Kim Hyong-gwon adalah seorang revolusioner Korea. Ia dikenal karena menyerang sebuah kantor polisi Jepang di Korea pada masa pendudukan Jepang dan kemudian sekarat di Penjara Seodaemun, Seoul di mana ia menjalani hubungannya.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Kim Hyong-gwon | |
|---|---|
![]() Kim Hyong-gwon saat di penjara dengan sebuah tanda nama | |
| Nama asal | 김형권 |
| Lahir | (1905-11-04)4 November 1905 Nam Ri, Sub-kabupaten Kopyong, Kabupaten Taedong, Provinsi Pyongan Selatan, Korea (kini Mangyongdae-guyok, Pyongyang, Korea Utara)[1] |
| Meninggal | 12 Januari 1936(1936-01-12) (umur 30) (in captivity) Penjara Seodaemun, Seoul, Korea[2] |
| Kebangsaan | Korea |
| Pekerjaan | Gerilyawan |
| Organisasi | Liga Komunis Muda Korea[1] |
| Orang tua | Kim Bo-hyon (ayah) Lee Bo-ik (ibu) |
| Kerabat | Dinasti Kim |
| Nama Korea | |
| Josŏn-gŭl | |
| Hanja | |
| Alih Aksara | Gim Hyeonggwon |
| McCune–Reischauer | Kim Hyŏnggwŏn[3] |
| |
Kim Hyong-gwon (Hangul: 김형권code: ko is deprecated ; 4 November 1905 – 12 Januari 1936) adalah seorang revolusioner Korea. Ia dikenal karena menyerang sebuah kantor polisi Jepang di Korea pada masa pendudukan Jepang dan kemudian sekarat di Penjara Seodaemun, Seoul di mana ia menjalani hubungannya.
Kim Hyong-gwon adalah paman dari pemimpin Korea Utara, Kim Il-sung.[1] Sehingga, ia merupakan salah satu anggota keluarga Kim yang paling disanjung dalam propaganda Korea Utara. Namanya diabadikan dalam nama Kabupaten Kimhyonggwon di Korea Utara.