Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Kijo arfak

Kijo arfak merupakan burung berukuran sedang, panjangnya sekitar 33 cm panjangnya, burung cendrawasih dengan ekor sedang.

spesies burung
Diperbarui 26 Maret 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Kijo arfak
Kijo arfak
Parotia sefilata Suntingan nilai di Wikidata
Status konservasi
Risiko rendah
IUCN22706171 Suntingan nilai di Wikidata
Taksonomi
KelasAves
OrdoPasseriformes
FamiliParadisaeidae
GenusParotia
SpesiesParotia sefilata Suntingan nilai di Wikidata
Pennant, 1781
Artikel takson sembarang

Kijo arfak ( Parotia sefilata ) merupakan burung berukuran sedang, panjangnya sekitar 33 cm panjangnya, burung cendrawasih dengan ekor sedang.

Parotia berasal dari kata Yunani parotis, yaitu seikat atau ikal rambut di dekat telinga, mengacu pada kawat kepala. Nama spesifik sefilata berasal dari kata Latin 'seks', yang berarti enam, dan filum, benang atau filamen.[1]

Keterangan

Seperti burung cendrawasih lainnya, parotia barat dimorfik seksual. Burung jantan memiliki bulu berwarna hitam legam, dengan perisai dada berwarna hijau keemasan yang berkilauan seperti sisik dan bulu berbentuk segitiga berwarna perak di mahkotanya.[2] Bulu oksipital (atau kawat kepala) muncul dari atas dan belakang mata, dengan tiga bulu panjang seperti kawat ereksi dengan ujung spatula yang lebih kecil, di atas dan belakang setiap mata.[1] Seperti kebanyakan anggota famili, betina tidak memiliki hiasan dan memiliki bulu berwarna coklat.[3] Spesies ini mirip dengan kijo Lawes ( Parotia lawesii ).

Sebaran

Kijo atfak hanya ditemukan di hutan pegunungan Vogelkop dan Semenanjung Wandammen di Nugini Barat .[3]

Perilaku

Spesies ini poligami. Jantan mungkin melakukan serangkaian pertunjukan pacaran di lapangan terestrial di lek yang meledak .[4]

Dalam pertunjukan pacaran, si jantan melakukan tarian seperti balerina dengan bulu-bulu hitam memanjang yang menyebar seperti rok, tepat di bawah pelindung dada yang berwarna-warni. Selama tarian spektakuler itu, ia menggoyangkan kepala dan lehernya dengan cepat untuk memperlihatkan kecemerlangan hiasan kepala berbentuk segitiga perak terbalik miliknya kepada para betina yang hadir.

Sarangnya dibangun dan dirawat oleh betina saja; musim kawinnya sebagian besar tidak diketahui.[1]

Makanan utamanya adalah buah-buahan seperti buah ara, dan artropoda.[4]

Status

Spesies yang tersebar luas dan umum di seluruh wilayah persebarannya, kijo arfak dievaluasi sebagai Spesies yang Paling Tidak Mengkhawatirkan dalam Daftar Merah Spesies yang Terancam IUCN .[5] Tercantum dalam Apendiks II CITES.

Referensi

  1. 1 2 3 Gregory, Phil (2020). Birds of paradise and bowerbirds. London: Bloomsbury Publishing. ISBN 9781472975843.
  2. ↑ Mobley, Jason A. (2008). Birds of the World (dalam bahasa Inggris). Marshall Cavendish. ISBN 978-0-7614-7775-4.
  3. 1 2 Hugill, Michael (2011). "Western Parotia". The Australian Museum (dalam bahasa Inggris).
  4. 1 2 Hugill, Michael (2011). "Western Parotia". The Australian Museum (dalam bahasa Inggris).Hugill, Michael (2011).
  5. ↑ BirdLife International (2016). "Parotia sefilata". IUCN Red List of Threatened Species. 2016: e.T22706171A94054166. doi:10.2305/IUCN.UK.2016-3.RLTS.T22706171A94054166.en. Retrieved 11 November 2021.
Pengidentifikasi takson
Parotia sefilata
  • Wikidata: Q1080361
  • Wikispecies: Parotia sefilata
  • Avibase: 9E0C32C530AD1B4F
  • BioLib: 30292
  • BirdLife: 22706171
  • BOW: wespar1
  • CoL: 4DSSF
  • eBird: wespar1
  • GBIF: 2494892
  • iNaturalist: 8608
  • IRMNG: 10216076
  • ITIS: 561849
  • IUCN: 22706171
  • NCBI: 681203
  • Observation.org: 75476
  • Species+: 5981
  • Xeno-canto: Parotia-sefilata
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
  • Yale LUX

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Keterangan
  2. Sebaran
  3. Perilaku
  4. Status
  5. Referensi

Artikel Terkait

Burung

binatang dari tetrapoda

Burung cinta

genus burung

Burung madu sriganti

spesies burung

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026