Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Kendaraan motor lintasan

Kendaraan motor lintasan atau Track motor car (TMC) adalah kendaraan berukuran kecil berbasis rel serbaguna yang digunakan oleh sebagian besar operator kereta api di dunia untuk pemeliharaan jalur, perawatan bangunan hikmat, pengangkutan material ringan, dan pemindahan rangkaian di dalam depo kereta.

Wikipedia article
Diperbarui 14 Januari 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Kendaraan motor lintasan
Dua unit TMC milik Chichibu Railway pada tahun 2010

Kendaraan motor lintasan atau Track motor car (TMC) adalah kendaraan berukuran kecil berbasis rel serbaguna yang digunakan oleh sebagian besar operator kereta api di dunia untuk pemeliharaan jalur, perawatan bangunan hikmat, pengangkutan material ringan, dan pemindahan rangkaian di dalam depo kereta.

Penggunaan dan standar spesifikasi dari sebuah kendaraan motor lintasan dapat berbeda di setiap negara sesuai dengan dokumen teknis yang dikeluarkan oleh masing-masing pemerintah atau operator.

Ikhtisar

Perbedaan sebutan

Kendaraan motor lintasan juga lazim disebut sebagai jigger, trike, atau draisine trolley. Dalam beberapa kasus, kendaraan motor lintasan juga disebut dengan inspection car atau track-maintenance car pada beberapa dokumen perjalanan atau nota dinas yang dicetak oleh sebagian operator kereta api. Pada dasarnya, kendaraan rel yang ditujukan oleh sebutan-sebutan tersebut merujuk pada kendaraan rel berukuran kecil yang digunakan untuk inspeksi, pemeliharaan jalur, dan transportasi kru kerja. Kendaraan ini, baik manual maupun bermotor, telah digunakan secara global sejak abad ke-19, awalnya untuk keperluan operasional kereta api dan kini juga dapat dijumpai sebagai pelangsir.

Penggunaan

Amerika Serikat

Kendaraan motor lintasan lebih dikenal dengan istilah speeders di Amerika Serikat. Secara umum digunakan sejak 1890-an oleh operator seperti Union Pacific, Santa Fe Railroad, dan Canadian National Railway (CNR) untuk inspeksi rel dan transportasi kru.[1] Saat ini masih digunakan di galangan kereta atau museum, serta oleh penggila kereta api melalui North American Railcar Operators Association (NARCOA) untuk kepemilikan pribadi atas hobi dan digunakan di jalur sepi atau jalur mati.[2]

Australia

Digunakan oleh Australian Rail Track Corporation untuk pemeliharaan rel. Terdapat klub kereta api seperti Australian Society of Section Car Operators yang menggunakan kendaraan motor lintasan sebagai hobi.[3]

Jepang

Di Jepang, penggunaan kendaraan motor lintasan oleh Kementerian Perkeretaapian Jepang (Japanese Ministry of Railways) atau kini Japan National Railway dimulai sekitar tahun 1919. Pada saat itu, kantor pemeliharaan jalur rel Kofu menggunakan sarana khusus dengan mesin motor berdaya 8 tenaga kuda yang diimpor dari perusahaan Amerika Serikat, Buda Engine.

Kendaraan motor lintasan produksi dalam negeri mulai muncul pada tahun 1924. Perusahaan-perusahaan seperti Takata Motor Enterprises, Kato Manufacturing, Tokyo Gas Electric Industry, Izumi Motor Manufacturing, dan Kuroita Industries memproduksi kendaraan yang umumnya menggunakan mesin berbahan bakar bensin seperti Harley-Davidson.[4] Pada periode 1930 hingga 1931, produksi kendaraan motor lintasan telah sepenuhnya dilakukan di dalam negeri. Salah satu inovasi yang menonjol adalah yang dilakukan oleh Kato Manufacturing, yang menggunakan transmisi gesekan (friction drive) dan ditenagai oleh mesin hot bulb (mesin semi-diesel).[5] Selain Kementerian Perkeretaapian, Resimen Kereta Api Jepang (The Railway Regiment) juga tercatat pernah memiliki beberapa unit kendaraan rel jenis ini sebagai peralatan khusus berbasis rel.[6]

Di Jepang, kendaraan motor lintasan secara hukum tidak diklasifikasikan sebagai kereta api pada umumnya, melainkan diperlakukan sebagai alat pemeliharaan jalur rel yang beroperasi secara mandiri di atas rel. Operator yang membawanya tidak diwajibkan memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) untuk perkeretaapian, bahkan personel pemeliharaan jalur yang tidak berlisensi boleh mengoperasikannya, sehingga meniadakan kebutuhan untuk merekrut masinis khusus.

Namun, karena dianggap sebagai sarana pemeliharaan dan bukan lokomotif, kecepatan maksimumnya dibatasi hingga 45 km/jam. Kendaraan ini hanya dapat dioperasikan di jalur utama ketika jalur ditutup (track closure), yaitu ketika operasi kereta reguler dihentikan seluruhnya.

Kendaraan motor rel terkadang disamakan dengan lokomotif langsir. Namun, keduanya memiliki fungsi yang berbeda, kendaraan motor lintasan digunakan untuk pemeliharaan jalur, sementara lokomotif langsir atau pelangsir digunakan untuk memindahkan dan merangkai gerbong. Perbedaan teknis utamanya terletak pada roda, lokomotif umumnya menggunakan roda normal (tidak terisolasi) agar dapat merespons sinyal dan sirkuit rel, sementara kendaraan motor rel menggunakan roda terisolasi. Meskipun secara fisik terlihat sama dengan lokomotif langsir, terutama lokomotif langsir yang berukuran kecil, spesifikasi operasional keduanya dibedakan secara jelas dalam peraturan transportasi di Jepang.

  • TMC 0102 tersedia di Stasiun Shinden
    TMC 0102 tersedia di Stasiun Shinden
  • TMC HDR106 terparkir di halaman langsir Stasiun Minami-Wakkanai
    TMC HDR106 terparkir di halaman langsir Stasiun Minami-Wakkanai
  • TMC berjalan menarik gerbong hopper di Balai Pelatihan Kurihama
    TMC berjalan menarik gerbong hopper di Balai Pelatihan Kurihama

Indonesia

Di Indonesia, kendaraan motor lintasan tidak dikategorikan sebagai lokomotif. Penyebutan kendaraan motor lintasan dipopulerkan oleh INKA untuk menggantikan istilah track motor car (TMC).[7] Berdasarkan regulasi resmi dari Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan RI, kendaraan motor lintasan atau TMC termasuk dalam kategori peralatan dan sarana khusus yang mendukung operasional kereta api. Sesuai Peraturan Menteri Perhubungan (PM) Nomor 16 Tahun 2011 tentang Standar, Tata Cara Pengujian, dan Sertifikasi Peralatan Khusus, kendaraan motor lintasan harus menjalani uji laik operasi sebagai peralatan khusus, bukan sebagai lokomotif.[8] Peralatan khusus yang dimaksud adalah lori inspeksi dan lori pemeliharaan jalan reI.[9] Lokomotif didefinisikan secara terpisah dalam PM 153/2016 sebagai kendaraan penggerak utama dengan sumber tenaga diesel atau listrik yang menarik rangkaian kereta penumpang/barang.[10]

Kendaraan motor lintasan bersifat mungil, serbaguna, dan terkadang dilengkapi crane untuk tugas pemeliharaan.[11] Ukurannya mungil (panjang sekitar 3-4 meter), berbahan bakar diesel, dan kecepatan maksimal hingga 40 km/jam. Dalam daftar rolling stock Kereta Api Indonesia (KAI), TMC tidak tercantum di bawah kategori lokomotif, melainkan sebagai sarana pendukung, dengan nomor induk berawalan SR, berbeda dengan lokomotif yang menggunakan klasifikasi UIC lokomotif berdasarkan poros penggerak seperti CC atau BB.[12]

MRT Jakarta dan LRT Jakarta, juga tercatat memiliki kendaraan motor lintasan. Dalam persiapan operasional LRT Jakarta (sekitar 2018), disebutkan kebutuhan sarana khusus seperti TMC untuk menarik kereta yang mengalami gangguan listrik, tetapi hal ini sangat jarang terjadi.

Kendaraan motor lintasan yang termasuk pada sarana peralatan khusus biasanya dioperasikan dioperasikan oleh Direktorat Sarana dan Balai Perawatan Kereta Api.[13]

  • TMC SR 3 12 01 produksi INKA berdinas di Depo KRL Depok pada tahun 2018
    TMC SR 3 12 01 produksi INKA berdinas di Depo KRL Depok pada tahun 2018
  • TMC SR 3 10 01 produksi INKA berdinas di Depo LRT Jakabaring pada tahun 2019
    TMC SR 3 10 01 produksi INKA berdinas di Depo LRT Jakabaring pada tahun 2019
  • TMC SR 3 18 05 produksi Shin Sung System Ltd. terparkir di Depo LRT Pegangsaan Dua pada tahun 2024
    TMC SR 3 18 05 produksi Shin Sung System Ltd. terparkir di Depo LRT Pegangsaan Dua pada tahun 2024

Produsen

Perusahaan manufaktur perkeretaapian biasanya juga memproduksi kendaraan ringan berbasis rel, seperti railbus atau kendaraan motor lintasan (TMC).

Amerika Serikat Kanada Indonesia
  • Beavercar (Seri BMC-2m BMC-4m BMC-B)
  • Buda
  • Casey Jones (Seri 531)
  • Fairbanks-Morse (Seri 40-B, Seri 101, Seri 757)
  • Fairmont Railway Motors Inc
    • Seri S2, S2-A, S9, S9, S9-A, S9-B, S9-C S9-D
    • Seri 1100 2100 3100 4100 5100 6100
    • Seri A2-A8
    • Seri M2 M9 M14 MT14 M15 M17 M19 MT19
    • Seri S2 ST2 C7 CD7 CK7 CR7
  • Gibson Manufacturing Corporation
  • Kalamazoo
    • Seri 23 B, Seri 23 T, Seri 27, Seri 560N
  • Portec
  • Sheffield
    • Seri 40-B
  • Sylvester Steel Products
    • TMC 21
    • TMC 21E
    • TMC K54
  • Tamper
    • TMC-2, TMC-6, TMC-8, TMC-12
  • D Wickham & Co Ltd
    • Wickham trolley[14]
  • Woodings
    • CBI, CBL
  • INKA
    • Hidromekanikal TMC SR 3

Sejarah

Amerika Serikat

Pada dekade 1990-an, banyak kendaraan motor lintasan (speeder) digantikan oleh jenis kendaraan konvensional yang lebih modern, yang dikenal sebagai kendaraan jalan rel (road-rail vehicles) atau hi-rail (singkatan dari highway-railroad), yaitu kendaraan beroda karet yang juga memiliki roda untuk berjalan di rel kereta api. Kendaraan ini umumnya berupa truk pikap atau sport utility vehicle (SUV) yang dimodifikasi dengan roda bertepi (flanged wheels) tambahan yang dapat diturunkan untuk bergerak di atas rel.

Meskipun penggunaannya dalam operasional tidak lagi digunakan dengan alasan keselamatan, kendaraan motor lintasan kini menjadi barang koleksi oleh para penggemar hobi. Para kolektor ini merenovasi unit-unit lama untuk digunakan dalam kegiatan-kegiatan yang diselenggarakan oleh berbagai komunitas hobi. Di Amerika Serikat dan Kanada, kegiatan ini diorganisir oleh North American Railcar Operators Association (NARCOA), sementara di Australia dilakukan oleh Australian Society of Section Car Operators, Inc.[15]

Jepang

Penggunaan kendaraan motor lintasan oleh Kementerian Perkeretaapian Jepang (Japanese Ministry of Railways) dimulai sekitar tahun 1919. Pada saat itu, kantor pemeliharaan jalur rel Kofu menggunakan kendaraan motor berdaya 8 tenaga kuda yang diimpor dari perusahaan Amerika Serikat.

Galeri

  • TMC ALS-3007 menarik gerbong utilitas di kota Águas da Prata, Brasil
    TMC ALS-3007 menarik gerbong utilitas di kota Águas da Prata, Brasil

Dalam budaya populer

  • Dalam Thomas & Friends: All Engines Go karakter Sandy merupakan kendaraan motor lintasan

Lihat pula

  • Lokomotif

Referensi

  1. ↑ "Miscellaneous items". The Neenah Daily Times. 28 June 1895. p. 2.
  2. ↑ "North American Railcar Operators Association to Return to Coos Bay Rail Line for Toy Drive". Oregon International Port of Coos Bay (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-10-30.
  3. ↑ Office of the National Rail Safety Regulator (10 Februari 2020). "Safety Message: Safety Management System Case Study - ONRSR and ASSCO". ONRSR (dalam bahasa Inggris).
  4. ↑ Japanese National Railways Hundred Years History Volume 9, pp. 227-228
  5. ↑ Noriyuki Okamoto, Kato Seisakusho Locomotive Illustrated Guide, Icarus Publishing, 2014, pp. 30-31
  6. ↑ Masahiro Hanai, ed., "Light Locomotives of the Railway Regiment, Vol. 1," Kusaharasha, 2011, p. 64
  7. ↑ Humas INKA. "Kereta Khusus Track Motor Car". INKA (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-10-29.
  8. ↑ Kementerian Perhubungan (17 Februari 2011). "Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 16 Tahun 2011 tentang Standar, Tata Cara Pengujian dan Sertifikasi Kelaikan Peralatan Khusus" (PDF). JDIH BPK.
  9. ↑ Direktorat Jenderal Perkeretaapian (2014). BUKU INFORMASI PERKERETAAPIAN TAHUN 2014 (PDF). Jakarta. hlm. 215. Pemeliharaan CS1: Lokasi tanpa penerbit (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  10. ↑ Kementerian Perhubungan (19 Desember 2016). "Standar Spesifikasi Teknis Lokomotif Sarana Perkeretaapian" (PDF). JDIH BPK.
  11. ↑ "BAB II GAMBARAN UMUM - STTD" (PDF). Digital Library STTD.
  12. ↑ Humas DJKA (30 September 2020). "TMC (Track Motor Car)". Instagram.
  13. ↑ Dhaniswara, Aryadhatu; Muthohar, Imam; Sektiaji, Hutama (2025-09-28). "PEMETAAN SARANA PERALATAN KHUSUS UNTUK PEMELIHARAAN BALAS PADA JALUR KERETA API DI INDONESIA". Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknik Sipil (dalam bahasa American English). 12 (2): 53. doi:10.29303/spektrum.v12i2.406.
  14. ↑ [Gunner, K., Kennard, M. 2004 The Wickham Works List Dennis Duck Publishing page?]
  15. ↑ "NARCOA - North American Railcar Operators Association". www.narcoa.org. Diakses tanggal 2025-10-30.

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Ikhtisar
  2. Perbedaan sebutan
  3. Penggunaan
  4. Produsen
  5. Sejarah
  6. Amerika Serikat
  7. Jepang
  8. Galeri
  9. Dalam budaya populer
  10. Lihat pula
  11. Referensi

Artikel Terkait

Tanda Nomor Kendaraan Bermotor Indonesia

tanda pengenal kepemilikan kendaraan bermotor di Indonesia

Kecelakaan lalu lintas

Peristiwa di jalan

Hari bebas kendaraan bermotor

(CFD) merupakan pembebasan suatu kawasan di perkotaan dari pelintasan kendaraan bermotor untuk rentang waktu tertentu. Bertujuan untuk menyosialisasikan

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026