Kedgeree adalah hidangan klasik Anglo-India yang terdiri atas nasi yang dimasak bersama potongan ikan asap, telur rebus, peterseli cincang, bubuk kari ringan, sedikit jus lemon, serta mentega atau krim yang membuatnya lembut dan gurih. Kadang-kadang ditambahkan kismis sultana untuk sentuhan manis. Hidangan ini bisa disajikan panas sebagai sarapan hangat atau dingin sebagai salad ikan.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Kedgeree | |
|---|---|
| Tempat asal | India dan Skotlandia |
| Bahan utama | Nasi, ikan asap haddock, telur rebus, peterseli, mentega atau krim |
Kedgeree (kadang-kadang dieja kitcherie, khichuri, atau kaedjere) adalah hidangan klasik Anglo-India yang terdiri atas nasi yang dimasak bersama potongan ikan asap (biasanya haddock), telur rebus, peterseli cincang, bubuk kari ringan, sedikit jus lemon, serta mentega atau krim yang membuatnya lembut dan gurih. Kadang-kadang ditambahkan kismis sultana untuk sentuhan manis.[1] Hidangan ini bisa disajikan panas sebagai sarapan hangat atau dingin sebagai salad ikan.
Di Inggris dan Skotlandia, kedgeree dikenal sebagai hidangan sarapan khas era Victoria yang mewah, sering muncul di meja makan keluarga bangsawan atau hotel-hotel besar. Namun, asal-usulnya jauh lebih sederhana: ia berasal dari khichṛī (atau khichdi) India yang sudah ada sejak abad ke-14, hidangan sehari-hari berbahan nasi dan kacang-kacangan (terutama lentil atau mung bean) yang dimasak bersama rempah-rempah.[2] Ibn Battuta sudah mencatat hidangan serupa pada tahun 1340, dan buku masak Akbar Ain-i-Akbari (sekitar 1590) juga memuat resep khichdi.[3]
Ketika para kolonial Inggris kembali dari India pada abad ke-18 dan ke-19, mereka sangat merindukan rasa khichdi yang sering mereka makan bersama pelayan India. Karena tidak ada lentil di Inggris, mereka menggantinya dengan ikan asap haddock yang melimpah di pantai Skotlandia, menambahkan telur rebus dan mentega, serta sedikit bubuk kari yang saat itu sudah mulai populer.[4] Resep kedgeree tertua yang tercatat di Inggris berasal dari tahun 1790, ditulis oleh Stephana Malcolm dari Dumfriesshire, Skotlandia.[5] Banyak yang percaya bahwa prajurit Skotlandia yang bertugas di India lah yang pertama kali menciptakan versi ini karena rindu akan cita rasa koloni.
Di Skotlandia, haddock asap sering diganti dengan kipper (hering asap), sehingga muncul “kipper kedgeree” yang lebih kuat aroma asapnya.[6]
Kedgeree adalah salah satu contoh paling nyata bagaimana makanan melakukan perjalanan bersama manusia; dari dapur sederhana di India, berubah wajah di meja makan kolonial, lalu menjadi warisan kuliner Inggris dan Skotlandia yang masih disajikan hingga hari ini,baik di rumah-rumah tradisional maupun restoran fine dining yang ingin membawa nuansa “British Raj”.[5]