Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Kategori (Aristoteles)

Kategori adalah sebuah naskah dari Organon karya Aristoteles yang memeriksa segala hal yang mungkin dapat menjadi subjek atau predikat suatu proposisi. Ini adalah topik, menurut J. Barnes, "mungkin satu-satunya gagasan Aristoteles yang paling banyak dibicarakan". Karyanya cukup singkat dan dibagi dalam lima belas bab.

Wikipedia article
Diperbarui 16 Oktober 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Kategori ( bahasa Yunani Κατηγορίαι Katēgoriai ; Latin Categoriae atau Praedicamenta) adalah sebuah naskah dari Organon karya Aristoteles yang memeriksa segala hal yang mungkin dapat menjadi subjek atau predikat suatu proposisi. Ini adalah topik, menurut J. Barnes, "mungkin satu-satunya gagasan Aristoteles yang paling banyak dibicarakan".[1] Karyanya cukup singkat dan dibagi dalam lima belas bab.

Kategori menempatkan setiap objek pemahaman manusia dalam salah satu dari sepuluh kategori (yang di abad pertengahan dikenal sebagai predicamen). Aristotle bermaksud menjadikan kesepuluh kategori ini untuk mengklasifikasikan segala sesuatu yang dapat diekspresikan tanpa komposisi atau struktur, apapun yang dapat menjadi subjek atau predikat suatu proposisi.

Isi Naskah

Ante-predikamen

Teks dimulai dengan penjelasan tentang apa yang dimaksud Aristoteles dengan kata-kata yang bersifat "sinonim" atau univokal, "homonim" atau samar-samar, dan "paronim" atau denominatif (terkadang diterjemahkan sebagai "turunan").

Dari sini kemudian ucapan dibagi menjadi:

  • sederhana, tanpa komposisi atau struktur, seperti "manusia", "kuda", "perkelahian"; atau
  • terstruktur atau dalam komposisi, seperti "seorang pria berdebat", "kuda berlari", dan sejenisnya.

Dalam hal ini, benar dan salah hanya berlaku untuk kata-kata dalam komposisi terstruktur.

Selanjutnya, Aristoteles membedakan apa yang dimaksud"tentang si subjek" (of a subject) dan apa yang ada "pada si subjek" (in a subject).

Apa yang dikatakan "tentang si subjek" adalah menggambarkan keadaan subjek itu secara keseluruhan, yakni untuk menjawab pertanyaan "apa itu?" Adapun yang dikatakan “pada si subjek) adalah predikat yang tidak menggambarkan proposisi secara keseluruhan dan tidak dapat hadir tanpa adanya subjek, seperti bentuk dari sesuatu benda. Hal terakhir ini kemudian dikenal sebagai inherensi.

Dari semua hal yang ada,

  1. Beberapa dapat dipredikasisi (predicated, diberi atribut) tentang si subjek (of a subject). Misalnya, manusia dapat dipredikasi dengan Fulan atau Fulanah, sehingga kita dapat mengatakan "Fulan adalah seorang manusia"; di mana proposisi ini menggambarkan keadaan subjek secara keseluruhan.
  2. Beberapa ada pada si subjek (in a subject), tetapi tidak dapat dipredikasikan dari subjek apa pun.
  3. Beberapa ada pada keduanya. Contohnya kata "sains" yang dipahami sebagai subjek tetapi dapat dipredikasi, misalnya, dengan kata "geometri", seperti "geometri adalah sains".
  4. Beberapa tidak daoat masuk pada keduanya. Ini biasanya substansi individu, yang tidak dapat dipredikasi karena mereka adalah individu; dan tidak bisa berada pada subjek, karena mereka adalah substansi.

Predikamen

Pada bagian ini Aristoteles mulai menjelaskan apa itu kategori, yang definisinya sangat bergantung pada empat bentuk predikasi di atas.[2] Teks Aristoteles terjemahan Ackrill dalam bahasa Inggris mengatakan:[3]

Untuk segala hal yang dikatakan tanpa kombinasi apapun, setiap kata menandakan adanya substansi, atau kuantitas, atau kualifikasi [kualitas], atau relasi, atau di mana [lokasi], atau kapan [waktu], atau berada dalam posisi, atau memiliki keadaan [kondisi], atau melakukan tindakan [aktif], atau dikenai tindakan [pasif]. Untuk memberikan gambaran kasar, contoh substansi: manusia, kuda; kuantitas: empat kaki, lima meter; kualifikasi: putih, gramatikal; relasi: kedua, setengah, lebih besar; di mana: di Lyceum, di pasar; kapan: kemarin, tahun lalu; berada dalam posisi: berbaring, duduk; memiliki kondisi: mengenakan sepatu, memakai baju besi; yang melakukan tindakan: memotong, membakar; yang dikenai tindakan: yang dipotong, yang dibakar. (1b25-2a4)

Kesepuluh konsep dalam kategori Aristoteles adalah: 1) substansi; 2) kuantitas, atau jumlah; 3) kualifikasi; 4) relasi; 5) lokasi; 6) waktu, 7) posisi; 8) kondisi; 9) aktif, atau melakukan tindakan; dan 10) pasif, atau yang dikenai tindakan. Substansi bersifat tetap, dan kesembilan lainnya adalah potensi atau sesuatu yang mungkin hadir menyertai substansi.

Post-predikamen

Pada bagian ini Aristoteles mengemukakan empat cara hal-hal dapat dikatakan saling bertentangan.[4] Selanjutnya pembahasan masuk menelaah lima indera sensoris, di mana suatu objek dapat dipertimbangkan oleh salah satu indera sebelum diikuti yang lain, dilanjutkan dengan penjelasan singkat tentang keserempakan panca indra.

Enam bentuk perubahan atau gerakan kemudian didefinisikan: generasi (kelahiran), kehancuran, peningkatan, pengurangan, perubahan, dan perpindahan tempat.

Bagian akhir dari naskah ini ditutup dengan pertimbangan singkat tentang kata 'memiliki' dan penggunaannya.

Lihat juga

  • Organon
  • Aristoteles

Catatan

  1. ↑ Smith, Robin 1995 "Logic". In J. Barnes (ed) The Cambridge companion to Aristotle, Cambridge: Cambridge University Press, p. 55.
  2. ↑ The forms of predication were called by the medieval scholastic philosophers the antepraedicamenta.
  3. ↑ Ackrill (1963).
  4. ↑ This part was probably not part of the original text, but added by some unknown editor, (Ackrill 1963) pp. 69—70

Referensi

  • Ackrill, John (1963). Aristotle, Categories and De Interpretatione (pdf). Oxford: At the Clarendon Press. ISBN 0198720866.
  • Aristotle (2014). "Categories". Dalam Barnes, Jonathan (ed.). The Complete Works of Aristotle, 2 vols (One-Volume Digital Edition). Transl. J. L. Ackrill. Princeton: Princeton University Press. hlm. 2510. ISBN 9781400852765.
  • Aristotle (1936). L. Minio-Paluello (ed.). Categoriae et Liber de Interpretatione. Oxford: Oxford University Press. ISBN 9780198145073.
  • Aristotle (1938). H. P. Cooke, Hugh Tredennick (ed.). Categories; On Interpretation; Prior Analytics. Loeb Classical Library 325. Cambridge, MA: Harvard University Press. ISBN 9780674993594.

Pranala luar

  • Wikisource logo Karya yang berkaitan dengan Categories (Owen) di Wikisource
  •  Wikisource Yunani memiliki teks asli yang berkaitan dengan artikel ini: Κατηγορίαι
  • 1930 "Oxford" translation by E. M. Edghill
    • Classical Library HTML
    • MIT Classical Archive HTML
  • 1963 translation by J. L. Ackrill, Chapters 1-5 PDF
  • Categories public domain audiobook at LibriVox
  • Teori Kategori Aristoteles dengan bibliografi yang luas
  • l
  • b
  • s
Aristotelianisme
Tentang
  • Mazhab peripatetik
  • Fisika
  • Biologi
  • Etika
  • Logic
  • Teologi (penggerak diam)
Gagasan
  • Teori kebenaran korespondensi
  • Hexis
  • Etika kebajikan (jalan tengah emas)
  • Empat sebab
  • Telos
  • Phronesis
  • Eudaimonia
  • Arete
  • Finitisme temporal
  • Antiperistasis
  • Filsafat alam (bola subluner)
  • Potensialitas dan aktualitas
  • Universal (bentuk substansial)
  • Hilomorfisme
  • To ti en einai/to ti esti
  • Hukum identitas
  • Silogisme
    • reductio ad absurdum
  • Mimesis
  • Catharsis
  • Zat (hypokeimenon, ousia, transendental)
  • Esensi–aksiden
  • Kategori makhluk
  • Minima naturalia
  • Magnanimitas
  • Philia
  • Sensus communis
  • Hewan rasional
  • Genus–diferensia
  • Mitos
  • Masalah kontinjensi masa depan
  • Plenisme
Corpus Aristotelicum
  • Fisika
  • Organon
  • Etika Nikomakea
  • Politika
  • Metafisika
  • Tentang Jiwa
  • Retorika
  • Poetika
Pengikut
  • Aleksander Agung
  • Theophrastus
  • Ibnu Sina
  • Ibnu Rusyd
  • Maimonides
  • Thomas Aquinas
  • Mortimer Adler
  • Alasdair MacIntyre
  • Martha Nussbaum
Topik terkait
  • Platonisme
  • Komentar tentang Aristoteles
  • Kembalinya Aristoteles
  • Scholasticism
  • Conimbricenses
  • Pseudo-Aristoteles
  • Pandangan tentang wanita
  • Paradoks roda Aristoteles
  • Pisau Aristoteles
 Portal Filsafat
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
Internasional
  • VIAF
    • 2
    • 3
  • GND
Nasional
  • Amerika Serikat
  • Prancis
  • Data BnF
  • Yunani
  • Polandia
  • Vatikan
  • Israel
Lain-lain
  • IdRef
    • 2

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Isi Naskah
  2. Ante-predikamen
  3. Predikamen
  4. Post-predikamen
  5. Lihat juga
  6. Catatan
  7. Referensi
  8. Pranala luar

Artikel Terkait

Aristoteles

filsuf Yunani Kuno, murid Plato, dan pionir filsafat Barat

Statistika

kajian kumpulan, organisasi, analisis, interpretasi, dan presentasi data

Stoikisme

aliran filsafat

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026