Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Karanggayam, Kebumen

Karanggayam adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Kebumen, Provinsi Jawa Tengah, Indonesia. Kecamatan ini memiliki luas wilayah 109,29 km², menjadikannya kecamatan terluas di Kabupaten Kebumen.

kecamatan di Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah
Diperbarui 1 Oktober 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Karanggayam, Kebumen
Artikel ini tidak memiliki referensi atau sumber tepercaya sehingga isinya tidak bisa dipastikan. Tolong bantu perbaiki artikel ini dengan menambahkan referensi yang layak. Tulisan tanpa sumber dapat dipertanyakan dan dihapus sewaktu-waktu.
Cari sumber: "Karanggayam, Kebumen" – berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR
Untuk kegunaan lain, lihat Karanggayam.
Kecamatan in Jawa TengahTemplat:SHORTDESC:Kecamatan in Jawa Tengah
Karanggayam
ꦏꦫꦁ​ꦒꦪꦩ꧀
Kecamatan
Negara Indonesia
ProvinsiJawa Tengah
KabupatenKebumen
Populasi
 • Total57.990 jiwa
Kode Kemendagri33.05.21 Suntingan nilai di Wikidata
Kode BPS3305210 Suntingan nilai di Wikidata
Luas109,29 km²
Desa/kelurahan19 desa
Peta
Wikipedia | Kode sumber | Tata penggunaan
Koordinat: 7°32′12″S 109°37′11″E / 7.53667°S 109.61972°E / -7.53667; 109.61972
Kantor Camat Karanggayam

Karanggayam (bahasa Jawa: ꦏꦫꦁꦒꦪꦩ꧀code: jv is deprecated , Pegon: كاراڠڮايام) adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Kebumen, Provinsi Jawa Tengah, Indonesia. Kecamatan ini memiliki luas wilayah 109,29 km², menjadikannya kecamatan terluas di Kabupaten Kebumen (sekitar 8,53 % dari total luas kabupaten).[1]

Pada zaman Kolonial Hindia Belanda Karanggayam merupakan bagian dari Kabupaten Karanganyar (Kebumen) yang telah dibubarkan. Geografisnya berupa daerah perbukitan di bagian utara Kabupaten Kebumen, dengan mayoritas desa terletak di lereng-lereng berbukit dan tepi hutan.

Berdasarkan Sensus Penduduk 2020, jumlah penduduk Karanggayam adalah 57.990 jiwa, dengan rasio gender sekitar 104,3 laki-laki per 100 perempuan.[2] Desa terluas adalah Desa Giritirto seluas 15.28 km². Sedangkan desa dengan luas wilayah terkecil adalah Desa Karangtengah seluas 1.69 km². Pusat pemerintahnya berada di Desa Karanggayam

Pemandangan alam karanggayam kebumen

Desa/kelurahan

  1. Binangun
  2. Clapar
  3. Ginandong
  4. Giritirto
  5. Glontor
  6. Gunungsari
  7. Kajoran
  8. Kalibening
  9. Kalirejo
  10. Karanggayam
  11. Karangmojo
  12. Karangrejo
  13. Karangtengah
  14. Kebakalan
  15. Logandu
  16. Pagebangan
  17. Penimbun
  18. Selogiri
  19. Wonotirto

Kebumen juga di katakan pada legenda bahwa rata rata di Karanggayam fans Arsenal.

Batas Wilayah

Batas wilayah: Sebelah utara berbatasan dengan Kabupaten Banjarnegara; timur dengan Kecamatan Karangsambung; barat berbatasan dengan Kecamatan Sempor; selatan dengan Kecamatan Karanganyar, Kecamatan Sruweng, dan Kecamatan Pejagoan [3]

Pembagian Administratif

Kecamatan Karanggayam seluruhnya memiliki 19 Desa, sebanyak 76 RW dan 74 Dusun. Dusun yang terbanyak berada di Desa Karanggayam dan Desa Kajoran yang masing-masing memiliki sebanyak 7 dusuh. Sedangkan RW terbanyak berada di Karanggayam dan Kajoran sebanyak 7 RW. Dalam perkembangan pemerintahan sering kali terjadi penambahan satuan lingkungan setempat. Hal ini dikarenakan semakin bertambahnya penduduk dan semakin bertambahnya rumah tangga di Kecamatan Karanggayam sehingga diperlukan pemecahan satuan lingkungan setempat. Pada tahun 1997 sebanyak 373 RT dan sekarang pada tahun 2009, sebelas tahun setelah 1997 jumlahnya sebanyak 393 RT. Artinya terjadi penambahan sebanyak 20 RT. Untuk tingkat RW juga terjadi penambahan, dari 68 pada tahun 1997 sekarang 76 RW (naik 11 % dari tahun sebelumnya).

Geografi

Kecamatan Karanggayam berada di bagian Pegunungan Serayu Selatan. Seluruh wilayahnya merupakan pegunungan, lembah dan perbukitan. Kecamatan Karanggayam memiliki elevasi rata rata 89 meter di atas permukaan air laut (mdpl). Titik tertingginya berada di puncak Bukit Igir Anjir yang memiliki ketinggian 532 meter di atas permukaan air laut yang masuk Desa Glontor. Desa Selogiri merupakan desa paling tinggi dengan ketinggian wilayah rata rata 322 meter di atas permukaan air laut. Sungai besar yang mengalir di wilayah ini antara lain Sungai Luk Ulo, Sungai Lokidang, Sungai Cacaban, Sungai Gebang, Sungai Kedungtangkil, Sungai Srigunung, Sungai Kalibayi, Sungai Karanganyar, dan Sungai Padureska. Sebagian besar luas wilayahnya adalah lereng atau perbukitan dan kesemuanya mempunyai karakteristik lahan yang sama di mana letaknya di tepi hutan.

Penggunaan Lahan

Berdasar data BPS Kebumen, oleh KSK Karanggayam Sdr. Aji prasojo, Kecamatan Karanggayam memiliki lahan sawah seluas 1. 616 Ha, dan lahan kering (dry land) seluas 9.313. Lahan keringnya juga merupakan lahan terluas di wilayah Kabupaten Kebumen. Sebagian besar tanah berupa tanah negara seluas 38.44 km², tanah tegalan seluas 36.53 km². Pengguanan lahan yang lain adalah digunakan untuk perkebunan sebanyak 7.431 rumah tangga pertanian. Dilihat dari status penguasaan lahan, lahan yang dikuasai sebanyak 40.462.511 meter persegi. Milik sendiri sebanyak 36.52,743 m², sementara yang berada di pihak lain seluas 1.123,106 m². Palawija merupakan komoditas utama masyarakat di perbukitan Karanggayam, hal ini disebabkan karena struktur lapisan tanah Kecamatan Karanggayam yang cocok untuk tananam palawija. Sementara di dataran rendah dan lereng perbukitan digunakan sebagai lahan sawah tadah hujan.

Jumlah Penduduk

Jumlah penduduk Kecamatan Karanggayam adalah 53.864 Jiwa atau bertambah 560 Jiwa (naik 1,05 % dari tahun sebelumnya) dalam kurun waktu 1 tahun di mana pada tahun 2007 sebanyak 53.304 Jiwa. Laki-laki sebanyak 27.309 Jiwa dan perempuan sebanyak 26.555 Jiwa. Dibanding tahun sebelumnya 2007, jumlah total penduduk pada tahun 2007 sebesar 52.795 Jiwa terbagi laki-laki sebanyak 27.025 dan perempuan sebanyak 26.279. Pada tahun 2009 penduduk Desa Karanggayam sebanyak 5.347 orang atau sebesar 9,9 % dari jumlah penduduk di Kecamatan Karanggayam. Dengan jumlah total tersebut Desa Karanggayam merupakan ibu kota kecamatan yang menduduki urutan teratas dalam jumlah total penduduk di Kecamatan Karanggayam. Sedangkan penduduk paling sedikit ada di Desa Karangtengah yang hanya sebanyak 837 Jiwa atau sebesar 1,55 % dari jumlah penduduk di Kecamatan Karanggayam.

Penduduk

Sebagian besar penduduk Kecamatan Karanggayam berprofesi sebagai petani meskipun bukan sebagai pemilik sawah namun dapat dikatakan mayoritas, penduduknya adalah petani, baik buruh tani maupun petani. Berdasarkan hasil sensus pertanian 2003 dapat diambil angka bahwa rumah tangga pertanian di Kecamatan Karanggayam sebanyak 11.080 rumah tangga, sementara rumah tangga petani gurem sebanyak 8.611 rumah tangga. Profesi lainnya yakni Ibu Rumah Tangga, Wiraswasta dan PNS. Umumnya penduduk usia produktif pergi merantaau atau bersekolah ke kota besar seperti Jakarta, Bogor, Tangerang, Bekasi (Jabotabek), Kota Bandung, Kota Semarang, Kota Surabaya, Kota Yogyakarta, Kota Surakarta, Purwokerto dan sejumlah kota besar di luar pulau seperti Sumatra, Bali, dan Kalimantan. Mayoritas penduduk memeluk agama Islam dan Kristen. Sarana ibadah sebanyak 38 masjid, di mana di Desa Giritirto saja memiliki sebanyak 4 masjid dan menjadi desa yang mempunyai masjid terbanyak. Mushola ada 137 buah, terbanyak Kajoran sebanyak 18 buah. Kemudian 1 unit Gereja di Desa Giritirto. Jenjang pendidikan yang dicapai penduduk di wilayah ini adalah hingga Universitas meski sebagiaan besar tamatan Sekolah menengah pertama dan Sekolah menengah atas

Sekolah

Dalam rangka mewujudkan tujuan Undang-Undang Dasar 1945, yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa, bidang pendidikan menjadi bagian penting di Kecamatan Karanggayam. Pendidikan dipandang sebagai tolok ukur kemampuan berpikir, dan dengan pendidikan yang memadai diharapkan dapat mengurangi keterbelakangan pemikiran.

Secara formal, Kecamatan Karanggayam memiliki 37 sekolah negeri dan 1 sekolah dasar swasta. Jumlah terbanyak terdapat di Desa Karanggayam, yang merupakan ibu kota kecamatan, yakni 5 sekolah dasar atau sekitar 13,15% dari total SD, dengan 35 guru berstatus PNS dan 8 guru non-PNS.

Selain pendidikan formal, hampir setiap desa di Kecamatan Karanggayam memiliki Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) serta Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Terdapat pula lembaga keterampilan, seperti kursus menjahit di Desa Karanggayam.

Sekolah tingkat menengah pertama dan atas di Kecamatan Karanggayam antara lain:

  • SLTA Sederajat
    • SMKN 1 Karanggayam (Desa Kebakalan)
    • MA Al Barokah (Desa Binangun)
  • SLTP Sederajat
    • SMPN 1 Karanggayam (Desa Karanggayam)
    • SMPN 2 Karanggayam (Desa Gunungsari)
    • MTs Al Barokah (Desa Binangun)
    • MTs Kepadangan

Lembaga pendidikan nonformal yang tersedia di antaranya:

  • PKBM Luru Ilmu (Desa Selogiri, Kecamatan Karanggayam)
  • Program Kejar Paket A setara SD
  • Program Kejar Paket B setara SMP
  • Program Kejar Paket C setara SMA
  • Taman Bacaan Masyarakat (TBM)
  • Kursus komputer
  • Keterampilan membatik (batik tulis)

Desa Binangun merupakan satu-satunya desa di Kecamatan Karanggayam yang memiliki jenjang pendidikan lengkap mulai dari PAUD, SD, SMP/MTs, hingga MA (setara SMA). Sekolah-sekolah yang terdapat di Desa Binangun antara lain:

  • PAUD/KB Binangun
  • SD Negeri 1 Binangun
  • SD Negeri 2 Binangun
  • SMP Binangun
  • MTs Al Barokah Binangun
  • MA Al Barokah Binangun

Dengan adanya jenjang pendidikan yang berkesinambungan dari tingkat dasar hingga menengah atas, Desa Binangun menjadi salah satu pusat pendidikan penting di Kecamatan Karanggayam.

Sarana Publik

Sarana kesehatan di Kecamatan Karanggayam antara lain puskesmas sebanyak 2 buah terletak di Desa Pagebangan dan Desa Karanggayam. Klinik pengobatan ada di Desa Karanggayam sebanyak 1 buah. Fasilitas pusling ada 1 buah. Sebanyak 10 orang mantri ada di Kecamatan Karanggayam. Fasilitas kesehatan lainnya: 2 tempat praktik dokter, bidan 10 orang, posyandu ada 71 posyandu dengan kader sebanyak 358 orang. Pasar tradisional di Kecamatan Karanggayam di antarannya adalah Pasar Soma, Plumbon, Leok dan Karanggayam.

Transportasi

Transportasi di Kecamatan Karanggayam berupa angkutan desa seperti rute Karanggayam - Karanganyar. Kondisi geografis di wilayah Kecamatan Karanggayam membuat sarana dan prasarana transportasi dan jalan tertinggal sehingga memerlukan komunikasi yang intens antara masyarakat, tokoh, perangkat atau pamong Desa dengan jajaran Pemerintah Kabupaten serta pihak terkait sehingga tercipta pembangunan yang maju dan bermanfaat. Seperti pada Oktober 20019 di Ibu Kota Kecamatan Karanggayam telah dibangun terminal penumpang tipe C, posisi bangunan berada di bekas kantor kecamatan lama dekat tugu pertempuran Karanggayam. Beberapa ruas jalan vital di antaranya:

  1. Kebumen Kota - Pejagoan - Kebakalan - Binangun - Giritirto - Banjarnegara
  2. Kebumen Kota - Kebakalan - Binangun - Kalibening - Gunungsari
  3. Kebumen Kota - Kebakalan - Logandu - Clapar - Pagebangan - Gunungsari
  4. Karanganyar - Karanggayam - Kalirejo - Pagebangan - Gunungsari
  5. Karanganyar - Karanggayam - Karangmojo - Kalirejo - Pagebangan - Clapar - Logandu
  6. Karanganyar - Karanggayam - Kalirejo - Ginandong - Sempor
  7. Karanganyar - Karanggayam - Penimbun - Pohkumbang - Sempor - Gombong
  8. Gunungsari - Selogiri - Banjarnegara
  9. Gunungsari - Glontor - Sempor - Gombong

Pariwisata & Sosial Budaya

Kecamatan Karanggayam memiliki tempat wisata, potensi wisata, kerajinan tangan serta makanan khas yang menjajikan. Kesenian yang sangat terkenal berasal dari Kecamatan Karanggayam adalah Tari Cepetan Alas selain itu juga terdapat Kuda Lumping atau Ebleg/ Ebeg. Tempat pariwisata ada belum dikelola sebaik mungkin di antara banyaknya air terjun atau curug serta bukit. Berikut tempat wisata yang ada di Kecamatan Karanggayam di antaranya:

  1. Curug Kedondongdi Dusun Kepudang, Desa Gunungsari
  2. Curug Sikebut di Dusun Sibelet, Desa Ginandong
  3. Curug Domas di Dusun Sidomas, Desa Selogiri
  4. Curug Lanang di Dusun Sidomas, Desa Selogiri
  5. Curug Gupit di Dusun Sidomas, Desa Selogiri
  6. Curug Lawet di Dusun Plipitan, Desa Giritirto
  7. Curug Sikubud di Desa Glontor
  8. Bukit Menyan di Desa Selogiri
  9. Bukit Condong di Desa Kajoran
  10. Bukit Tutukan di Desa Karanggayam

Referensi

  1. ↑ Kebumen, Berita (2025-07-27). "Daftar Lengkap 26 Kecamatan di Kebumen: Dari yang Terluas, Terkecil hingga Paling Jauh dari Ibu Kota". Berita Kebumen. Diakses tanggal 2025-09-04.
  2. ↑ Kebumen, Badan Pusat Statistik Kabupaten. "Hasil Sensus Penduduk 2020 Kecamatan Karanggayam". kebumenkab.bps.go.id. Diakses tanggal 2025-09-04.
  3. ↑ "Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah Provinsi Jawa Tengah". website.bapenda.jatengprov.go.id. Diakses tanggal 2025-09-04.
  • l
  • b
  • s
Kecamatan Karanggayam, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah
Desa
  • Binangun
  • Clapar
  • Ginandong
  • Giritirto
  • Glontor
  • Gunungsari
  • Kajoran
  • Kalibening
  • Kalirejo
  • Karanggayam
  • Karangmojo
  • Karangrejo
  • Karangtengah
  • Kebakalan
  • Logandu
  • Pagebangan
  • Penimbun
  • Selogiri
  • Wonotirto
  • l
  • b
  • s
Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah
  • Bupati: Lilis Nuryani
  • Wakil Bupati: Zaeni Miftah
  • Dewan Perwakilan Rakyat Daerah
Kecamatan
  • Adimulyo
  • Alian
  • Ambal
  • Ayah
  • Bonorowo
  • Buayan
  • Buluspesantren
  • Gombong
  • Karanganyar
  • Karanggayam
  • Karangsambung
  • Kebumen
  • Klirong
  • Kutowinangun
  • Kuwarasan
  • Mirit
  • Padureso
  • Pejagoan
  • Petanahan
  • Poncowarno
  • Prembun
  • Puring
  • Rowokele
  • Sadang
  • Sempor
  • Sruweng
Lambang Kabupaten Kebumen
Lihat juga: Daftar kecamatan dan kelurahan di Kabupaten Kebumen

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Desa/kelurahan
  2. Batas Wilayah
  3. Pembagian Administratif
  4. Geografi
  5. Penggunaan Lahan
  6. Jumlah Penduduk
  7. Penduduk
  8. Sekolah
  9. Sarana Publik
  10. Transportasi
  11. Pariwisata & Sosial Budaya
  12. Referensi

Artikel Terkait

Kabupaten Kebumen

kabupaten di Indonesia

Daftar kabupaten dan kota di Jawa Tengah

artikel daftar Wikimedia

Daftar kecamatan dan kelurahan di Jawa Tengah

artikel daftar Wikimedia

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026