Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Keadilan bagi pemenang

Keadilan bagi pemenang adalah istilah yang digunakan untuk merujuk pada penerapan keadilan yang menyimpang kepada pihak yang kalah oleh pihak yang menang setelah konflik bersenjata. Keadilan bagi pemenang umumnya melibatkan hukuman yang berlebihan atau tidak dapat dibenarkan terhadap pihak yang kalah dan hukuman ringan atau grasi atas pelanggaran yang dilakukan oleh pemenang. Keadilan pemenang dapat digunakan untuk merujuk pada manifestasi perbedaan aturan yang dapat mengarah pada kemunafikan dan balas dendam atau keadilan retributif yang mengarah pada ketidakadilan. Keadilan pihak yang menang juga bisa merujuk pada penyajian yang keliru atas catatan sejarah mengenai peristiwa dan tindakan pihak yang kalah selama atau sebelum konflik.

Wikipedia article
Diperbarui 29 Oktober 2023

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Keadilan bagi pemenang
Eksekusi Henry Wirz pada tahun 1865 setelah Perang Saudara Amerika dipandang oleh beberapa orang sebagai keadilan pemenang.

Keadilan bagi pemenang adalah istilah yang digunakan untuk merujuk pada penerapan keadilan yang menyimpang kepada pihak yang kalah oleh pihak yang menang setelah konflik bersenjata. Keadilan bagi pemenang umumnya melibatkan hukuman yang berlebihan atau tidak dapat dibenarkan terhadap pihak yang kalah dan hukuman ringan atau grasi atas pelanggaran yang dilakukan oleh pemenang. Keadilan pemenang dapat digunakan untuk merujuk pada manifestasi perbedaan aturan yang dapat mengarah pada kemunafikan dan balas dendam atau keadilan retributif yang mengarah pada ketidakadilan. Keadilan pihak yang menang juga bisa merujuk pada penyajian yang keliru atas catatan sejarah mengenai peristiwa dan tindakan pihak yang kalah selama atau sebelum konflik.[1]

Referensi

  1. ↑ Schabas, William (Spring 2010). "Victor's Justice: Selecting 'Situations' at the International Criminal Court, 43 J. Marshall L. Rev. 535 (2010)". UIC Law Review. 43 (3): 535.

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Referensi

Artikel Terkait

Partai Keadilan dan Persatuan

partai politik di Indonesia

Phantom Lawyer

mencari keadilan. Ketika hantu merasukinya, ia berubah menjadi orang yang berbeda. Esom sebagai Han Na-hyeon Seorang pengacara top yang selalu memenangkan kasusnya

Partai Keadilan Sejahtera

partai politik di Indonesia

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026