Kelumbayan adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Tanggamus, Lampung, Indonesia. Berada di ujung Selatan Pulau Sumatera yang berbatasan dengan Selat Sunda. Memiliki jarak 70 km dari Ibukota Provinsi Lampung, dengan waktu tempuh perjalanan 2-3 jam.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
Kelumbayan | |||||
|---|---|---|---|---|---|
| Negara | |||||
| Provinsi | Lampung | ||||
| Kabupaten | Tanggamus | ||||
| Pemerintahan | |||||
| • Camat | Derius Putrawan, SP., MM. | ||||
| Populasi | |||||
| • Total | 11,129 jiwa | ||||
| Kode Kemendagri | 18.06.17 | ||||
| Kode BPS | 1802111 | ||||
| Luas | 121,09 km² | ||||
| Kepadatan | - jiwa/km² | ||||
| Desa/kelurahan | 8 desa | ||||
| |||||
Kelumbayan adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Tanggamus, Lampung, Indonesia. Berada di ujung Selatan Pulau Sumatera yang berbatasan dengan Selat Sunda. Memiliki jarak 70 km dari Ibukota Provinsi Lampung, dengan waktu tempuh perjalanan 2-3 jam.
Secara administratif Kecamatan Kelumbayan dibentuk oleh 8 pekon (desa), yakni Pekon Napal (Ibukota Kecamatan), Pekon Negeri Kelumbayan, Pekon Paku, Pekon Umbar, Pekon Susuk, Pekon Penyandingan, Pekon Unggak dan Pekon Kiluan Negeri.
Kecamatan Kelumbayan memiliki potensi alam yang sangat luar biasa. Salah satunya adalah potensi pariwisata bahari. Terdapat objek wisata yang sangat dikenal dan telah banyak dikunjungi wisatawan lokal dan manca negara yaitu Teluk Kiluan dan Pantai Gigi Hiu. Teluk Kiluan dikenal dengan keindahan pantai Pulau Kiluan, dan keberadaan habitat lumba-lumba yang beratraksi secara alami saat wisatawan mengunjunginya dengan perahu kecil, dan juga Laguna Gayau yang berbentuk kolam alami ditepi laut, tempat wisatawan mandi dan merasakan sensasi tersendiri manakala deburan ombak datang menerpa.
Sementara Pantai Gigi Hiu yang eksotik, yang tergambar luas di google dan media sosial memberikan kepuasan tersendiri saat wisatawan berada langsung disana. Ditempat ini juga dapat digunakan sebagai tempat berendam sambil bercengkrama dengan hewan hewan laut kecil yang ada disana.
Masih banyak lagi pantai lainnya yang juga asri dan menawan, dan memiliki daya tarik tersendiri, seperti Pantai Pasir Putih, Pantai Bakhu, Pantai Napal dan Pantai Pintasan, Pantai Paku, Pantai Batu Nyekhbu, Pantai Umbar.
Objek wisata lainnya yang dapat dinikmati, ada Way Balak dengan air sungainya yang jernih dengan dasar bebatuan yang memesona. Wisata kuliner ikan bakar yang segar dan harganya murah. Juga wisata budaya, berupa tradisi adat yang masih kental dan dilestarikan oleh masyarakatnya.
Untuk keramahan, mayoritas masyarakat memegang teguh budaya menghormati tamu dah juga suka menolong. Demikian halnya untuk keamanan, masyarakat Kelumbayan masih memegang budaya malu untuk melakukan kejahatan, seperti mencuri atau menodong, apalagi membegal, sehingga nyaris tidak ada kasus pembegalan di Kelumbayan.
Secara demografi, Kecamatan Kelumbayan memiliki jumlah penduduk sebanyak 11.129 jiwa, yang tersebar d 8 Pekon. Dengan komposisi Pekon Napal (1.494 jiwa), Pekon Umbar (1.751 jiwa), Pekon Paku (864jiwa), Pekon Negeri Kelumbayan (1.253 jiwa), Pekon Susuk (631 jiwa), Pekon Penyandingan (2.819 jiwa), Pekon Unggak (792 jiwa) dan Pekon Kiluan Negeri (1.525 jiwa). Dengan kepadatan penduduk secara umum 484 jiwa per Km2. (*)
#AyokeKelumbayan
#TelukKiluan
#GigiHiu
#Tanggamus