Koloni Mahkota Borneo Utara Britania adalah sebuah koloni mahkota Britania yang didirikan pada 1946 tak lama setelah pembubaran Pemerintahan Militer Inggris. Pada 16 Oktober 1947, tujuh pulau yang dikuasai Inggris di timur laut Borneo yang bernama Kepulauan Penyu bersama dengan Cagayan de Tawi-Tawi yang masuk kekuasaan pemerintah Filipina di bawah traktat yang ditandatangani antara Britania Raya dan Amerika Serikat.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Koloni Mahkota Borneo Utara Britania | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 1946–1963 | |||||||||
| Status | Koloni | ||||||||
| Ibu kota | Jesselton | ||||||||
| Bahasa yang umum digunakan | Inggris, Kadazan Dusun, Bajau, Murut, Melayu Sabah, Tionghoa, dll | ||||||||
| Pemerintahan | Koloni mahkota | ||||||||
| Era Sejarah | Imperialisme Baru | ||||||||
• Borneo Utara dijadikan Koloni Mahkota | 15 Juli 1946[1] | ||||||||
• Tujuh pulau di Kepulauan Penyi (termasuk Cagayan de Tawi-Tawi) yang masuk dalam kekuasaan pemerintahan Filipina | 16 Oktober 1947 | ||||||||
| 31 Agustus 1963[2][3] | |||||||||
| 16 September 1963 | |||||||||
| Mata uang | Dolar Borneo Utara Britania, kemudian dolar Malaya dan Borneo Britania | ||||||||
| |||||||||
| Sekarang bagian dari | |||||||||
Koloni Mahkota Borneo Utara Britania adalah sebuah koloni mahkota Britania yang didirikan pada 1946 tak lama setelah pembubaran Pemerintahan Militer Inggris.[4] Pada 16 Oktober 1947, tujuh pulau yang dikuasai Inggris di timur laut Borneo yang bernama Kepulauan Penyu bersama dengan Cagayan de Tawi-Tawi yang masuk kekuasaan pemerintah Filipina di bawah traktat yang ditandatangani antara Britania Raya dan Amerika Serikat.[5][6]
| Nama | Dari | Sampai |
|---|---|---|
| Edward Francis Twining | 1946 | 1949 |
| Herbert Ralph Hone | 1950 | 1954 |
| Roland Evelyn Turnbull | 1954 | 1959 |
| William Allmond Codrington Goode | 1959 | 1963 |