Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

BerandaWikiLewat Tengah Malam (film 2007)
Artikel Wikipedia

Lewat Tengah Malam (film 2007)

Lewat Tengah Malam adalah film horor Indonesia tahun 2007 yang disutradarai oleh Koya Pagayo berdasarkan skenario yang ditulis oleh Ery Sofid. Film ini dibintangi oleh Joanna Alexandra, Catherine Wilson, Andhika Pratama, Ichi Nuraini, Krisna Murti Wibowo, Fenita Z. Zawawi dan Renny Umari, dengan alur cerita mengenai seorang gadis kesepian bernama Alice yang yakin bahwa dirinya dihantui arwah. Film ini dirilis di bioskop pada 8 Maret 2007.

Film Indonesia tahun 2007 karya Koya Pagayo
Diperbarui 13 Februari 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Lewat Tengah Malam (film 2007)
Artikel ini berisi tentang film tahun 2007. Untuk film tahun 1971, lihat Lewat Tengah Malam (film 1971). Untuk kegunaan lain, lihat Lewat Tengah Malam.
Lewat Tengah Malam
Poster film
SutradaraKoya Pagayo
Produser
Ody Mulya Hidayat

Yoen K. (produser eksekutif)

SkenarioEry Sofid
PemeranJoanna Alexandra
Catherine Wilson
Andhika Pratama
Ichi Nuraini
Krisna Murti Wibowo
Fenita Z. Zawawi
Renny Umari
Penata musikTeguh Pribadi
SinematograferDharma You
PenyuntingAziz Natandra
Perusahaan
produksi
Cinema Factory Production
DistributorMaxima Pictures
I-Media Entertainment
Rapi Films
Falcon Pictures
Tanggal rilis
8 Maret 2007
Durasi90 menit
NegaraIndonesia
BahasaBahasa Indonesia

Lewat Tengah Malam adalah film horor Indonesia tahun 2007 yang disutradarai oleh Koya Pagayo berdasarkan skenario yang ditulis oleh Ery Sofid. Film ini dibintangi oleh Joanna Alexandra, Catherine Wilson, Andhika Pratama, Ichi Nuraini, Krisna Murti Wibowo, Fenita Z. Zawawi dan Renny Umari, dengan alur cerita mengenai seorang gadis kesepian bernama Alice yang yakin bahwa dirinya dihantui arwah. Film ini dirilis di bioskop pada 8 Maret 2007.[1]

Plot

Alice dan ibunya, Tara, pindah ke sebuah apartemen untuk menenangkan diri setelah Tara bercerai dengan ayah Alice, Yuga, yang dianggap gila saat Yuga dimasukkan ke rumah sakit jiwa karena merasa dirinya diteror oleh seorang hantu perempuan. Yuga ternyata telah mencabut bola matanya agar terhindar dari kejaran hantu tersebut. Sejak pindah ke apartemen tersebut, Alice selalu merasa bahwa ada hantu yang meneror dirinya. Namun Tara tidak pernah mengindahkan keluhan tersebut. Di sekolah, Alice yang seorang penyendiri merasakan bahwa seluruh hantu mulai "tertarik" kepada dirinya, seperti hantu siswi SMA bernama Keke Kusuma yang muncul di hadapannya setelah dia melihat berita mengenai kejadian bunuh diri-nya di papan pengumuman sekolah. Melvi, yang menjadi kekasih Ramon, merasakan bahwa Ramon lebih mementingkan sahabatnya, Alice, daripada Melvi sendiri. Setelah bertengkar dengan Melvi di sekolah, Ramon menemui Alice di sebuah danau di mana mereka sering menghabiskan waktu ketika membolos sekolah. Ramon kemudian memberikan sketsa potret Alice kepadanya.

Pada malam hari, Tara melihat seseorang berada di dalam apartemennya, tetapi ternyata tidak menemukan siapapun. Saat Alice hendak berangkat sekolah, Tara menegur Alice dan memaksanya untuk melepas semua gantungan bawang-bawang di kamarnya. Dalam kilas balik, terungkap bahwa Tara menderita tumor otak stadium menengah. Ia hanya diberikan obat penahan rasa sakit yang berisiko menyebabkan halusinasi dan kehilangan ingatan tertentu. Alice, Tara dan Ramon mulai sering diganggu juga oleh hantu, sementara Alice mulai membolos sekolah akibat takut dengan teror hantu yang terus menganggunya. Tara menghukum Alice dengan menguncinya di dalam ruangan penuh barang yang segera disesalinya. Di apartemen mereka, seorang perempuan bernama Yona yang mengaku sebagai tetangga mereka sering tiba-tiba muncul. Suatu hari Tara mengetahui dari satpam apartemen bahwa Jona sebenarnya adalah seorang wanita yang sudah meninggal dunia. Di rumah sakit jiwa, Yuga mencoba memotong kupingnya sendiri karena teror yang dialaminya. Yuga mengingat selingkuhannya bernama Erma yang dibunuhnya karena tidak ingin menggugurkan kandungannya setelah dihamili oleh Yuga. Yuga terpaksa membunuhnya, karena Erma telah mengancam keselamatan Alice dan Tara. Hantu Erma lah yang selama ini terus meneror Yuga selama ini.

Ramon kembali menghampiri Alice yang menyendiri di danau. Melvi mendatangi mereka dan mulai marah kepada Ramon akibat rasa cemburunya kepada Alice. Setelah adu mulut, Melvi tiba-tiba jatuh pingsan, yang kemudian dibawa Ramon ke rumah sakit. Alice melihat sebuah buku dari tas Ramon yang terjatuh, lalu ia mengambilnya. Di kantor tempat kerja Tara, teman kerjanya, Anna, mengembalikan camrecorder yang dipinjamnya dari Tara dan menyampaikan bahwa ia secara tidak sengaja menonton isi rekaman dari kaset video yang di dalamnya yang mengungkap tentang pertengkaran antara Alice dan Tara mengenai perselingkuhan Yuga dan Erma. Malam itu, Alice terbangun dari mimpi buruknya dan membaca buku harian Ramon yang berisi curahan hatinya yang mengatakan bahwa dia bisa melihat arwah Alice dan bertanya-tanya mengapa Alice selama ini selalu merasa bahwa dirinya masih hidup. Di tempat lain, Tara melihat kamera video tersebut di apartemen dan mengingat momen ketika Yuga lari dari rumah sakit dan menelponnya dan memberitahu bahwa dia telah membunuh Erma serta ingin bertemu Alice. Ketika itu, Tara menjawabnya bahwa semua sudah terlambat, karena Alice telah meninggal di tangannya sendiri setelah pertengkaran hebat mereka. Alice berjalan ke dalam ruangan penuh barang dalam apartemennya dan menemukan mayat Alice di dalam sebuah kulkas, dan telah memastikan bahwa dirinya memang telah benar-benar meninggal. Alice kemudian berjalan di koridor apartemen dan saat menengok ke belakang, dia melihat seorang hantu wanita yang sedang tersenyum.

Pemeran

  • Joanna Alexandra sebagai Alice
  • Catherine Wilson sebagai Tara
  • Andhika Pratama sebagai Ramon
  • Ichi Nuraini sebagai Melvi
  • Krisna Murti Wibowo sebagai Yuga
  • Fenita Z. Zawawi sebagai Anna
  • Renny Umari sebagai Jona

Referensi

  1. ↑ "'LEWAT TENGAH MALAM', Arwah Penasaran itu Adalah Diriku". KapanLagi.com. 2007-03-08. Diakses tanggal 2026-02-13.

Pranala luar

  • Lewat Tengah Malam di IMDb (dalam bahasa Inggris)
  • (Indonesia) 'LEWAT TENGAH MALAM', Arwah Penasaran itu Adalah Diriku @ KapanLagi.com
  • (Indonesia) 'Lewat Tengah Malam': Hantu Diteror Hantu @ Detik.com
  • l
  • b
  • s
Film yang disutradarai Nayato Fio Nuala
sebagai Nayato Fio Nuala
The Soul (2002)  • Ekskul (2006)  • Cinta Pertama (2006)  • Kangen (2007)  • The Butterfly (2007)  • Kereta Hantu Manggarai (2008)  • Hantu Perawan Jeruk Purut (2008)  • Putih Abu-Abu dan Sepatu Kets (2009)  • Kuntilanak Kamar Mayat (2009)  • Virgin 2: Bukan Film Porno (2009)  • 18+ (2010)  • Kain Kafan Perawan (2010)  • Affair (2010)  • Belum Cukup Umur (2010)  • Akibat Pergaulan Bebas (2010)  • Not For Sale (2010)  • Pocong Jumat Kliwon (2010)  • Pengantin Pantai Biru (2010)  • Gaby dan Lagunya (2010)  • Heart 2 Heart (2010)  • Mengejar Setan (2013)  • Thank You Cinta (2014)  • 17 Tahun ke Atas (2014)  • After School Horror (2014)  • Hantu Pohon Boneka (2014)  • Tiger Boy (2015)
sebagai Koya Pagayo
Ada Hantu di Sekolah (2004)  • Panggil Namaku Tiga Kali (2005)  • 12:00 am (2005)  • Hantu Jeruk Purut (2006)  • Lewat Tengah Malam (2007)  • Malam Jumat Kliwon (2007)  • Hantu Ambulance (2008)  • Hantu Jamu Gendong (2009)  • Jeritan Kuntilanak (2009)  • Te(Rekam) (2010)  • Nakalnya Anak Muda (2010)  • Kalung Jailangkung (2011)  • Dendam dari Kuburan (2012)  • Ada Hantu di Vietnam (2012)  • Disini Ada Yang Mati (2013)  • Pocong Pasti Berlalu (2014)
sebagai Ian Jacobs
Sarang Kuntilanak (2008)  • Merem Melek (2008)  • Kuntilanak Beranak (2009)  • Pocong Kamar Sebelah (2009)  • Pocong Jalan Blora (2009)
sebagai Pingkan Utari
Me vs High Heels (2005)  • Gotcha (2006)

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Plot
  2. Pemeran
  3. Referensi
  4. Pranala luar

Artikel Terkait

Hayria Lontoh

pemeran perempuan asal Indonesia

Daftar produksi Kharisma Starvision Plus

artikel daftar Wikimedia

Hantu Jeruk Purut

film Indonesia tahun 2006

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026