Kiran Mazumdar-Shaw adalah seorang wirausahawan miliarder asal India. Ia merupakan ketua eksekutif sekaligus pendiri Biocon Limited dan Biocon Biologics Limited, sebuah perusahaan bioteknologi yang berbasis di Bangalore, India, serta mantan ketua Institut Manajemen India, Bangalore. Pada tahun 2014, ia dianugerahi Othmer Gold Medal atas kontribusinya dalam kemajuan ilmu pengetahuan dan kimia.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Kiran Mazumdar-Shaw | |
|---|---|
Mazumdar-Shaw pada tahun 2014 | |
| Lahir | Kiran Mazumdar 23 Maret 1953 Bangalore, Mysore State, India |
| Almamater | Universitas Bangalore (B.Sc.) Universitas Melbourne (M.S.) |
| Pekerjaan | Pendiri & ketua Biocon |
| Suami/istri | John Shaw
(m. 1998; meninggal 2022) |
| Penghargaan | Padma Shri (1989) Padma Bhushan (2005) Othmer Gold Medal (2014) |
| Penghargaan
| |
Kiran Mazumdar-Shaw (lahir 23 Maret 1953) adalah seorang wirausahawan miliarder asal India.[3] Ia merupakan ketua eksekutif sekaligus pendiri Biocon Limited dan Biocon Biologics Limited,[4] sebuah perusahaan bioteknologi yang berbasis di Bangalore, India,[5] serta mantan ketua Institut Manajemen India, Bangalore.[6] Pada tahun 2014, ia dianugerahi Othmer Gold Medal atas kontribusinya dalam kemajuan ilmu pengetahuan dan kimia.[7]
Pada tahun 2011, Mazumdar-Shaw masuk dalam daftar 50 wanita teratas dalam dunia bisnis versi Financial Times.[8] Pada tahun 2019, ia menempati peringkat ke-68 dalam daftar wanita paling berkuasa di dunia menurut Forbes.[9] Pada tahun 2020, ia dinobatkan sebagai EY World Entrepreneur Of The Year.[10]
Hingga 2024[update], Mazumdar-Shaw menempati peringkat ke-91 sebagai orang terkaya di India, dengan kekayaan bersih sebesar $3,6 miliar.[11]
Sebelum Mazumdar dapat pindah, ia bertemu dengan Leslie Auchincloss, pendiri Biocon Biochemicals Limited di Cork, Irlandia. Perusahaan Auchincloss memproduksi enzim untuk industri pembuatan bir, pengemasan makanan, dan tekstil. Ia mencari mitra di India untuk mendirikan anak perusahaan yang dapat memasoknya dengan Papain. Mazumdar setuju untuk menjalankan tugas ini dengan syarat bahwa jika ia memutuskan untuk tidak melanjutkan setelah enam bulan, ia akan diberikan posisi sebagai brewmaster yang setara dengan pekerjaan yang ia tinggalkan.[12]
Setelah menjalani pelatihan singkat sebagai manajer di Biocon Biochemicals Limited di Cork, Irlandia, untuk mempelajari lebih lanjut tentang bisnis tersebut, Kiran Mazumdar Shaw kembali ke India.[12] Pada tahun 1978, ia mendirikan Biocon India di garasi rumah kontrakannya di Bengaluru dengan modal awal sebesar Rs. 10.000.[13] Meskipun ini adalah usaha patungan, hukum India membatasi kepemilikan asing hanya hingga 30%, sehingga 70% perusahaan dimiliki oleh Kiran Mazumdar Shaw.[14]
Pada awalnya, ia menghadapi tantangan kredibilitas karena usianya yang muda, gendernya, serta model bisnisnya yang belum teruji. Ia kesulitan mendapatkan pendanaan pada tahap awal bisnisnya. Namun, pertemuan kebetulan dengan seorang bankir dalam sebuah acara sosial akhirnya membantunya mendapatkan dukungan finansial pertamanya.[12][15][16] Selain itu, ia juga mengalami kesulitan dalam merekrut karyawan untuk perusahaannya yang baru. Karyawan pertamanya adalah seorang mekanik garasi yang sudah pensiun,[17] dan unit produksi pertamanya berada di sebuah gudang seluas 280-meter-persegi (3.000-kaki-persegi).[15] Peralatan laboratorium paling canggih yang dimilikinya saat itu hanyalah sebuah spektrofotometer.[18] Selain kendala personal, ia juga menghadapi tantangan teknologi dalam membangun perusahaan bioteknologi di India yang saat itu memiliki infrastruktur yang terbatas.[15]: 156 [16]: 114 Ketersediaan listrik yang stabil, air berkualitas tinggi, laboratorium steril, peralatan penelitian impor, serta tenaga kerja dengan keterampilan ilmiah tinggi masih sulit diperoleh di India pada masa itu.[19]
Proyek awal perusahaan ini adalah mengekstraksi papain (enzim dari pepaya yang digunakan untuk melembutkan daging) dan isinglass (zat yang diperoleh dari ikan lele tropis untuk menjernihkan bir).[16] Dalam waktu satu tahun sejak didirikan, Biocon India berhasil memproduksi enzim dan mengekspornya ke AS dan Eropa, menjadikannya perusahaan India pertama yang melakukannya.[15] Pada akhir tahun pertama, Mazumdar menggunakan pendapatannya untuk membeli tanah seluas delapan-hektare (20-ekar) sebagai bagian dari rencana ekspansi jangka panjang.[17]
Mazumdar memimpin transformasi Biocon dari perusahaan produsen enzim industri menjadi perusahaan biofarmasi terintegrasi penuh dengan portofolio bisnis yang seimbang, berfokus pada penelitian di bidang diabetes, onkologi, dan penyakit autoimun.[20][21] Ia juga mendirikan dua anak perusahaan: Syngene (1994), yang menyediakan layanan penelitian dan pengembangan awal secara kontrak, serta Clinigene (2000), yang berfokus pada uji klinis dan pengembangan obat generik serta obat baru. Clinigene kemudian bergabung dengan Syngene. Syngene terdaftar di BSE/NSE pada tahun 2015 dan memiliki kapitalisasi pasar saat ini sebesar ₹23.000 crore.[12][15][16][22][23]
Pada tahun 2004, Mazumdar-Shaw mendirikan sayap tanggung jawab sosial perusahaan di Biocon, yaitu Biocon Foundation. Yayasan ini berfokus pada bidang kesehatan, pendidikan, dan infrastruktur, khususnya di daerah pedesaan Karnataka yang kekurangan fasilitas kesehatan.[24]
Mazumdar-Shaw tidak menyukai istilah "filantropi", karena menurutnya istilah ini sering kali hanya memberikan solusi sementara tanpa menyentuh akar permasalahan atau situasi yang mendasarinya.[25] Ia lebih menyukai istilah "kapitalis yang berbelas kasih", karena menurutnya model bisnis yang diterapkan dengan baik dapat menjadi dasar yang berkelanjutan bagi kemajuan sosial. Mazumdar pernah mengatakan, "Inovasi dan perdagangan adalah alat yang sama kuatnya untuk menciptakan kemajuan sosial seperti halnya dalam mendorong kemajuan teknologi. Ketika diterapkan untuk kepentingan sosial, biayanya jauh lebih murah, lebih banyak orang yang mendapat manfaat, dan dampaknya lebih bertahan lama."[26]
Pada tahun 2015, ia bergabung dengan The Giving Pledge, dengan berjanji akan menyumbangkan setidaknya setengah dari kekayaannya untuk kegiatan filantropi.[27]
Diperkirakan, daerah pedesaan di India hanya memiliki satu dokter untuk setiap dua ribu orang, dan sekitar 70 juta orang tidak memiliki biaya untuk berobat ke dokter atau membeli obat.[28] Biocon Foundation menjalankan berbagai program di bidang kesehatan dan pendidikan untuk membantu masyarakat ekonomi lemah di India.[24]
Bersama dengan Devi Shetty dari Rumah Sakit Narayana Hrudayalaya, Mazumdar-Shaw mendukung pengembangan Arogya Raksha Yojana (Program Perlindungan Kesehatan).[16] Melalui program ini, Biocon Foundation mendirikan klinik yang menyediakan layanan kesehatan, obat generik, dan pemeriksaan dasar bagi mereka yang tidak mampu.[26][29]
Hingga tahun 2010, tujuh klinik telah melayani sekitar 50.000 pasien dalam radius 10 km, dengan total lebih dari 300.000 pasien per tahun.[22] Klinik ini secara rutin mengadakan pemeriksaan kesehatan umum di desa-desa terpencil dengan mendatangkan dokter dari rumah sakit mitra. Untuk meningkatkan deteksi dini kanker, mereka melatih perempuan muda sebagai pekerja kesehatan komunitas, yang menggunakan ponsel pintar untuk mengirimkan foto lesi mencurigakan kepada ahli onkologi di pusat kanker.[30][31]
Klinik ini beroperasi dengan model asuransi kesehatan berbasis mikrofinansial.[16] Biocon menyediakan obat dengan harga murah, memperoleh keuntungan kecil per unit, tetapi mendapat keuntungan lebih besar secara keseluruhan dari jumlah pasien yang besar.[28] Klinik ini juga menerapkan sistem "harga berbasis subsidi kenyamanan", di mana pasien yang mampu membayar penuh dapat memilih jadwal pemeriksaan yang lebih nyaman, sedangkan pasien kurang mampu dapat memperoleh layanan dengan harga lebih murah atau gratis pada waktu-waktu tertentu.[26]
Kematian sahabatnya, Nilima Rovshen, serta penyakit kanker yang diderita suami dan ibunya, mendorong Mazumdar-Shaw untuk mendukung penelitian dan pengobatan kanker.[1] Pada tahun 2009, ia mendirikan pusat perawatan kanker dengan 1.400 tempat tidur, Mazumdar-Shaw Medical Foundation, di kampus Narayana Health City di Bangalore, bekerja sama dengan Narayana Hrudayalaya.[32]
Pada tahun 2011, ia menambahkan pusat terapi canggih dengan unit transplantasi sumsum tulang dan pusat penelitian.[33] Tujuannya adalah menciptakan pusat kanker kelas dunia.[25][30]
Mazumdar-Shaw merupakan anggota dewan gubernur di Indian School of Business,[34] anggota dewan MIT, Amerika Serikat hingga tahun 2023, serta mantan anggota dewan gubernur di Indian Institute of Technology Hyderabad.[35]

Pada Februari 2014, Mazumdar-Shaw menjadi wanita pertama yang menjabat sebagai ketua dewan gubernur di Indian Institute of Management Bangalore (IIMB).[36][37][38]
Ia juga menjabat sebagai direktur independen di dewan direksi Infosys.[39] Selain itu, ia merupakan anggota Badan Umum Masyarakat Inovasi Negara Bagian Maharashtra serta anggota dewan penasihat di MIT Jameel Clinic.[40]
Saat ini, Dr. Kiran juga berperan sebagai pakar dalam komite Brand Bengaluru Task Force, yang terdiri dari berbagai tokoh penting, termasuk politikus serta anggota Dewan Penasihat Bridge India, Rajeev Gowda. Komite ini melibatkan berbagai pejabat dan pemangku kepentingan yang membahas isu-isu strategis terkait perkembangan Bangalore, seperti lalu lintas, pasokan air, dan pengelolaan limbah.
Pada 17 Juni 2023, komite ini mengadakan pertemuan untuk menyusun peta jalan pengembangan kota di bawah bimbingan Wakil Ketua Menteri Karnataka sekaligus Menteri Pembangunan Bengaluru, D.K. Shivakumar. Pertemuan terbaru diadakan pada 25 Agustus 2023 guna mendiskusikan cetak biru pembangunan perkotaan Bangalore.
Pada tahun 2010, Mazumdar-Shaw masuk dalam daftar 100 orang paling berpengaruh di dunia versi Majalah TIME.[41] Pada tahun 2011, ia masuk dalam daftar 50 wanita terkemuka di dunia bisnis versi Financial Times.[8] Pada tahun 2014, ia menduduki peringkat ke-92 dalam daftar wanita paling berpengaruh di dunia versi Forbes.[42] Pada tahun 2015, peringkatnya naik menjadi ke-85 dalam daftar tersebut.[9] Majalah Pharma Leaders menobatkannya sebagai "Global Indian of the Year" pada tahun 2012.[43]
Pada tahun 2019, ia menempati posisi ke-14 dalam Daftar Filantropi Hurun India setelah menyumbangkan ₹72 crore (US$10 juta), serta menduduki peringkat ke-2 dalam kategori "Wanita Filantropis" versi Hurun Report India Philanthropy List 2019.[44]
Mazumdar-Shaw telah menerima berbagai penghargaan internasional, di antaranya:
- Othmer Gold Medal (2014) atas kontribusinya dalam kemajuan ilmu pengetahuan dan kimia.[7] - Nikkei Asia Prize (2009) untuk pertumbuhan regional.[45] - Penghargaan ‘Veuve Clicquot Initiative For Economic Development For Asia’ (2007).[46] - Ernst & Young Entrepreneur of the Year Award dalam kategori Ilmu Hayati dan Kesehatan (2002).[47] - Penghargaan "Technology Pioneer" dari World Economic Forum (2002). - Pada Mei 2015, Federation University Australia menamai sebuah jalan di kampus Mt. Helen dengan nama "Mazumdar Drive" sebagai penghormatan kepadanya.[48]
Atas kontribusinya di bidang bioteknologi, ia menerima beberapa penghargaan nasional, termasuk:
- Padma Shri (1989) dan Padma Bhushan (2005) dari Pemerintah India.[48][49] - Economic Times Award untuk "Businesswoman of the Year" (2004).[50] - Karnataka Rajyotsava Award (2002).[51]
Mazumdar-Shaw telah menerima gelar doktor kehormatan dari beberapa universitas di seluruh dunia, termasuk Ballarat University (2004), Abertay University (2007), dan Concordia University (2024).[52]
Kiran Mazumdar Shaw menikah dengan John Shaw, yang meninggal pada 24 Oktober 2022.[2][53]
| Sumber pustaka mengenai Kiran Mazumdar-Shaw |
| By Kiran Mazumdar-Shaw |
|---|