Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Khairullah Khairkhwa

Khairullah Said Wali Khairkhwa adalah Menteri Informasi dan Budaya Afganistan saat ini dan mantan Menteri Dalam Negeri. Setelah kejatuhan pemerintahan Taliban pada 2001, ia ditahan di kamp penahanan Guantanamo Bay Amerika Serikat di Kuba selama 12 tahun. Ia dibebaskan pada akhir Mei 2014 dalam pertukaran tahanan yang melibatkan Bowe Bergdahl dan lima Taliban. Laporan pers menyebutnya sebagai "Mullah" dan "Maulavi", dua gelar kehormatan berbeda yang merujuk kepada ulama Muslim senior.

Wikipedia article
Diperbarui 13 November 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Khairullah Khairkhwa
Mullah
Khairullah Khairkhwa
Khairullah Khairkhwa saat ditahan di Guantanamo Bay
Menteri Informasi dan Budaya
Petahana
Mulai menjabat
7 September 2021
Pemimpin TertinggiHibatullah Akhundzada
Perdana MenteriMohammad Hassan Akhund
Menteri Dalam Negeri
Masa jabatan
s. 1997 – s. 1998
Perdana MenteriMohammad Rabbani
PemimpinMohammed Omar
Sebelum
Pendahulu
Qari Ahmadullah
Pengganti
Abdur Razzaq Akhundzada
Gubernur Herat
Masa jabatan
Maret 2001 – Oktober 2001
Perdana MenteriMohammad Rabbani
PemimpinMohammed Omar
Jurubicara Keamiran Islam Afganistan
Masa jabatan
s. 1995 – s. 1996
Perdana MenteriMohammad Rabbani
Abdul Kabir
PemimpinMohammed Omar
Informasi pribadi
Lahir1967 (umur 58–59)
Kandahar, Afganistan
Partai politik Taliban
Sunting kotak info
Sunting kotak info • L • B
Bantuan penggunaan templat ini

Khairullah Said Wali Khairkhwa (bahasa Pashtun: خیرالله سید ولي خیرخواهcode: ps is deprecated [xairʊˈlɑ saˈjɪd waˈli xairˈxwɑ]; kelahiran 1967) adalah Menteri Informasi dan Budaya Afganistan saat ini dan mantan Menteri Dalam Negeri. Setelah kejatuhan pemerintahan Taliban pada 2001, ia ditahan di kamp penahanan Guantanamo Bay Amerika Serikat di Kuba[1] selama 12 tahun. Ia dibebaskan pada akhir Mei 2014 dalam pertukaran tahanan yang melibatkan Bowe Bergdahl dan lima Taliban.[2] Laporan pers menyebutnya sebagai "Mullah" dan "Maulavi", dua gelar kehormatan berbeda yang merujuk kepada ulama Muslim senior.[3][4][5][6]

Klaim-klaim dari para analis di Guantanamo menyatakan bahwa Khairkhwa memiliki hubungan langsung dengan Osama Bin Laden dan Pangliman Tertinggi Taliban Mullah Muhammad Omar.[7] Kate Clark mengkritik para rekan wartawannya karena mengulang klaim-klaim AS yang kebanyakan berdasarkan pada rumor tanpa dasar atau pengakuan dan pengecaman yang dilakukan saat penyiksaan dan teknik interogasi ekstrem lainnya.[8]

Referensi

  1. ↑ "List of Individuals Detained by the Department of Defense at Guantanamo Bay, Cuba from January 2002 through May 15, 2006". United States Department of Defense. Diakses tanggal 2006-05-15.
  2. ↑ Dorell, Oren (May 31, 2014). "U.S. Sgt. Bowe Bergdahl freed in Afghanistan". USA Today. Diakses tanggal 3 March 2017.
  3. ↑ Tayler, Letta (December 31, 2001). "Blood Feud in Afghanistan". The Chicago Tribune. Diarsipkan dari asli tanggal 2017-03-04. Diakses tanggal 3 March 2017.
  4. ↑ "Afghanistan's Taliban, opposition both claim gains". CNN. July 31, 1997. Diakses tanggal 3 March 2017.
  5. ↑ Klasra, Kaswar (January 26, 2010). "UN seeks to drop some Taliban leaders". The Nation. Diarsipkan dari asli tanggal 2017-03-22. Diakses tanggal 3 March 2017.
  6. ↑ "Eight dead in Afghan blast". BBC News. May 4, 2001. Diakses tanggal 3 March 2017.
  7. ↑ Eyder Peralta (31 May 2014). "Who Are The 5 Guantanamo Detainees In Prisoner Swap? – Nation & World News". www.wuft.org. Diakses tanggal 22 October 2018.
  8. ↑ Kate Clark (2012-03-09). "Releasing the Guantanamo Five? 1: Biographies of the Prisoners (amended)". Afghanistan Analysts Network. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2015-05-21. Diakses tanggal 2015-07-05. Unlike many Taleban, he was comfortable speaking to a foreigner and, very unusually, happy to be interviewed in Persian (most Taleban would only speak Pashto at the time). Herat, where he was the governor, was noticeably more relaxed than Kabul, Mazar or Kandahar: I filmed openly in the city (then an illegal act), the economy was reasonably buoyant and women came up to chat – a very rare occurrence.

Pranala luar

  • Who Are the Remaining Prisoners in Guantánamo? Part Five: Captured in Pakistan Andy Worthington, September 29, 2010
  • David Lerman (2015-03-31). "Qatar extends travel ban on 5 Taliban traded for U.S. soldier". Miami Herald. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2015-07-25. Diakses tanggal 2016-04-18.
  • Carol Rosenberg (2013-06-07). "FOIA suit reveals Guantánamo's 'indefinite detainees'". Miami Herald. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2014-11-21. Diakses tanggal 2016-04-18. She also noted that, since the list was drawn up, the Obama administration was reportedly considering transferring five Afghan Taliban to custody of the Qatari government in exchange for the release of U.S. POW Bowe Bergdahl. The Wall Street Journal named the five men and all appear on the list released Monday as indefinite detainees: Mullah Mohammad Fazl, Mullah Norullah Noori, Mohammed Nabi, Khairullah Khairkhwa, and Abdul Haq Wasiq.

Templat:WoTPrisoners

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Referensi
  2. Pranala luar

Artikel Terkait

Zabiullah Mujahid

Hibatullah Akhundzada Perdana Menteri Mohammad Hassan Akhund Menteri Khairullah Khairkhwa Jurubicara Keamiran Islam Afganistan Petahana Mulai menjabat 25 Oktober

Abdul Haq Wasiq

bersama dengan empat anggota lain dari Lima Taliban—Mohammad Fazl, Khairullah Khairkhwa, Norullah Noori, dan Mohammad Nabi Omari—dalam pertukaran untuk pembebasan

Mohammad Fazl

dibebaskan, bersama dengan empat anggota lain dari Lima Taliban—Khairullah Khairkhwa, Abdul Haq Wasiq, Norullah Noori, dan Mohammad Nabi Omari—dalam pertukaran

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026