perbaikan pasca penggunaan obat antidepresan. Penggunaannya litium bisa menurunkan risiko bunuh diri. Rute pemberian obat melalui oral.

Wikipedia article
Diperbarui 7 April 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Litium (pengobatan)
Artikel ini bukan mengenai Litium.
Lithium
2D chemical structure of lithium carbonate
Litium karbonat
Data klinis
Nama dagangBanyak[1]
AHFS/Drugs.commonograph
MedlinePlusa681039
License data
  • US DailyMed: Lithium
Kategori
kehamilan
  • AU: D
    Rute
    pemberian
    Oral, parenteral
    Kelas obatMood stabilizer
    Status hukum
    Status hukum
    • AU: S4 (Prescription only)
    • CA: ℞-only
    • UK: POM (Hanya resep)
    • US: ℞-only
    Data farmakokinetika
    Bioavailabilitastergantung pada formulasi
    Pengikatan protein-
    MetabolismeGinjal
    Waktu paruh eliminasi24 jam, 36 jam (lansia)[2]
    Ekskresi>95% ginjal
    Pengenal
    Nama IUPAC
    • Litium(1+)
    Data sifat kimia dan fisik
    RumusLi+
    Massa molar6.941 g/mol
    Model 3D (JSmol)
    • Gambar interaktif
    SMILES
    • [Li+]
    InChI
    • InChI=1S/Li/q+1
    • Key:HBBGRARXTFLTSG-UHFFFAOYSA-N

    Litium, (Lithium) atau dikenal juga dengan nama garam litium, adalah senyawa yang digunakan dalam pengobatan psikiatris .[2] Senyawa litium bisa digunakan untuk mengatasi gangguan bipolar dan juga membantu pasien dengan gangguan depresi mayor yang tidak ada perbaikan pasca penggunaan obat antidepresan .[2] Penggunaannya litium bisa menurunkan risiko bunuh diri .[3] Rute pemberian obat melalui oral .[2]

    Kejadian efek samping yang umum pada penggunaan obat ini seperti poliuria, tremor, dan meningkatkan rasa haus.[2] Efek samping yang serius pada penggunaan obat ini antara lain hipotiroidisme, diabetes insipidus, dan toksisitas litium .[2] Penggunaan obat ini direkomendasikan untuk dilakukannya pemantauan konsentrasi darah agar mengurangi risiko toksisitas.[2] Apabila kadarnya terlalu tinggi dalam darah, berpotensi terjadinya diare, muntah, motorik yang buruk, mengantuk, dan telinga berdenging dapat terjadi.[2] Penggunaan untuk ibu hamil bisa membuat masalah pada bayi.[2] Cukup aman digunakan untuk ibu menyusui .[4] Garam litium masuk klasifikasi sebagai golongan penstabil suasana hati .[2] Mekanisme kerja dari litium belum diketahui secara pasti.[2]

    Di abad 19, senyawa litium digunakan pada penderita asam urat, epilepsi, dan kanker.[5] Penggunaan obat ini untuk pengobatan gangguan jiwa dimulai pada tahun 1948 oleh John Cade di Australia.[5] Litium masuk ke dalam Daftar Obat Esensial Organisasi Kesehatan Dunia .[6] Sudah tersedia sebagai obat generik .[2]

    Referensi

    1. ↑ "Lithium brands". Drugs.com. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 5 April 2017. Diakses tanggal 4 April 2017.
    2. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 "Lithium Salts". The American Society of Health-System Pharmacists. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2015-12-08. Diakses tanggal Dec 1, 2015.
    3. ↑ Cipriani, A; Hawton, K; Stockton, S; Geddes, JR (27 June 2013). "Lithium in the prevention of suicide in mood disorders: updated systematic review and meta-analysis". BMJ (Clinical Research Ed.). 346: f3646. doi:10.1136/bmj.f3646. PMID 23814104. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 7 May 2018. Diakses tanggal 7 May 2018.
    4. ↑ "Lithium use while Breastfeeding". LactMed. 2015-03-10. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 8 December 2015. Diakses tanggal 1 December 2015.
    5. 1 2 Sneader, Walter (2005). Drug discovery : a history (Edisi Rev. and updated). Chichester: Wiley. hlm. 63. ISBN 9780471899792. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2017-09-08.
    6. ↑ World Health Organization (2019). World Health Organization model list of essential medicines: 21st list 2019. Geneva: World Health Organization. hdl:10665/325771. WHO/MVP/EMP/IAU/2019.06. License: CC BY-NC-SA 3.0 IGO.
    Basis data pengawasan otoritas: Nasional Sunting di Wikidata
    • Republik Ceko

    Bagikan artikel ini

    Share:

    Daftar Isi

    1. Referensi
    Jakarta Aktual
    Jakarta Aktual© 2026