Left-Handed Girl adalah film drama yang ditulis, diproduksi dan disutradarai oleh Shih-Ching Tsou. Film ini dibintangi oleh Janel Tsai, Ma Shih-Yuan, Nina Ye, Brando Huang, Akio Chen dan Xin-Yan Chao. Sean Baker juga berperan sebagai penulis, produser dan editor.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Left-Handed Girl | |
|---|---|
Poster promosi | |
| Nama lain | |
| Mandarin | 左撇子女孩 |
| Sutradara | Shih-Ching Tsou |
| Produser |
|
| Ditulis oleh |
|
| Pemeran |
|
| Sinematografer |
|
| Penyunting | Sean Baker |
Perusahaan produksi |
|
| Distributor |
|
Tanggal rilis |
|
| Durasi | 109 menit[1] |
| Negara |
|
| Bahasa |
|
Left-Handed Girl (Hanzi: 左撇子女孩) adalah film drama yang ditulis, diproduksi dan disutradarai oleh Shih-Ching Tsou. Film ini dibintangi oleh Janel Tsai, Ma Shih-Yuan, Nina Ye, Brando Huang, Akio Chen dan Xin-Yan Chao. Sean Baker juga berperan sebagai penulis, produser dan editor.
Film ini mengadakan pemutaran perdana di bagian Critics' Week Festival Film Cannes 2025 pada 15 Mei. Film ini dirilis di bioskop Prancis pada 17 September 2025 dan di Amerika Serikat secara terbatas pada 14 November, sebelum ditayangkan di Netflix pada 28 November. Film ini terpilih sebagai perwakilan Taiwan untuk Film Internasional Terbaik di Academy Awards ke-98,[2] yang kemudian masuk dalam daftar pendek bulan Desember.[3]
Seorang ibu tunggal, Shu-Fen pindah bersama kedua putrinya, I-Jing yang berusia 5 tahun dan I-Ann yang sudah berada di usia kuliah. Mereka kembali ke Taipei untuk membuka warung mie di pasar malam, sementara I-Ann bekerja di kios sirih menjadi gadis buah pinang. Setelah mengetahui bahwa suaminya yang telah lama meninggalkannya, menderita penyakit mematikan, Shu-Fen semakin terlilit hutang demi membiayai pengobatan dan pemakamannya. Hal tersebut membuat Shu-Fen tidak mampu membayar sewa warung mie dan terancam diusir oleh pemilik tempat, smentara I-Ann merasa muak dengan sikap ibunya yang semakin memperlebar jurang antara ibu dan anak. Sementara itu, saat bertemu kembali dengan kakek-neneknya, Wen-Xong Chen dan Xue-Mei Wu, I-Jing yang kidal diberitahu oleh kakeknya yang kuno bahwa tangan kiri adalah "tangan setan" dan I-Jing dilarang menggunakannya selama berada di rumah kakeknya. Karena salah menafsirkan takhayul tersebut, I-Jing percaya bahwa dia tidak bertanggung jawab atas perilaku buruk apa pun yang dilakukan dengan tangan kirinya, dan mulai mencuri dari kios-kios pasar dekat warung Shu-Fen.
Suatu ketika, I-Ann diundang ke pesta di sebuah motel oleh seorang teman sekolah lamanya. Di sana terungkap bahwa dia dulunya adalah siswa berprestasi dan gadis populer di sekolah, tetapi harus putus sekolah karena masalah keuangan. I-Ann juga mengklaim harus pindah karena ayahnya yang meninggalkannya. Saat duduk bersebelahan di pesta, salah satu teman I-Ann dengan nada mengejek “menawar” dirinya, sehingga membuat I-Ann pergi dengan marah. I-Ann juga menjalin hubungan seksual dengan bosnya, A-Ming, yang istrinya akhirnya mengetahui hubungan tersebut dan melabrak I-Ann di tempat kerja. I-Ann mengungkapkan bahwa dia hamil anak A-Ming dan mengundurkan diri dari pekerjaannya.
I-Jing, saat bermain dengan meerkat peliharaan peninggalan mendiang suami Shu-Fen, melempar bola dengan tangan kirinya, hingga menyebabkan meerkat itu jatuh dari balkon apartemen dan mati. Merasa sedih dan bersalah, I-Jing menyalahkan "tangan setan". Tak lama kemudian, Shu-Fen mengunjungi rumah ibunya untuk meminta uang, tetapi Xue-Mei menolak. Diam diam, Xue-Mei terlibat dalam operasi imigrasi ilegal dan menaruh sebuah amplop berisi paspor di meja. I-Jing, yang tidak menyadari kejahatan tersebut tetapi mengetahui bahwa paspor itu berharga, mencurinya saat kedua wanita itu bertengkar. Tindakannya ini tanpa sengaja menyelamatkan Xue-Mei dari penggerebekan agen imigrasi. Ketika I-Jing mencoba menggadaikan paspor tersebut, pemilik toko menghubungi keluarga I-Jing. I-Ann menjemputnya dan mengetahui keyakinan I-Jing tentang "tangan setan" serta serangkaian pencurian yang dilakukannya. I-Ann meyakinkan I-Jing bahwa takhayul itu tidak benar, serta menegaskan bahwa kematian meerkat hanyalah kecelakaan. Ia kiga mengajak I-Jing untuk mengembalikan barang-barang curian dan meminta maaf kepada para pemilik kios. Sebagai ucapan terima kasih atas tindakan I-Jing terkait paspor, Xue-Mei akhirnya memberi Shu-Fen uang untuk membayar sewa warung mie.
Keluarga tersebut kemudian menghadiri pesta ulang tahun Xue-Mei yang keenam puluh. A-Ming, yang telah berusaha menghubungi I-Ann tanpa hasil, tiba bersama istrinya setelah mengetahui lokasi acara. Di hadapan keluarga besar, istrinya dengan lantang mengungkap perselingkuhan suaminya dan kehamilan I-Ann, serta bersikeras menyatakan bahwa mereka akan mengadopsi dan membayar semua biaya bila bayi tersebut berjenis kelamin laki-laki. I-Ann membalas dengan mengatakan bahwa dia telah menggugurkan kandungannya, yang menyebabkan terjadinya pertengkaran, di mana akhirnya pasangan itu diusir. Kejadian tersebut sangat mengejutkan Shu-Fen, yang kemudian memarahi I-Ann karena tidak pernah belajar dari masa lalunya. Merasa frustasi, I-Ann minum banyak, dan akhirnya mengungkapkan rahasia keluarga mereka: I-Jing sebenarnya adalah putri kandungnya, bukan putri Shu-Fen, dan Shu-Fen telah menutupi kebenaran tersebut untuk memberi putrinya kesempatan yang lebih baik dalam prospek pernikahan.
Film ini berakhir dengan I-Ann memilih untuk bekerja di warung mie bersama keluarganya. Dia dan I-Jing mulai membangun fondasi hubungan mereka kali ini sebagai ibu dan anak.
Naskah film ini ditulis oleh Shih-Ching Tsou dan Sean Baker pada tahun 2010.[4] Pada November 2012, Baker mengungkapkan proyek tersebut, dengan Shih-Ching Tsou ditunjuk sebagai sutradara, namun film ini mengalami kesulitan dalam mendapatkan pembiayaan.[5]
Pengambilan gambar utama dimulai pada Juli 2022.[6] Pada Februari 2025, film ini hampir selesai pascaproduksi.[7] Film ini diambil menggunakan iPhone.[8]
Left-Handed Girl melakukan pemutaran perdananya di Festival Film Cannes 2025 di bagian Critics' Week di mana film ini memenangkan Gan Foundation Award untuk Distribusi.[9][10] Pada Mei 2025, Netflix memperoleh hak atas film ini untuk seluruh dunia kecuali Baltik, Benelux, Yunani, Hong Kong, Israel, Italia, Prancis, Jepang, Korea Selatan, Spanyol, Skandinavia, Polandia dan Taiwan.[11] Film ini juga diputar di bagian Kompetisi Festival Film Internasional Busan ke-30 pada 22 September 2025 untuk 'Bosan Awards',[12] 'Bagian Resmi' Festival Film Internasional Valladolid ke-70,[13] Festival Film London BFI ke-69 pada 15 Oktober 2025,[14] dan Festival Film Roma ke-20,[15] di mana film ini memenangkan Film Terbaik.[16]
Film ini dirilis di Amerika Serikat secara terbatas pada 14 November 2025, sebelum mulai ditayangkan di Netflix pada 28 November 2025.[17]
Pada Agustus 2025, Kementerian Kebudayaan Taiwan mengajukan Left-Handed Girl untuk berkompetisi dalam kategori Film Fitur Internasional Terbaik di Academy Awards ke-98.[18]
Di situs web agregator ulasan Rotten Tomatoes, 98% pada 104 ulasan para kritikus adalah positif. Konsensus situs web berbunyi: "Sebuah tur hangat melalui Taipei yang dibedakan oleh kekhasan budaya yang nyata dan dinamika keluarga yang dapat dipahami, Left-Handed Girl adalah film fitur solo pertama yang sukses dari penulis-sutradara Shih-Ching Tsou."[19] Di situs Metacritic, yang menggunakan sistem penilaian rata-rata tertimbang, film ini mendapatkan skor 77 dari 100, berdasarkan 18 kritikus, yang menunjukkan ulasan yang "secara umum baik.".[20]
| Penghargaan | Tanggal | Kategori | Penerima | Hasil | Ref. |
|---|---|---|---|---|---|
| Festival Film Cannes | 24 Mei 2025 | Critics' Week Grand Prix | Shih-Ching Tsou | Nominasi | [21] |
| Gan Foundation Award for Distribution | Menang | ||||
| Festival Film Zurich | 4 Oktober 2025 | Golden Eye Feature Film Competition – Special Mention | Left-Handed Girl | Menang | [22] |
| Festival Film Montclair | 19 Oktober 2025 | Breakthrough Director | Shih-Ching Tsou | Dianugerahi | [23] |
| Festival Film Roma | 26 Oktober 2025 | Progressive Cinema Competition – Best Film | Left-Handed Girl | Menang | [16] |
| Festival Film Internasional Valladolid | 1 November 2025 | Golden Spike | Nominasi | [24] | |
| Festival Film Internasional Stockholm | 14 November 2025 | Best Actress | Ma Shih-Yuan | Menang | [25] |
| Festival Film Asian World | 20 November 2025 | Snow Leopard Award for Rising Star | Nina Ye | Menang | [26] |
| Snow Leopard Audience Award | Left-Handed Girl | Menang | |||
| Penghargaan Kuda Emas | 22 November 2025 | Best Narrative Feature | Nominasi | [27] [28] | |
| Best Supporting Actor | Brando Huang | Nominasi | |||
| Best Supporting Actress | Janel Tsai | Nominasi | |||
| Nina Ye | Nominasi | ||||
| Best Original Screenplay | Shih-Ching Tsou, Sean Baker | Nominasi | |||
| Best New Director | Shih-Ching Tsou | Nominasi | |||
| Best New Performer | Shih-Yuan Ma | Menang | |||
| Best Film Editing | Sean Baker | Nominasi | |||
| Best Cinematography | Chen Ko-chin, Kao Tzu-hao | Nominasi | |||
| Washington D.C. Area Film Critics Association | 7 Desember 2025 | Best Foreign Language Film | Left-Handed Girl | Nominasi | [29] |
| Best Youth Performance | Nina Ye | Nominasi | |||
| San Diego Film Critics Society | 15 Desember 2025 | Best Foreign Language Film | Left-Handed Girl | Nominasi | [30] |
| Best Youth Performance | Nina Ye | Nominasi | |||
| Las Vegas Film Critics Society | 19 Desember 2025 | Best International Film | Left-Handed Girl | Nominasi | [31] |
| Best Female Youth Performance | Nina Ye | Menang | |||
| Pandora International Film Critics | 21 Desember 2025 | International Motion Picture | Left-Handed Girl | Nominasi | [32] |
| Acting Breakthrough | Nina Ye | Nominasi | |||
| Critics' Choice Movie Award | 4 Januari 2026 | Best Foreign Language Film | Left-Handed Girl | Nominasi | [33] |
| Best Young Performer | Nina Ye | Nominasi |