Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

BerandaWikiKonferensi Tingkat Tinggi Luar Biasa Organisasi Kerja sama Islam Kedua
Artikel Wikipedia

Konferensi Tingkat Tinggi Luar Biasa Organisasi Kerja sama Islam Kedua

Konferensi Tingkat Tinggi Luar Biasa Organisasi Kerja sama Islam Kedua adalah sebuah acara yang diadakan oleh Organisasi Kerja sama Islam (OKI) dari 4–5 Maret 2003 di Doha, Qatar. Konferensi tersebut diadakan menanggapi peningkatan ketegangan di Timur Tengah, dengan tujuan mewakili suara bersatu dari dunia Islam melawan perang dengan Irak. Namun, konferensi tersebut ditandai oleh kontroversi dan nuansa panas, terutama antara Irak dan Kuwait. Disamping ketegangan tersebut, konfernesi tersebut menghasilkan komunike yang mengecam Israel dan menolak serangan militer melawan Irak.

Wikipedia article
Diperbarui 23 April 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Konferensi Tingkat Tinggi Luar Biasa Organisasi Kerja sama Islam Kedua
← ke-14 Maret 2003 (2003-03-04)ke-3 →
Tuan rumahQatar
KotaDoha
PesertaNegara anggota Organisasi Kerja sama Islam (OKI)

Konferensi Tingkat Tinggi Luar Biasa Organisasi Kerja sama Islam Kedua adalah sebuah acara yang diadakan oleh Organisasi Kerja sama Islam (OKI) dari 4–5 Maret 2003 di Doha, Qatar. Konferensi tersebut diadakan menanggapi peningkatan ketegangan di Timur Tengah, dengan tujuan mewakili suara bersatu dari dunia Islam melawan perang dengan Irak. Namun, konferensi tersebut ditandai oleh kontroversi dan nuansa panas, terutama antara Irak dan Kuwait. Disamping ketegangan tersebut, konfernesi tersebut menghasilkan komunike yang mengecam Israel dan menolak serangan militer melawan Irak.

Latar belakang

Konferensi tersebut adalah KTT darurat OKI, dimana para perwakilan dari 56 negara berkumpul untuk mendiskusikan cara untuk menghentikan Perang Irak yang dipimpin oleh AS.[1] Amir Qatar, Sheikh Hamad bin Khalifa al-Thani, dipanggil untuk pertemuan tersebut, berharap untuk mengumpulkan suara bersatu dari dunia Muslim melawan perang dengan Irak.[2]

Pelaksanaan

Pertemuan tersebut diadakan di sebuah hotel bintang lima di Doha, tepat berjarak dengan dengan Al Udeid, sebuah pangkalan militer AS. Wakil Ketua Dewan Komando Revolusioner Irak, Izzat Ibrahim al-Duri, memulai pidatonya dengan mengutip sebuah ayat dari al-Qur'an.[2]

Hasil

Pernyataan akhir berfokus pada pengecaman Israel dan menolak tindakan militer melawan Irak. Konferensit ersebut juga menyerukan agar Irak menghormati resolusi PBB dan KTT Arab dan mengembalikan para tahanan Kuwait yang ditangkap pada 1990.[2]

Kontroversi

Konferensi tersebut diwarnai perdebatan panas antara Irak dan Kuwait. Izzat Ibrahim al-Duri dalam pidatonya menuduh Kuwait adalah "agen imperialisme yang mendukung pasukan AS pada skala masif tahun demi tahun di perbatasan Irak".[2] Pernyataan tersebut diulang secara verbal dengan Wkail Perdana Menteri Kuwait, Sheikh Sabah Al-Ahmad. Al-Duri kemudian melecehkan Sabah Al-Ahmad Al-Jaber Al-Sabah, dengan berkata "terkutuklah kumismu!", sebuah peribahasa yang merendahkan martabat menteri tersebut.[3][4][5]

Referensi

  1. ↑ "CNN.com - Tempers flare at Islamic summit - Mar. 5, 2003". CNN.
  2. 1 2 3 4 "OIC meet in Doha: mudslinging dominated the OIC conference in Qatar. - Free Online Library". www.thefreelibrary.com.
  3. ↑ Burkeman, Oliver (March 6, 2003). "Curse be on your moustache, Kuwait warned". The Guardian.
  4. ↑ Perlez, Jane (6 March 2003). "THREATS AND RESPONSES: MUSLIM MEETING; Conference in Qatar, Called to Consider Exile for Hussein, Erupts in a Shouting Match". The New York Times.
  5. ↑ Perlez, Jane (5 March 2003). "Arab Conference Degenerates into a Shouting Match". The New York Times.
Ikon rintisan

Artikel bertopik politik ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Latar belakang
  2. Pelaksanaan
  3. Hasil
  4. Kontroversi
  5. Referensi

Artikel Terkait

Konferensi Tingkat Tinggi Luar Biasa Organisasi Kerja sama Islam Pertama

Konferensi Tingkat Tinggi Luar Biasa Organisasi Kerja sama Islam Pertama diadakan dari 23 sampai 24 Maret 1997 di Islamabad, Pakistan. Diadakan oleh Organisasi

Kerja Sama Ekonomi Asia Pasifik

Kerja Sama Ekonomi Asia-Pasifik adalah forum ekonomi 21 negara di Lingkar Pasifik yang bertujuan untuk mengukuhkan pertumbuhan

Ikatan Pelajar Muhammadiyah

gerakan Islam bercabang dari Sunni

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026