Puring adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Kebumen, Provinsi Jawa Tengah, Indonesia. Puring pada masa Kolonial Belanda merupakan bagian dari Kabupaten Karanganyar (Kebumen). Kecamatan Puring terletak di sebelah barat daya Kota Kebumen. Jarak Kecamatan Puring dari Kota Kebumen adalah 37,5 kilometer melalui Desa Sidobunder. Luas wilayahnya 82,7 km², dan jumlah penduduknya 52.262 jiwa. Kecamatan Puring terdiri atas 21 desa, 98 RW, dan 318 RT. Pusat pemerintahan Kecamatan Puring berada di Desa Sitiadi.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
Puring | |||||
|---|---|---|---|---|---|
| Negara | |||||
| Provinsi | Jawa Tengah | ||||
| Kabupaten | Kebumen | ||||
| Pemerintahan | |||||
| • Camat | - | ||||
| Populasi | |||||
| • Total | 52,262 Jiwa jiwa | ||||
| Kode Kemendagri | 33.05.03 | ||||
| Kode BPS | 3305030 | ||||
| Luas | 82,7 km² | ||||
| Kepadatan | 508 jiwa/km² | ||||
| Desa/kelurahan | 23 | ||||
| |||||
Puring (bahasa Jawa: ꦥꦸꦫꦶꦁcode: jv is deprecated ) adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Kebumen, Provinsi Jawa Tengah, Indonesia. Puring pada masa Kolonial Belanda merupakan bagian dari Kabupaten Karanganyar (Kebumen). Kecamatan Puring terletak di sebelah barat daya Kota Kebumen. Jarak Kecamatan Puring dari Kota Kebumen adalah 37,5 kilometer melalui Desa Sidobunder. Luas wilayahnya 82,7 km², dan jumlah penduduknya 52.262 jiwa (laki-laki 26.419 jiwa, perempuan 25.843 jiwa). Kecamatan Puring terdiri atas 21 desa, 98 RW, dan 318 RT. Pusat pemerintahan Kecamatan Puring berada di Desa Sitiadi.
Kecamatan Puring memiliki geografi berupa dataran rendah dan wilayah pesisir. Kecamatan Puring yang berbatasan dengan Samudra Hindia memiliki wilayah pesisir atau pantai sepanjang sekira 10,09 kilometer mulai dari Desa Tambakmulyo, Desa Surorejan, Desa Waluyorejodan Desa Sidoharjo. Ketinggian rata-rata Kecamatan Puring adalah 8 meter di atas permukaan air laut. Sejumlah sungai yang ada di wilayah ini antara lain Sungai Telomoyo, Sungai Jatinegara, Sungai Kating, Sungai Rama, Sungai Bopong, Sungai Aren, Sungai Kejawen, Sungai Kalideres, Sungai Gombong, Sungai Keputihan, Sungai Gajah, Sungai Joho, Sungai Losari dan Sungai Klepupayung.
Penggunaan lahan di Kecamatan Puring sebagian besar digunakan sebagai lahan persawahan terutama di wilayah utara. Sementara semakin ke selatan atau pesisir, lahan yang mengandung lebih banyak pasir digunakan untuk pertanian palawija dan sentra buah serta sayur mayur. Sebagian besar lahan perswahan di Kecamatan Puring merupakan jenis sawah irigasi dari Waduk Sempor dan Sungai Telomoyo serta Sungai Jatinegara. Hasil bumi Kecamatan Puring berupa padi, sayur-mayur, buah buahan, palawija, dan nira kelapa.
Transportasi di Kecamatan Puring yakni angkutan kota berupa bus kecil yang menghubungkan sejumlah desa di Kecamatan Puring dengan pusat Kabupaten Kebumen. Selain itu terdapat pula bus antar kota yang melintasi Kecamatan Puring. Hal tersebut dikarenakan Kecamatan Puring dilintasi jalan alternatif jalan lintas selatan (JLS) pulau jawa dan juga jalan Daendels. Kedua ruas jalan tersebut menghubungkan sejumlah kota di jawa bagian selatan seperti Kabupaten Purworejo, Kabupaten Cilacap, Kota Yogyakarta dan lainnya. Selain itu juga dilintasi jalan alternatif Gombong Kecamatan Gombong - Kuwaru Kecamatan Kuwarasan - Purwagondo Kecamatan Kuwarasan - Sitiadi Kecamatan Puring - Daendels. Kemudian ruas lainnya adalah dari Kecamatan Karanganyar - Meles Kecamatan Adimulyo - Kaleng Kecamatan Puring. Sarana dan Prasaran penunjang seperti jalan hotmix dan jembatan sudah baik diruas vitas wilayah ini. Ibu kota Kecamatan Puring merupakan kecamatan yang berkembang pesat di wilayah selatan Kabupaten Kebumen sehingga wilayah ini sangat mudah dijangkau baik menggunakan kendaraan pribadi ataupun kendaraan umum.
Sebagian besar penduduk Kecamatan Puring berprofesi sebagai nelayan, petani, buruh tani, Ibu Rumah Tangga, Wiraswasta dan PNS. Umumnya penduduk usia produktif pergi merantau atau bersekolah ke kota besar seperti Jakarta, Bogor, Tangerang, Bekasi (Jabotabek), Kota Bandung, Kota Semarang, Kota Surabaya, Kota Yogyakarta, Kota Surakarta, Purwokerto dan sejumlah kota besar di luar pulau seperti Sumatra, Bali, dan Kalimantan. Mayoritas penduduk Kecamatan Puring memeluk agama Islam. Jenjang pendidikan yang dicapai penduduk di wilayah ini adalah hingga Universitas meski sebagiaan besar tamatan Sekolah menengah pertama
Beberapa sekolah menengah negeri dan swasta yang ada di Kecamatan Puring adalah sebagai berikut:
Sarana publik di Kecamatan Puring cukup bagus dengan adanya pasar tradisonal, langgar, masjid yang mendukung serta fasilitas kesehatan. Berikut sejumlah fasilitas umum yang ada di Kecamatan Puring:
Kecamatan Puring merupakan wilayah yang cukup dikenal tidak hanya di Kabupaten Kebumen tetapi daerah luar Kabupaten Kebumen dikarenakan kecamatan ini mempunyai pantai yang cukup menarik seperti Pantai Suwuk, Pantai Criwik, Pantai Bopong, Pantai Cliringsilongob dan Pantai Gilianyar. Selain itu Kecamatan Puring dikenal dengan hasil gula jawa serta gula semutnya. Berikut tempat wisata yang ada di Kecamatan Puring:
1. Pantai Suwuk
2. Pantai Criwik
3. Pantai Bopong
4. Laguna Sungai Gajah
5. Kampung Wisata Suwuk
6. Jembatan Suwuk