Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Arus searah

Arus searah adalah arus listrik yang nilainya tidak berubah. Arah pengaliran arus listriknya hanya positif atau hanya negatif saja. Arus searah didefinisikan sebagai arus listrik yang mempunyai nilai tetap atau konstan terhadap satuan waktu. Nilai ini ditinjau dari pengaliran arus listrik pada waktu yang berbeda dan akan selalu mendapatkan nilai yang sama. Sumber tegangan listrik dan arus searah diperoleh dari elemen-elemen seperti elemen volta, baterai, dan akumulator, yang merupakan suatu energi listrik yang mengalir secara merata pada setiap saat. Alat pengukur tegangan dan arus searah yaitu jenis kumparan berputar yang terdiri dari sebuah kumparan yang berada dalam suatu medan magnet permanen. Kumparan yang disanggah oleh sumbu yang dilengkapi dengan pegas, apabila dialiri arus maka kumparan tersebut akan berputar. Pada saat momen putar yang timbul akibat adanya interaksi antara medan magnet dan arus listrik kumparan maka perputaran tersebut akan mencapai kududukan tertentu. Terjadinya defleksi maksimum disebabkan oleh arus listrik maksimum yang diperbolehkan mengalir pada kumparan. Untuk mendapatkan kumparan yang ringan, maka harus dibuat dari kawat yang halus sehingga arus listrik yang mengalir padanya sangat terbatas dan disebut dengan resistansi internal alat ukur.

aliran elektron dari suatu titik yang energi potensialnya tinggi ke titik lain yang energi potensialnya lebih rendah
Diperbarui 14 November 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Arus searah
Beberapa contoh listrik arus listrik searah
Artikel ini merupakan bagain dari seri
Listrik dan Magnet
Alt text
Michael Faraday, bapak kelistrikan dunia dan sosok penting pada ilmu kemagnetan.

Buku rujukan
Statika listrik
  • Muatan listrik
  • Medan listrik
  • Insulator
  • Konduktor
  • Ketribolistrikan
  • Induksi Listrik Statis
  • Hukum Coulomb
  • Hukum Gauss
  • Fluks listrik / energi potensial
  • Momen polaritas listirk
Statika magnet
  • Hukum Ampere
  • Medan magnet
  • Magnetisasi
  • Fluks magnetik
  • Kaidah tangan kanan
  • Kaidah tangan kiri
  • Hukum Biot–Savart
  • Hukum magnet Gauss
  • Momen polaritas magnetik
  • Gaya gerak magnet
Dinamika listrik
  • Gaya Lorentz
  • Hukum Faraday
  • Hukum Lenz
  • Persamaan Maxwell
  • Medan magnetik listrik
  • Radiasi magnetik listrik
Rangkaian listrik
  • Arus listrik
  • Potensi listirk
  • Tegangan listrik
  • Hambatan
  • Hukum Ohm
  • Hukum Kirchoff
  • Rangkaian seri
  • Rangkaian paralel
  • Arus searah
  • Arus bolak-balik
  • Jembatan Wheatstone
  • Daya listrik
  • Energi listrik
  • Gaya gerak listrik
  • Kapasitansi
  • Induktansi
  • Impedansi
Ilmuwan
  • Ampère
  • Biot
  • Coulomb
  • Davy
  • Einstein
  • Faraday
  • Fizeau
  • Gauss
  • Henry
  • Hertz
  • Joule
  • Lenz
  • Lorentz
  • Maxwell
  • Neumann
  • Ørsted
  • Ohm
  • Tesla
  • Kelvin
  • Volta
  • Weber
  • Poisson
  • Wheatstone
  • l
  • b
  • s

Arus searah (bahasa Inggris: direct currentcode: en is deprecated ) adalah arus listrik yang nilainya tidak berubah. Arah pengaliran arus listriknya hanya positif atau hanya negatif saja.[1] Arus searah didefinisikan sebagai arus listrik yang mempunyai nilai tetap atau konstan terhadap satuan waktu. Nilai ini ditinjau dari pengaliran arus listrik pada waktu yang berbeda dan akan selalu mendapatkan nilai yang sama.[2] Sumber tegangan listrik dan arus searah diperoleh dari elemen-elemen seperti elemen volta, baterai, dan akumulator, yang merupakan suatu energi listrik yang mengalir secara merata pada setiap saat.[3] Alat pengukur tegangan dan arus searah yaitu jenis kumparan berputar yang terdiri dari sebuah kumparan yang berada dalam suatu medan magnet permanen. Kumparan yang disanggah oleh sumbu yang dilengkapi dengan pegas, apabila dialiri arus maka kumparan tersebut akan berputar. Pada saat momen putar yang timbul akibat adanya interaksi antara medan magnet dan arus listrik kumparan maka perputaran tersebut akan mencapai kududukan tertentu. Terjadinya defleksi maksimum disebabkan oleh arus listrik maksimum yang diperbolehkan mengalir pada kumparan. Untuk mendapatkan kumparan yang ringan, maka harus dibuat dari kawat yang halus sehingga arus listrik yang mengalir padanya sangat terbatas dan disebut dengan resistansi internal alat ukur.[4]

Sejarah

Thomas Alva Edison merupakan orang pertama yang melakukan penyaluran tenaga listrik arus searah secara komersial pada akhir abad ke-19. Namun, semakin berkembangnya teknologi, listrik arus bolak-balik lebih mudah digunakan dibandingkan dengan listrik arus searah dalam melakukan penyaluran dan pembagian tenaga listrik. Hal ini membuat arus searah tidak memiliki penggunaan dalam skala besar pada sistem tenaga listrik.[5]

Sumber energi

Sumber arus searah merupakan sumber energi listrik yang dapat menimbulkan arus listrik yang besar dan arahnya selalu tetap. Sumber arus searah diperoleh dari proses kimia yang disebut elemen-elemen elektrokimia. Elemen elektrokimia dibagi menjadi dua golongan, yaitu elemen primer dan elemen sekunder. Contoh elemen primer yaitu : elemen volta, elemen Leclance, elemen kering, elemen alkalin, dan elemen raksa, sedangkan contoh elemen sekunder adalah akumulator. Sumber lain arus searah yaitu generator arus searah.[6] Generator merupakan alat yang dapat mengubah energi mekanik menjadi energi listrik ditandai dengan terjadinya peristiwa induksi. Dengan mengubah bentuk cincin terminalnya, maka generator arus searah dapat menghasilkan gaya gerak listrik induksi ke satu arah dan cincin ini disebut cincin belah atau komutator.[7]

Elemen primer

Elemen primer adalah elemen yang hanya dapat digunakan selama reaksi kimia yang terjadi sedang berlangsung. Jika reaksi kimia yang terjadi pada elemen primer habis, maka bahan kimia di dalamnya tidak dapat dikembalikan seperti semula.[8]

Elemen sekunder

Elemen sekunder adalah elemen yang bahan-bahan pereaksinya dapat diperbaharui kembali jika bahan-bahan pereaksinya tidak dapat berfungsi. Dengan cara mengalirkan arus listrik dari sumber luar yang arahnya berlawanan dengan arus listrik yang dihasilkan.[8]

Elemen Volta

Susunan elemen Volta terdiri atas:[8]

  • elektrode negatif (katoda) yaitu elektrode yang terbuat dari bahan seng (Zn)
  • elektrode positif (anoda) yaitu elektrode yang terbuat dari bahan tembaga (Cu)
  • elektrolit yaitu elektrolit yang terbuat dari asam sulfat (H2SO4).

Elemen Daniel

Susunan Elemen Daniel terdiri atas:[9]

  • Anoda yaitu elemen yang terbuat dari material/bahan tembaga (Cu)
  • Katode yaitu elemen yang terbuat dari bahan seng (Zn)
  • Elektrolit yaitu elemen yang terbuat dari bahan cair asam sulfat (H2SO4)
  • Depolarisator merupakan elemen yang terdiri dari bahan tembaga sulfat (CuSO4)

Elemen kering

Cara kerja dari elemen kering yaitu ketika kedua elektrode dihubungkan dengan suatu penghantar maka akan terjadi reaksi kimia yang menghasilkan aliran arus listrik. Kemudian akan terjadi gelembung gas Hidrogen yang selanjutnya akan diserap oleh campuran MnO2+C sehingga tidak menempel pada anoda. Energi listrik yang dihasilkan oleh baterai terjadi karena baterai tersebut mengubah energi kimia menjadi energi listrik yang menghasilkan beda potensial +1,5 Volt. Elemen primer yang tidak dapat diisi ulang jika muatannya habis yaitu sel karbon seng, tetapi ada juga sel kering yang biasa diisi ulang seperti sel Nicad.[9]

Susunan elemen kering yang paling umum digunakan adalah sel karbon seng, diantaranya:[9]

  • Anoda merupakan elemen yang terbuat dari batang karbon (C)
  • Katoda merupakan elemen yang terbuat dari seng (Zn)
  • Elektrolit adalah dari unsur amonium klorida (NH4Cl)
  • Depolarisator merupakan elemen yang terbuat dari bahan karbon dioksida dan serbuk karbon (MnO2 + C).

Akumulator

Sebuah akumulator 12 Volt terdiri dari 6 sel yang disusun seri dan satu sel akumulator menghasilkan beda potensial + 2 Volt. Dalam melakukan pengisian akumulator, yang harus listrik dilakukan adalah mengalirkan arus searah yang memiliki beda potensial lebih besar dari beda potensial akumulator. Hal tersebut dilakukan dengan cara menghubungkan kutub positif sumber arus listrik pengisi dengan kutub positif akumulator (PbO2) dan kutub negatif sumber arus listrik pengisi dengan kutub negatif akumulator (Pb). Satuan dalam pengukuran kapasitas penyimpanan akumulator yaitu ampere hour (AH).[10]

Susunan material akumulator sebagai berikut:[10]

  • Anoda terbuat dari material timbal dioksida (PbO2)
  • Katode terbuat dari material timbal (Pb)
  • Elektrolit terbuat dari asam sulfat (H2SO4)

Ketika akumulator digunakan, maka akan terjadi:[10]

  • Berubahnya energi kimia menjadi energi listrik
  • Reaksi kimia: PbO2 + Pb + 2 H2SO4 2PbSO4 + 2H2O.
  • Berubahnya energi listrik menjadi energi kimia
  • Reaksi kimia: 2PbSO4 + 2H2O PbO2 + Pb + 2H2SO4

Termoelemen

Termoelemen merupakan sumber arus listrik searah yang proses terjadinya akibat adanya perbedaan suhu. Perubahan energi panas menjadi energi listrik termasuk proses Termoelemen yang pertama kali ditemukan oleh John Seebach (1826). Apabila perbedaan suhu antara titik A dan B pada suatu logam semakin besar, maka semakin besar pula arus listrik yang mengalir.

Generator arus searah

Generator arus searah merupakan suatu alat yang dapat mengubah energi mekanik menjadi energi listrik yang disebabkan oleh peristiwa induksi. Pada prinsipnya generator menghasilkan arus bolak balik yang memiliki dua cincin yang terpisah, sedangkan pada generator arus searah menggunakan komutator satu cincin yang terbelah dua.

Sel fotovoltaik

Sel fotovoltaik atau sel surya termasuk alat semikonduktor yang terdiri dari komponen dioda sambungan P-N. di mana sel fotovoltaik berfungsi mengubah sinar matahari menjadi energi listrik. Cara kerjanya adalah jika pelat foil alumunium terkena sinar matahari, maka akan menimbulkan panas kemudian selanjutnya diteruskan ke pelat yang terbuat dari silicon yang bersifat semikonduktor. Ketika suhu semakin tinggi, maka elektron-elektronnya terlepas dari silikon kemudian masuk pada foil alumunium dan selanjutnya muatan-muatan positifnya menempel pada kedua foil besi. Proses tersebut akan menghasilkan aliran elektron atau sering disebut arus listrik apabila kedua foil tersebut dihubungkan pada suatu rangkaian. Proses tersebut terjadi karena adanya beda potensial antara kedua foil.[11]

Arus bolak balik

Arus bolak-balik merupakan suatu tegangan dan arus listrik yang besar dan arahnya berubah-ubah secara periodik dalam waktu tertentu. Arus bolak-balik memiliki gelombang yang berbentuk sinusoida, sehingga memungkinkan penyaluran energi yang paling efisien. Penyaluran arus bolak-balik dimulai dari sumbernya menuju ke pelanggan misalnya ke kantor-kantor dan rumah-rumah penduduk, serta sinyal-sinyal radio atau audio yang disalurkan melalui kabel.[12]

Media

Penyearah

Penyearahan dilakukan dengan tujuan memperoleh arus searah, di mana arus searah ini mengandung komponen arus bolak-balik. Riak tegangan pada penyearah setengah gelombang lebih besar dari penyearah gelombang penuh. Untuk meloloskan komponen searah dan mencegah komponen bolak-balik, maka digunakan penyaring dalam memperkecil riak tegangan. SIfat dari penyearah ialah:[13]

  1. Peneyearah merupakan alat listrik yang berfungsi untuk mengubah arus bolak-balik menjadi arus searah, sesuai dengan kapasitas batterai yang diperlukan.
  2. Peneyarah harus selalu terhubung dengan baterai.
  3. Penyearah harus diperiksa kondisi baterainya secara periodik dan rutin.

Baterai

Baterai memiliki sifat sebagai berikut:[14]

  1. Alat yang menghasilkan sumber tenaga listrik arus searah yang diperoleh melalui proses kimia.
  2. Baterry merupakan sumber arus searah yang berfungsi untuk menggerakkan peralatan kontrol, relai pengaman, motor penggerak CB, DS, dan lain-lain.
  3. Sumber arus searah ini harus selalu terhubung dengan penyearah.
  4. Sumber arus searah ini harus diperiksa secara rutin kondisi air, kebersihan dan berat jenisnya.

Referensi

  1. ↑ Ponto 2018, hlm. 43.
  2. ↑ Safitri, N., Sutyati, dan Rachmawati (2017). Analisa Rangkaian Listrik (Teori Dasar, Penyelesaian Soal dan Soal-Soal Latihan) (PDF). Lhokseumawe, Aceh: Politeknik Negeri Lhokseumawe. ISBN 978-602-17282-5-3. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  3. ↑ Ponto 2018, hlm. 40.
  4. ↑ Sudirham 2012, hlm. 181-182.
  5. ↑ Ponto 2018, hlm. 45.
  6. ↑ Soebyakto 2017, hlm. 28.
  7. ↑ Soebyakto 2017, hlm. 49-50.
  8. 1 2 3 Ponto 2018, hlm. 47.
  9. 1 2 3 Ponto 2018, hlm. 48-49.
  10. 1 2 3 Ponto 2018, hlm. 49.
  11. ↑ Ponto 2018, hlm. 50.
  12. ↑ Ponto 2018, hlm. 51.
  13. ↑ Sudirham 2012, hlm. 203.
  14. ↑ Ismara, K.I. dan Prianto, E. (2016). Keselamatan dan Kesehatan Kerja di Bidang Kelistrikan (Elektrical Safety) (PDF). Solo: Adimeka. ISBN 978-602-7615-11-3. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)

Daftar Pustaka

  1. Ponto, H. (2018). Dasar Teknik Elektro (PDF). Yogyakarta: Deepublish. ISBN 978-623-7022-93-0. Diarsipkan (PDF) dari versi aslinya tanggal 2021-01-31. Diakses tanggal 2021-01-24.
  2. Soebyakto (2017). Fisika Terapan 2 (PDF). Tegal: Badan Penerbit Universitas Pancasakti Tegal. ISBN 978-602-73169-4-2. Pemeliharaan CS1: Ref menduplikasi bawaan (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  3. Sudirham, S. (2012). Analisis Rangkaian Listrik (PDF). Bandung: Darpublic. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
Internasional
  • GND
  • FAST
Nasional
  • Amerika Serikat
  • Prancis
  • Data BnF
  • Republik Ceko
  • Israel
    • 2
Lain-lain
  • Yale LUX

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Sejarah
  2. Sumber energi
  3. Elemen primer
  4. Elemen sekunder
  5. Elemen Volta
  6. Elemen Daniel
  7. Elemen kering
  8. Akumulator
  9. Termoelemen
  10. Generator arus searah
  11. Sel fotovoltaik
  12. Arus bolak balik
  13. Media
  14. Penyearah
  15. Baterai
  16. Referensi

Artikel Terkait

Energi surya

energi matahari yang terbarukan

Elektron

partikel subatom yang bermuatan negatif

Titik kuantum

partikel semikonduktor

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026