Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Objek antarbintang

Objek antarbintang adalah objek astronomi yang tidak berasal dari Tata Surya dan tidak terikat ke sebuah bintang. Objek ini dicirikan dengan lintasannya yang hiperbolik, yaitu nilai eksentrisitas orbit yang lebih besar dari 1.

Wikipedia article
Diperbarui 4 Juli 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Objek antarbintang
Animasi lintasan dari asteroid Oumuamua ketika melintasi Tata Surya.

Objek antarbintang adalah objek astronomi yang tidak berasal dari Tata Surya dan tidak terikat ke sebuah bintang. Objek ini dicirikan dengan lintasannya yang hiperbolik, yaitu nilai eksentrisitas orbit yang lebih besar dari 1.

Hingga kini, terdapat dua objek antarbintang yang telah terkonfirmasi, yaitu 1I/ʻOumuamua pada tahun 2017 dan 2I/Borisov pada tahun 2019. Borisov merupakan komet antarbintang pertama yang diamati.

Penamaan

Dengan ditemukannya objek antarbintang pertama, Pusat Planet Minor segera menetapkan sistem penamaan sementaranya dengan awalan C/ atau A/ ( komet atau asteroid). Sementara IAU telah mengadopsi sistem penamaan baru untuk objek antarbintang, yaitu "I" yang berarti interstellar. Kedua sistem penamaan tersebut didasarkan pada sistem penamaan komet.[1][2]

Objek yang terkonfirmasi

1I/ʻOumuamua

Oumuamua yang difoto dalam gerakan yang cepat
Borisov. Difoto oleh Teleskop Hubble
Artikel utama: ʻOumuamua

Objek ini pertama kali disadari kehadirannya pada 18 Oktober 2017. Saat itu teleskop Pan-STARRS (Panoramic Survey Telescope and Rapid Response System) yang berpangkalan di Observatorium Haleakala, Hawaii merekam sebuah benda langit yang sangat redup. Karena ia memiliki orbit hiperbolik dengan nilai eksentrisitas yang cukup besar, yakni di sekitar 1,2, maka anggapan pun muncul bahwa benda langit ini mungkin bukan berasal dari Tata Surya.

Pada awalnya, objek ini memiliki nama sementara C/2017 U1 karena dianggap komet, tetapi melalui pengamatan dari Very Large Telescope, objek ini tidak lagi menampakkan komanya, sehingga ia diklasifikasikan ulang sebagai asteroid A/2017 U1.[3]

Asteroid ini memiliki nama ‘Oumuamua yang merupakan nama dari kebudayaan Hawaii. Nama ini merefleksikan "utusan dari masa lalu untuk menjangkau masa depan."[4]

2I/Borisov

Artikel utama: 2I/Borisov

Objek ini ditemukan pada tanggal 30 Agustus 2019 oleh Gennadiy Borisov dari Observatorium Astrofisika Krimea.[5] Pada tanggal On 13 September 2019,Gran Telescopio Canarias memperoleh spektrum kasatmata beresolusi rendah dari 2I/Borisov yang mengungkapkan bahwa objek ini memiliki komposisi permukaan yang tidak jauh dari yang ditemukan di komet-komet Awan Oort.[6] IAU tetap menggunakan nama Borisov dan memasukkannya dalam penamaan barunya, yaitu 2I/Borisov.[7]

Referensi

  1. ↑ "MPEC 2017-V17 : NEW DESIGNATION SCHEME FOR INTERSTELLAR OBJECTS". www.minorplanetcenter.net. Diakses tanggal 2020-11-25.
  2. ↑ "International Astronomical Union | IAU". www.iau.org. Diakses tanggal 2020-11-25.
  3. ↑ "MPEC 2017-U183: A/2017 U1". minorplanetcenter.net. Diakses tanggal 2020-11-25.
  4. ↑ Cahya, Indra. Cahya, Indra (ed.). "Ilmuwan temukan asteroid antar bintang baru, berbentuk seperti cerutu!". Merdeka.com. Diakses tanggal 21 Desember 2017.
  5. ↑ "Another Interstellar Visitor Is Headed Our Way". Sky & Telescope (dalam bahasa American English). 2019-09-11. Diakses tanggal 2020-11-25.
  6. ↑ "The Gran Telescopio Canarias obtains the visible spectrum of C/2019 Q4 (Borisov), the first confirmed interstellar comet". Instituto de Astrofísica de Canarias • IAC (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2020-11-25.
  7. ↑ "MPEC 2019-S72 : 2I/Borisov = C/2019 Q4 (Borisov)". minorplanetcenter.net. Diakses tanggal 2020-11-25.
  • l
  • b
  • s
Eksoplanetologi
  • Planet
    • Pengertian
      • IAU
  • Ilmu keplanetan
Topik utama
  • Eksoplanet
  • Metode pendeteksian eksoplanet
  • Sistem keplanetan
Ukuran
dan jenis
Kebumian
  • Planet karbon
  • Planet tanpa inti
  • Planet gurun
  • Planet katai
  • Planet es
  • Planet besi
  • Planet lava
  • Planet samudra
  • Mega-Bumi
  • Sub-Bumi
  • Super-Bumi
Bergas
  • Jupiter eksentrik
  • Katai gas
  • Planet helium
  • Jupiter panas
  • Neptunus panas
  • Raksasa es
  • Neptunus mini
  • Neptunus super
  • Jupiter super
  • Planet superbengkak
  • Jupiter ultrapanas
  • Neptunus ultrapanas
Jenis lainnya
  • Blanet
  • Katai cokelat
  • Planet chthonia
  • Planet lingkar biner
  • Planet terganggu
  • Planet ganda
  • Planet bola mata
  • Planet raksasa
  • Planet menengah
  • Planemo
  • Planet/Batas katai coklat
  • Planetesimal
  • Protoplanet
  • Planet pulsar
  • Sub-katai cokelat
  • Sub-Neptunus
  • Katai ultradingin
  • Planet berperiode ultrapendek (USP)
Pembentukan
dan evolusi
  • Akresi
  • Piringan akresi
  • Sabuk asteroid
  • Piringan lingkar planet
  • Piringan lingkar bintang
  • Sungkup lingkar bintang
  • Debu kosmik
  • Piringan serpihan
  • Obyek terlepaskan
  • Planet terganggu
  • Piringan ekskresi
  • EXCEDE
  • Debu luar zodiak
  • Bahan ekstraterestrial
  • Kurasi sampel luar bumi
  • Hipotesis tubrukan besar
  • Keruntuhan gravitasi
  • Awan Hills
  • Awan debu antarplanet
  • Medium antarplanet
  • Ruang antarplanet
  • Awan antarbintang
  • Debu antarbintang
  • Medium antarbintang
  • Ruang antarbintang
  • Sabuk kuiper
  • Daftar molekul antarbintang dan lingkar bintang
  • Tabrakan bintang
  • Awan molekul
  • Hipotesis nebula
  • Awan Oort
  • Luar angkasa
  • Migrasi planet
  • Sistem keplanetan
  • Planetesimal
  • Pembentukan planet
  • Piringan protoplanet
  • Sistem cincin
  • Tumpukan puing
  • Misi pengembalian sampel
  • Piringan tersebar
  • Pembentukan bintang
Sistem
  • Eksokomet
  • Eksobulan
  • Komet antarbintang
  • Resonansi gerak rata-rata
  • Planet retrograd
  • Planet pengembara
  • Hukum Titius–Bode
  • Planet troya
Bintang induk
  • A
  • B
  • Bintang biner
  • Katai cokelat
  • Planet ekstragalaksi
  • F/Katai kuning-cokelat
  • G/Katai kuning
  • Herbig Ae/Be
  • K/Katai jingga
  • M/Katai merah
  • Planet dalam gugus bola
  • Pulsar
  • Raksasa merah
  • Sub-katai B
  • Sub-raksasa
  • T Tauri
  • Katai putih
  • Raksasa kuning
Pendeteksian
  • Astrometri
  • Pencitraan langsung
    • daftar
  • Pemikrolensaan
    • daftar
  • Polarimetri
  • Pulsar waktu
    • daftar
  • Kecepatan radial
    • daftar
  • Metode transit
    • daftar
  • Variasi transit-waktu
Kelaikhunian
  • Astrobiologi
  • Zona laik huni lingkar bintang
  • Analog bumi
  • Air cair luar bumi
  • Kelaikhunian satelit alami
  • Planet super laik huni
Katalog
  • Catalog of Nearby Habitable Systems
  • Exoplanet Data Explorer
  • Extrasolar Planets Encyclopaedia
  • NASA Exoplanet Archive
  • NASA Star and Exoplanet Database
Daftar
  • Sistem keeksoplanetan
    • Bintang induk
    • Sistem multikeplanetan
    • Bintang dengan proplid
  • Eksoplanet
    • Daftar planet luar surya
    • Penemuan
    • Ekstrem
    • Pertama
    • Terdekat
    • Terbesar
    • Paling masif
    • Kandidat kebumian
    • Kepler
    • Berpotensi laik huni
  • Penemuan eksoplanet menurut tahun
    • sebelum 2000
    • 2000–2009
    • 2010
    • 2011
    • 2012
    • 2013
    • 2014
    • 2015
    • 2016
    • 2017
    • 2018
    • 2019
    • 2020
Lainnya
  • Carl Sagan Institute
  • Konvensi penamaan eksoplanet
  • Kurva fase eksoplanet
  • Celah Fulton
  • Geodinamika eksoplanet kebumian
  • Gurun Neptunus
  • Nexus for Exoplanet System Science
  • Planet dalam fiksi ilmiah
  • Klasifikasi raksasa gas Sudarsky
  • Penemuan eksoplanet
  • Proyek pencarian
Ikon rintisan

Artikel bertopik astronomi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Penamaan
  2. Objek yang terkonfirmasi
  3. 1I/ʻOumuamua
  4. 2I/Borisov
  5. Referensi

Artikel Terkait

3I/ATLAS

sebuah komet antarbintang yang sedang mendekati Tata Surya

1I/ʻOumuamua

C/2017 U1 (PANSTARRS) dan A/2017 U1) adalah objek antarbintang yang pertama dikenal yang melewati Tata Surya. Objek ini ditemukan pada lintasan hiperbola eksentrik

Objek astronomi

entitas fisik yang terbentuk secara alamiah

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026