Kilas balik, atau dalam istilah formal dikenal sebagai analepsis, adalah sebuah adegan sisipan yang membawa alur cerita kembali ke masa lalu dari titik waktu yang sedang berlangsung dalam narasi. Kilas balik umumnya digunakan untuk menuturkan peristiwa yang terjadi sebelum rangkaian utama cerita, sehingga memberikan latar belakang penting bagi pembaca atau penonton.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia


Kilas balik (Inggris: flashback), atau dalam istilah formal dikenal sebagai analepsis, adalah sebuah adegan sisipan yang membawa alur cerita kembali ke masa lalu dari titik waktu yang sedang berlangsung dalam narasi.[1] Kilas balik umumnya digunakan untuk menuturkan peristiwa yang terjadi sebelum rangkaian utama cerita, sehingga memberikan latar belakang penting bagi pembaca atau penonton.[2]
Sebaliknya, kilas maju (flashforward atau prolepsis) menampilkan peristiwa yang akan terjadi di masa depan.[3] Baik kilas balik maupun kilas maju berfungsi untuk memperkuat koherensi cerita, mengembangkan karakter, atau menambah struktur dalam narasi.
Dalam karya sastra, dikenal dua bentuk kilas balik: analepsis internal, yaitu kilas balik yang merujuk pada titik waktu lebih awal dalam narasi yang sama; dan analepsis eksternal, yaitu kilas balik yang mengacu pada peristiwa yang terjadi sebelum narasi dimulai.[4]