Koridor ekonomi adalah jaringan infrastruktur terintegrasi di sebuah kawasan geografi yang dirancang untuk menstimulasikan pengembangan ekonomi. Koridor tersebut berkembang dalam sebuah negara atau antar negara. Koridor tersebut terdapat di Asia, Afrika, dan kawasan-kawasan lainnya.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
Koridor ekonomi adalah jaringan infrastruktur terintegrasi di sebuah kawasan geografi yang dirancang untuk menstimulasikan pengembangan ekonomi.[1] Koridor tersebut berkembang dalam sebuah negara atau antar negara.[2] Koridor tersebut terdapat di Asia,[1] Afrika,[2] dan kawasan-kawasan lainnya.
Koridor ekonomi sering kali membuat infrastruktur terintegrasi, seperti jalan tol, jalur kereta api dan pelabuhan, dan menghubungkan kota-kota atau negara-negara. Koridor tersebut dapat dibuat untuk menghubungkan pusat-pusat pabrik, kawasan-kawasan dengan suplai dan tuntutan tinggi, dan pabrik-pabrik barang nilai tambah.[3] Saat diimplementasikan, koridor ekonomi sering kali menjadi salah satu kemasan dari ukuran berbeda[1] yang meliputi pengembangan infrastruktur, visa dan perjanjian transportasi, dan standardisasi.[4] Kebutuhan sosial, seperti perumahan, sering kali menjadi alasannya.[2]
Asian Development Bank mencanangkan istilah tersebut pada 1998.[3]