Laiyolo adalah sebuah desa yang berada di Kecamatan Bontosikuyu, Kabupaten Kepulauan Selayar, Provinsi Sulawesi Selatan, Indonesia.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
Laiyolo | |||||
|---|---|---|---|---|---|
| Negara | |||||
| Provinsi | Sulawesi Selatan | ||||
| Kabupaten | Kepulauan Selayar | ||||
| Kecamatan | Bontosikuyu | ||||
| Kode pos | 92855 | ||||
| Kode Kemendagri | 73.01.05.2005 | ||||
| Luas | - | ||||
| Jumlah penduduk | - | ||||
| Kepadatan | - | ||||
| |||||
Laiyolo adalah sebuah desa yang berada di Kecamatan Bontosikuyu, Kabupaten Kepulauan Selayar, Provinsi Sulawesi Selatan, Indonesia.
Pada masa Hindia Belanda, Desa Laiyolo Baru merupakan bagian dari Keopuan Laiyolo atau Regen Laiyolo, salah satu wilayah administratif di Kepulauan Selayar. Kepemimpinan lokal dijalankan oleh bangsawan bergelar Opu, sementara pemerintahan kolonial Belanda menempatkan seorang pejabat bernama Controller di Benteng untuk mengawasi para penguasa daerah.
Regen Laiyolo termasuk dalam jajaran 10–14 regen di Selayar. Jumlah wilayah regen mengalami perubahan seiring dinamika politik dan perlawanan masyarakat terhadap Belanda. Pembagian administratif yang lebih banyak dilakukan Belanda bertujuan melemahkan solidaritas para Opu agar tidak bersatu melawan kekuasaan kolonial.
Ditulis oleh Muhammad Idris Karaeng Palili Alang
Berdasarkan dokumen Belanda The Opus of Selayar, berikut daftar kepala Regen Laiyolo:
Bahasa resmi instansi pemerintahan di Desa Laiyolo adalah bahasa Indonesia. Bahasa Laiyolo adalah bahasa daerah yang dituturkan di desa ini.[1]