Konferensi Tingkat Tinggi Luar Biasa Organisasi Kerja sama Islam Pertama diadakan dari 23 sampai 24 Maret 1997 di Islamabad, Pakistan. Diadakan oleh Organisasi Kerja sama Islam (OKI). Konferensi tersebut diadakan pada kesempatan perayaan Yibelium Emas kemerdekaan Pakistan. Acara tersebut melibatkan keikutsertaan dari berbagai neagra Muslim, menyediakan wadah untuk berdiskusi dan menyelesaikan masalah terkait dunia Islam. Tujuan utama konferensi tersebut adalah pendirian Yayasan Kemanusiaan untuk menyediakan bantuan kepada Afganistan. Konferensi tersebut juga menandai kesempatan istimewa bagi Pos Pakistan, yang mengeluarkan perangko peringatan dalam menghormati acara tersebut.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
| Konferensi Tingkat Tinggi Luar Biasa Organisasi Kerja sama Islam Pertama | |
|---|---|
| Tuan rumah | Pakistan |
| Kota | Islamabad |
| Peserta | Negara anggota Organisasi Kerja sama Islam (OKI) |
Konferensi Tingkat Tinggi Luar Biasa Organisasi Kerja sama Islam Pertama diadakan dari 23 sampai 24 Maret 1997 di Islamabad, Pakistan. Diadakan oleh Organisasi Kerja sama Islam (OKI).[1] Konferensi tersebut diadakan pada kesempatan perayaan Yibelium Emas kemerdekaan Pakistan.[2][3] Acara tersebut melibatkan keikutsertaan dari berbagai neagra Muslim, menyediakan wadah untuk berdiskusi dan menyelesaikan masalah terkait dunia Islam. Tujuan utama konferensi tersebut adalah pendirian Yayasan Kemanusiaan untuk menyediakan bantuan kepada Afganistan. Konferensi tersebut juga menandai kesempatan istimewa bagi Pos Pakistan, yang mengeluarkan perangko peringatan dalam menghormati acara tersebut.
Pakistan telah menjadi anggota aktif OKI sejak pembentukannya. Negara tersebut telah mentuanrumahi banyak acara OKI, temrasuk KTT OKI Kedua di Lahore pada Februari 1974.[1] Keikutsertaan Pakistan dalam OKI dan peran aktifnya dalam mempromosikan perdamaian dan harmoni di wilayah tersebut diakui oleh tokoh-tokoh internasional seperti Sekjen PBB Kofi Annan.[4]
Pada kesempatan tersebut, Pos Pakistan mengeluarkan sebuah perangko peringatan dimana lambang Konferensi Islam dan angka 50 dicetak dan kata "Perayaan Yibelium Emas Pakistan dan KTT Istimewa Organisasi Negara-negara Islam 23 Maret 1997 Islamabad" dicetak. Rancangan perangko peringatan Rs.2 tersebut disediakan oleh Kementerian Dalam Negeri Pakistan.[5]
Para raja dan kepala negara Muslim dari negara-negara berbeda ikut serta dalam konferensi tersebut. Konferensi tersebut dijadikan sebagai wadah bagi para pemimpin tersebut untuk membahas dan menuntaskan masalah terkait dunia Muslim.[2] Sekjen OKI Hissein Brahim Taha adalah salah satu pembicara utama dari acara tersebut.[4]
Sejumlah resolusi disahkan sebagai hasil dari konferensi. Resolusi pentingnya adalah pendirian Yayasan Kemanusiaan, yang ditujukan untuk menyediakan bantuan kemanusiaan untuk Afganistan. Bank Pembangunan Islam ditugaskan mengoperasionalisasikan yayasan tersebut pada perempat pertama 1998.[4]