Kharisma Jati atau lebih dikenal dengan nama K. Jati adalah seorang komikus dan ilustrator Indonesia. Ia pernah menjuarai beberapa lomba komik dan memiliki pengalaman kerja di bidang desain dan animasi. Karyanya yang telah terbit adalah seri Anak Kos Dodol Dikomikin yang diterbitkan pada tahun 2009 hingga 2013. Sebagian komik setripnya ‘God You Must Be Joking' yang bertema satir. Sejak tahun 2012, ia menjadi editor dan kontributor di majalah komik dwibulanan Wookwook terbitan Lesehan Studio Yogyakarta, tetapi masih aktif membuat komik dan ilustrasi untuk berbagai penerbitan hingga sekarang.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
| Kharisma Jati | |
|---|---|
| Lahir | 30 April 1986 Yogyakarta, Indonesia |
| Tempat tinggal | Yogyakarta |
| Pekerjaan | Komikus, ilustrator |
| Situs web | https://kjati.wordpress.com |
Kharisma Jati atau lebih dikenal dengan nama K. Jati (lahir 4 November 1986) adalah seorang komikus dan ilustrator Indonesia. Ia pernah menjuarai beberapa lomba komik dan memiliki pengalaman kerja di bidang desain dan animasi. Karyanya yang telah terbit adalah seri Anak Kos Dodol Dikomikin yang diterbitkan pada tahun 2009 hingga 2013.[1] Sebagian komik setripnya ‘God You Must Be Joking' yang bertema satir.[2] Sejak tahun 2012, ia menjadi editor dan kontributor di majalah komik dwibulanan Wookwook terbitan Lesehan Studio Yogyakarta, tetapi masih aktif membuat komik dan ilustrasi untuk berbagai penerbitan hingga sekarang.[3][4]
Dalam sejumlah karyanya, Kharisma Jati tampak menjadikan seksualitas dan pornografi sebagai salah satu elemen dominan dalam karyanya, terkadang dengan visualisasi yang nyaris mengaburkan batas antara ekspresi seni dan eksploitasi.[5]
Kesenangannya terhadap komik mulai bertambah ketika ia kerap mengalihkan bahasa visual film ke dalam komik, salah satu yang pernah digarapnya adalah komikalisasi salah satu film Steven Spielberg. Pada saat duduk di bangku SMP, Jati disodorkan tawaran oleh pamannya untuk menggarap cerita daerah Makassar. Dari sini, ia mulai belaja untuk mengatur halaman komik, cerita, dan plot.[butuh rujukan]
Ia memiliki beberapa komikus favorit, namun ia justru sangat mengagumi Hideaki Anno. Ia dulu bersemangat sekali untuk menerjemahkan bahasa visual anime ke dalam bentuk komik, khususnya Evangelion. Karena kegemarannya itu pula ia pernah menggarap animasi. Ia menganggap dirinya eksponen dari manga karena dianggapnya sebagai perwakilan dunia timur. Memiliki sedikit keluhan terhadap dunia komik Indonesia yang menurutnya masih sangat sedikit orang yang berkarya dalam dunia penciptaan komik.[6]
Pada tahun 2016, Kharisma Jati memicu kemarahan publik setelah merilis salah satu seri dalam komik setrip satir 'God You Must Be Joking, yang dinilai melecehkan anak-anak secara terang-terangan. Dalam komik tersebut, ia secara provokatif mengangkat tema ‘rela melakukan apa pun demi anak’, sebuah narasi yang tidak hanya problematik, tetapi juga mengafirmasi bentuk eksploitasi terhadap anak, pedofilia dan misogini atau kebencian terhadap perempuan di bawah dalih satir.[7] Banyak pihak menilai karya ini tak lagi berada dalam ranah kritik sosial, melainkan telah melintasi batas etika dan kemanusiaan.[5]
Pada komik tersebut, Jati menampilkan gambar seorang ibu yang melakukan pemerkosaan terhadap anak balitanya sendiri, memaksanya ejakulasi di wajahnya, dan akhirnya buang air besar di wajah sang balita. Komik yang ia unggah secara publik lewat melalui Twitter semakin menjadi bermasalah karena mengangkat karakter ibu dan anak dari komikus lain, yaitu Sheila Rooswitha Putri.[7] Setelah kontroversi tersebut, ia meminta maaf melalui halaman Facebook miliknya.[8]
Pada tahun 2022, Kharisma Jati kembali memicu kemarahan publik setelah ia menghina ibu negara Iriana Joko Widodo pada saat menerima ibu negara Korea Selatan, yaitu Kim Keon-hee dalam rangkaian acara Konferensi Tingkat Tinggi G20 Bali 2022. Beberapa hari kemudian, ia meminta maaf.[9]
| Judul Karya | Penerbit |
|---|---|
| Die Jüden Die | Departemen Agama 2005 |
| Dead Terrorism | Departemen Agama 2006 |
| Anak Kos Dodol Dikomikin[10] | Penerbit Gradien Mediatama Yogyakarta 2009 |
| Anak Kos Dodol Dikomikin 2[11] | Penerbit Gradien Mediatama Yogyakarta 2010 |
| God You Must Be Joking[12] | |
| Misi Rahasia Snack Arisan Kompilasi 'Kampungan Kumpulan Cergam' | Penerbit Gajah Jambon Jakarta 2010 |
| Parade Lawak Pejabat Indonesia | Penerbit Tjap Kancil Yogyakarta 2011 |
| Anak Kos Dodol Dikomikin 3[13] | Penerbit Gradien Mediatama Yogyakarta 2011 |
| Anak Kos Dodol Dikomikin 4[14] | Penerbit Gradien Mediatama Yogyakarta 2013 |
| Perennium di Shonen Fight Manga Magazine[15] | Penerbit Fajar Waka Semesta 2015 |
| Dikubur, Lelegator, dan Salvation dalam Kompilasi Komik Indie 'Cerebral Vortex' | KJStudio 2016 |
| Mat Zen dalam 'KartelKomik#01: Serangan Jantung' | Sarekat Dagang Komik 2016 |