Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

BerandaWikiKembang merak
Artikel Wikipedia

Kembang merak

Kembang merak atau patrakomala adalah tanaman asli dari iklim subtropis dan juga tropis asli benua Amerika. Kembang merak memiliki batang yang kokoh, daun yang lebar dengan warna hijau tua, dan bunga yang berwarna cerah dengan bentuk yang mirip dengan mahkota. Namun, yang paling mencolok adalah bulu ekor jantannya, yang terdiri dari bulu-bulu berwarna biru kehijauan dengan cacat panjang yang berkilau dan mencolok.

Wikipedia article
Diperbarui 26 Oktober 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Kembang merak

Kembang merak
Status konservasi

Risiko Rendah  (IUCN 3.1)[1]
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Plantae
Klad: Tracheophyta
Klad: Angiospermae
Klad: Eudikotil
Klad: Rosidae
Ordo: Fabales
Famili: Fabaceae
Subfamili: Caesalpinioideae
Genus: Caesalpinia
Spesies:
C. pulcherrima
Nama binomial
Caesalpinia pulcherrima
Sw.

Kembang merak (Caesalpinia pulcherrima) atau patrakomala adalah tanaman asli dari iklim subtropis dan juga tropis asli benua Amerika. Kembang merak memiliki batang yang kokoh, daun yang lebar dengan warna hijau tua, dan bunga yang berwarna cerah dengan bentuk yang mirip dengan mahkota. Namun, yang paling mencolok adalah bulu ekor jantannya, yang terdiri dari bulu-bulu berwarna biru kehijauan dengan cacat panjang yang berkilau dan mencolok.

Kembang merak sering digunakan dalam industri kosmetik untuk menghasilkan produk perawatan kulit, seperti sabun dan minyak aromaterapi. Ekstrak kembang merak dikenal karena kemampuannya menghidrasi dan meremajakan kulit, serta memberikan efek melembutkan dan mencerahkan.

Kembang merak biasanya tumbuh di daerah beriklim tropis dan subtropis. Tanaman ini lebih menyukai sinar matahari penuh dan tanah yang subur dan lembap. Selain itu, kembang merak juga membutuhkan perawatan yang baik, termasuk pemupukan yang teratur dan penyiraman yang cukup

Kandungan zat bermanfaat yang dimiliki oleh kembang ini cukup banyak, yakni tanin, Asam Galat, resin, zat merah dan Asam Benzoat.[2] Pada daunnya terkandung alkaloid, saponin, tanin, glukosida, dan kalsium oksalat.[2] Sementara pada kulit kayunya terkandung plumbagin, lumbagol, tanin, zat samak, alkaloid, saponin, dan Kalsium oksalat.[2] Perbanyakkan tanaman ini biasanya dilakukan dengan menggunakan bijinya.[2]

Bentuk Tanaman

Batang

Tumbuhan ini merupakan perdu yang mempunyai tinggi 2-4 meter serta mempunyai banyak cabang.[3] Kayunya berwarna putih dan padat.[3]

Daun

Daunnya sendiri merupakan daun majemuk yang mempunyai bentuk meyirip genap serta ganda dua dengan 4-12 pasang anak daun yang bentuknya bulat telur sungsang, berujung bulat, pangkal menyempit, tepi rata, dan permukaan atas berwarna hijau, sedang permukaan bawahnya berwarna hijau kebiruan dengan panjang 1-3,5 cm dan lebar 0,5-1,5 cm.[3] Pada malam hari daun akan menguncup.[3]

Kembang Merak yang berada di Hyderabad, India.

Bunga

Tumbuhan ini memiliki bunga majemuk yang panjangnya 15–50 cm, warnaya merah atau kuning.[3] Mahkota bunganya bisa mengalami metamorfosis menjadi tabung mahkota.[4]

Buah

Adapun buah dari kembang merak adalah kacang polong yang bentuknya pipih dengan panjang 6–12 cm dan lebar 1,5 cm berisi 1-8 biji yang bisa kita makan.[3] Buah yang sudah tua akan berwarna hitam.[3]


Galeri gambar

  • Kembang Merak dengan warna merah dan kuning
    Kembang Merak dengan warna merah dan kuning
  • Daun Kembang Merak yang terdapat di Hyderabad, India.
    Daun Kembang Merak yang terdapat di Hyderabad, India.
  • Kembang Merak kuning yang berada di Hyderabad, India.
    Kembang Merak kuning yang berada di Hyderabad, India.
  • Bunga Merak Merah
    Bunga Merak Merah

Referensi

  1. ↑ IUCN Detail 130102665
  2. 1 2 3 4 Hariana, Arief (2008).Tumbuhan Obat dan Khasiatnya.Jakarta:Penebar Swadaya. Hal 30-31 Cet 5
  3. 1 2 3 4 5 6 7
  4. ↑ Ratnasari, Juwita (2007).Galeri Tanaman Hias Bunga.Jakarta:Penebar Swadaya. Hal 12 Cet 2
Pengidentifikasi takson
Caesalpinia pulcherrima
  • Wikidata: Q1428973
  • Wikispecies: Caesalpinia pulcherrima
  • AoFP: 1471
  • APDB: 63886
  • APNI: 126732
  • Calflora: 9046
  • CoL: 5X4Z4
  • EoL: 703645
  • EPPO: CAEPU
  • FNA: 200011981
  • FoAO2: Caesalpinia pulcherrima
  • FoC: 200011981
  • GBIF: 2958715
  • GRIN: 8306
  • iNaturalist: 60439
  • IPNI: 1164658-2
  • IRMNG: 10525259
  • ISC: 10728
  • ITIS: 26511
  • IUCN: 130102665
  • MoBotPF: 280433
  • NatureServe: 2.157921
  • NCBI: 53846
  • NZOR: 22d2dfbe-b8ed-4b29-b60c-55cf550452cd
  • Observation.org: 212244
  • Open Tree of Life: 434080
  • PalDat: Caesalpinia_pulcherrima
  • Plant List: ild-949
  • PLANTS: CAPU13
  • POWO: urn:lsid:ipni.org:names:1164658-2
  • RHS: 19624
  • SANBI: 345-13
  • Tropicos: 13027641
  • WFO: wfo-0000214363
Poinciana pulcherrima
  • Wikidata: Q21876383
  • APNI: 154422
  • CoL: 6W4NG
  • GBIF: 2958716
  • GRIN: 29163
  • IPNI: 316411-2
  • IRMNG: 10949369
  • ITIS: 184640
  • POWO: urn:lsid:ipni.org:names:316411-2
  • Tropicos: 13032050
  • WFO: wfo-0000214372
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
Nasional
  • Amerika Serikat
  • Israel
Lain-lain
  • Yale LUX

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Bentuk Tanaman
  2. Batang
  3. Daun
  4. Bunga
  5. Buah
  6. Galeri gambar
  7. Referensi

Artikel Terkait

Merak

dapat dikembangkan untuk menarik perhatian merak betina. Ketiga spesies tersebut adalah: Merak India, Pavo cristatus Merak Hijau, Pavo muticus Merak Kongo

Tari Merak

salah satu tarian di Indonesia

Kota Cilegon

kota di Provinsi Banten

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026